<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jasa Optik &#187; Artikel</title>
	<atom:link href="http://jasaoptik.com/category/artikel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jasaoptik.com</link>
	<description>Jasa adalah yang utama</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Jul 2010 02:34:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Penyakit &amp; Gejala pada Mata</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2010/07/penyakit-gejala-pada-mata/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2010/07/penyakit-gejala-pada-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 02:34:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[katarak]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[mata kering]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=341</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi mata yang tidak normal terjadi pada seseorang ternyata bisa jadi merupakan pertanda penyakit berat. Karena itu, terus mengontrol keadaan mata Anda secara rutin merupakan upaya pencegahan yang tepat.
Berikut penyakit dan gejala pada mata yang patut Anda ketahui:
Hipertensi/tekanan darah tinggi
Kondisi ini menempatkan beban tambahan pada jantung dan pembuluh darah yang meningkatkan resiko serangan jantung atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kondisi mata yang tidak normal terjadi pada seseorang ternyata bisa jadi merupakan pertanda penyakit berat. Karena itu, terus mengontrol keadaan mata Anda secara rutin merupakan upaya pencegahan yang tepat.<br />
Berikut penyakit dan gejala pada mata yang patut Anda ketahui:</p>
<p><strong>Hipertensi/tekanan darah tinggi</strong><br />
Kondisi ini menempatkan beban tambahan pada jantung dan pembuluh darah yang meningkatkan resiko serangan jantung atau stroke. Tekanan darah tinggi menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah di retina. Para ahli mata akan melihat semacam gigitan di pembuluh darah di mana mereka saling serang atau perdarahan di belakang retina mata.<br />
<span id="more-341"></span><br />
<strong>Kolesterol tinggi</strong><br />
Kolesterol merupakan zat lemak dalam darah yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Gejala yang dilihat pada mata adalah potongan-potongan kolesterol dapat melepaskan diri dari deposit dalam tubuh dan menuju kedalam pembuluh darah retina. Para ahli mata akan melihat penyumbatan kecil berwarna kekuningan di pembuluh darah arteri. Terlihat juga garis putih tipis berwarna yang melingkari bagian dari mata yaitu di iris karena kolesterol terdeposit dalam mata.</p>
<p><strong>Tumor otak</strong><br />
Tumor dalah pertumbuhan jaringan yang dapat menyebabkan kanker (ganas) atau non-kanker (jinak). Gejala yang dilihat pada mata yaitu pembengkakan saraf optik dapat menjadi tanda kemungkinan tumor otak.</p>
<p><strong>Penyakit tiroid</strong><br />
Kelenjar tiroid di leher menghasilkan hormon yang mengatur metabolisme. Penyakit dapat diebabkan oleh sesuatu yang terlalu banyak atau terlalu sedikit, tergantung permasalahannya. Gejala pada mata biasanya bisa dilihat dari bola mata yang melotot atau menonjol.</p>
<p><strong>Multiple sclerosis</strong><br />
Multiple sclerosis adalah kecacatan neurologis yang dapat menyebabkan berbagai gejala kelelahan untuk masalah memori. Gejala dilihat pada mata diantaranya terdapat pembengkakan pada saraf optik, penglihatan kabur dan kepekaan terhadap cahaya.</p>
<p><strong>Diabetes</strong><br />
Diabetes disebabkan karena terlalu banyak gula dalam darah yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal. Tinggi kadar gula darah merusak pembuluh darah kecil di retina, menyebabkan kebocoran darah dan lemak.</p>
<p><strong>Stroke</strong><br />
Stroke disebabkan oleh penyumbatan atau pendarahan di otak. Pasien mungkin memiliki serangkaian stroke kecil tanpa menyadarinya sebelum penderitaan besar yang dapat mengakibatkan kelumpuhan atau kematian. Pengujian pada mata akan mengungkapkan gumpalan atau partikel kecil dari kolesterol bergerak melalui pembuluh darah di retina saat pemeriksaan mata, yang dapat menunjukkan bahwa seseorang mungkin telah mengalami stroke.</p>
<p>sumber : okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2010/07/penyakit-gejala-pada-mata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bekerja dengan komputer, waspadai CVS</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2010/06/bekerja-dengan-komputer-waspadai-cvs/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2010/06/bekerja-dengan-komputer-waspadai-cvs/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 08:45:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[computer vision syndrome]]></category>
		<category><![CDATA[cvs]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[mata lelah]]></category>
		<category><![CDATA[mata merah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=339</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda termasuk pekerja yang menggunakan komputer lebih dari dua jam sehari, hati-hati dengan computer vision syndrome (CVS). Sindroma ini adalah keluhan mata dan penglihatan akibat bekerja menggunakan komputer terlalu lama. Akibatnya, produktivitas Anda dalam bekerja bisa menurun.
Gejala seseorang terkena CVS adalah iritasi yaitu mata merah, perih, berair atau terasa kering. Selain itu, mata terasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda termasuk pekerja yang menggunakan komputer lebih dari dua jam sehari, hati-hati dengan computer vision syndrome (CVS). Sindroma ini adalah keluhan mata dan penglihatan akibat bekerja menggunakan komputer terlalu lama. Akibatnya, produktivitas Anda dalam bekerja bisa menurun.</p>
<p>Gejala seseorang terkena CVS adalah iritasi yaitu mata merah, perih, berair atau terasa kering. Selain itu, mata terasa lelah, kelopak mata atau dahi terasa berat. Penyebabnya adalah frekuensi berkedip yang menurun akibat menggunakan komputer dalam waktu lama. Serta, posisi komputer serta pengaturan cahaya yang salah.<br />
<span id="more-339"></span><br />
Sindroma ini juga sering disertai rasa sakit kepala atau migrain. Jika saat bekerja, Anda mengalami hal ini sebaiknya beristirahatlah selama sekitar 10 hingga 15 menit. Alihkan pandangan dari monitor setiap 15 menit dengan melihat objek yang jauh kira-kira sepuluh detik.</p>
<p>Anda juga bisa melakukan variasi kegiatan untuk menghindari melihat layar komputer terus menerus, seperti berjalan-jalan di sekitar kantor, atau mengobrol dengan teman.</p>
<p>Istirahatkan mata Anda setiap satu jam bekerja di depan komputer, agar terhindar dari CVS. Selain itu, atur juga pencahayaan di sekitar Anda. Jangan terlalu terang dan hindari pantulan sinar pada layar komputer.</p>
<p>Posisi duduk juga sangat penting agar Anda terhindar dari CVS. Gunakan kursi yang dapat diatur posisi serta sandarannya. Sebaiknya, duduk tegak (90 derajat) dengan posisi keyboard sedikit lebih rendah dari siku lengan (100 derajat).</p>
<p>Layar komputer sebaiknya berjarak 50 hingga 75 cm dari mata (lebih jauh dari jarak baca). Atur layar dengan sedikit miring ke belakang 5 hingga 20 derajat dari posisi tegak dan bagian atas layar komputer sejajar atau lebih rendah dari ketinggian horizontal mata.</p>
<p>Sumber : Vivanews.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2010/06/bekerja-dengan-komputer-waspadai-cvs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yuk, Lindungi Mata dengan Kontak Lensa Tepat!</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2010/04/yuk-lindungi-mata-dengan-kontak-lensa-tepat/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2010/04/yuk-lindungi-mata-dengan-kontak-lensa-tepat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 02:31:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[maat kering]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=337</guid>
		<description><![CDATA[SEBAGAI jendela hati, mata merupakan organ vital yang membutuhkan perhatian khusus. Mata juga perlu mendapat perawatan khusus seperti anggota tubuh lainnya.
Bagi mereka yang menjadi penderita cacat mata seperti minus, plus atau silindiris tentunya membutuhkan alat bantu penglihatan untuk menunjang aktivitas mereka. Alat bantu ini bisa berupa kacamata ataupun lensa kontak.

Berangkat dari alasan kepraktisan, tentu banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SEBAGAI jendela hati, mata merupakan organ vital yang membutuhkan perhatian khusus. Mata juga perlu mendapat perawatan khusus seperti anggota tubuh lainnya.</p>
<p>Bagi mereka yang menjadi penderita cacat mata seperti minus, plus atau silindiris tentunya membutuhkan alat bantu penglihatan untuk menunjang aktivitas mereka. Alat bantu ini bisa berupa kacamata ataupun lensa kontak.<br />
<span id="more-337"></span><br />
Berangkat dari alasan kepraktisan, tentu banyak yang lebih memilih menggunakan lensa kontak. Namun, memakai lensa kontak kerap dituding menjadi alasan kuat yang sering membuat mata kering.</p>
<p>Untuk menjawab permasalahan mengenai mata kering, dijabarkan ada beberapa alasan yang bisa mengakibatkan kondisi tersebut. Di antaranya:</p>
<p>Rasa nyaman menggunakan kontak lensa pada tiap orang beda-beda. Pada awalnya gejala ini tidak dirasakan dan tidak ada yang mengganjal, namun berubah menjadi merasa yang mengganjal saat menggunakan soft lens, mungkin hal ini disebabkan adanya robekan, atau bisa juga karena mata kekurangan oksigen.</p>
<p>Ketika sore menjelang malam, mata menjadi kering. Dengan meningginya kadar air pada soft lens, itu yang menyebabkan mata kita menjadi kering. Dan semakin tebal lensa kontaknya maka semakin sulit pula menghantarkan oksigen pada mata.</p>
<p>Akan lebih baik jika pengguna kontak lensa menggunakan kontak lensa berkualitas yang bisa mengantarkan oksigen. Yaitu, untuk mencegah mata menjadi kering. </p>
<p>Dengan oksigen yang cukup di kornea dapat berperan untuk mempertahankan fungsinya dengan baik. Saat tidur, oksigen didapatkan dari pembuluh darah yang ada dikelopak mata, dengan adanya lensa kontak, menghalangi masuknya oksigen tersebut. Hypoxia kornea, mengakibatnya penglihatan buram, berbayang, mata iritasi, terasa kering karena kekurang oksigen.</p>
<p><strong>Ada tiga ciri mata yang baik saat menggunakan kontak lensa.</strong></p>
<p>Sebenarnya ada ciri tiga ciri mata sehat dengan menggunakan kontak lensa. Yaitu, mata kelihatan bagus, merasa masih nyaman meski sedang memakai soft lens. Dan mata dapat melihat dengan masih bagus.</p>
<p>Selain itu, ada beberapa alasan lain yang bisa membuat mata menjadi kering. Salah satunya, pola hidup yang tidak sehat.</p>
<p>Asap rokok bisa merusak mata, sehingga menjadi mudah kering. Sama halnya saat kita berada di lingkungan perokok. Tidak usah pakai lensa kontak orang-orang yang gaya hidupnya selalu berada di depan komputer, dan sering terkontaminasi dengan debu, juga bisa menyebabkan mata kering dan keringnya semakin diperparah dengan penggunaan lensa kontak yang tidak benar.</p>
<p>Sumber : okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2010/04/yuk-lindungi-mata-dengan-kontak-lensa-tepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa sakit mata menular ?</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2010/04/mengapa-sakit-mata-menular/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2010/04/mengapa-sakit-mata-menular/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 07:16:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[mata merah]]></category>
		<category><![CDATA[sakit mata]]></category>
		<category><![CDATA[softlens]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=335</guid>
		<description><![CDATA[Dalam cuaca yang tidak menentu atau masa peralihan, penyakit memang mudah sekali menular. Salah satunya adalah penyakit &#8216;pink eye&#8217; atau konjungtivitis. Gangguan mata ini, meskipun tidak terlalu serius, tetapi mudah sekali menular.
Penyebabnya adalah iritasi pada lapisan konjungtiva yaitu yang membatasi kelopak mata dan melindungi permukaan bola mata. Seperti yang dikutip dari situs Jakarta Eye Centre, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam cuaca yang tidak menentu atau masa peralihan, penyakit memang mudah sekali menular. Salah satunya adalah penyakit &#8216;pink eye&#8217; atau konjungtivitis. Gangguan mata ini, meskipun tidak terlalu serius, tetapi mudah sekali menular.</p>
<p>Penyebabnya adalah iritasi pada lapisan konjungtiva yaitu yang membatasi kelopak mata dan melindungi permukaan bola mata. Seperti yang dikutip dari situs Jakarta Eye Centre, iritasi ini biasanya disebabkan oleh virus dan bakteri dan biasanya bersifat menular.<br />
<span id="more-335"></span><br />
Gejala konjungtivitis ini cukup menjengkelkan. Selain mata menjadi merah, biasanya rasa gatal dan perih juga muncul. Bahkan pada sebagian orang, rasa gatal dan perih tersebut juga bisa memicu sakit kepala, rasa mual hingga muntah dan pandangan menjadi kabur.</p>
<p>Konjungtivitis sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya atau bisa diatasi dengan obat tetes mata biasa. Tetapi, pada beberapa orang, gangguan konjungtivitis justru bisa bertambah parah. Hal itu karena saat mata dalam keadaan gatal, jari-jari justru menguceknya. Padahal jari belum tentu dalam keadaan bersih, bahkan terdapat bakteri atau virus yang memperparah kondisi mata.</p>
<p>Penularan konjungtivitis ini sangat mudah. Yaitu hanya dengan kontak langsung atau menggunakan barang orang yang terkena konjungtivitis. Misalnya penderita atau seseorang yang memiliki mata merah telah mengusap mata dan menggunakan kran. Kemudian, Anda membuka kran tersebut lalu mengucek atau membasuh mata. Dengan cara tersebut virus dan bakteri tertular dari seseorang ke orang lain.<br />
Penularannya melalui kontak langsung. Virus dan bakterinya sangat mudah menular sehingga para penderita konjungtivitis disarankan untuk beristirahat di rumah atau tidak melakukan kegiatan di tempat umum, agar tidak menulari orang lain.</p>
<p>Untuk menghindari gangguan mata ini sebenarnya cukup mudah. Yaitu selalu cuci tangan dengan sabun sebelum mengusap wajah atau mata. Jangan berbagi handuk wajah, riasan mata, kacamata surya atau lap kacamata dengan orang lain. Bagi pengguna lensa kontak, selalu bersihkan secara teratur. Jika pernah terinfeksi mata merah saat menggunakan lensa kontak, langsung ganti dengan yang baru.<br />
Apabila mata merah lebih dari dua hari, disertai rasa perih dan penglihatan menjadi sensitif terhadap cahaya, segera periksa ke dokter mata. Jangan menundanya, agar iritasi tidak semakin parah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2010/04/mengapa-sakit-mata-menular/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Olahraga Mata, Senam Mata, Perlu Dicoba!</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2010/02/olahraga-mata-senam-mata-perlu-dicoba/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2010/02/olahraga-mata-senam-mata-perlu-dicoba/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 08:26:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[mata sehat]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga mata]]></category>
		<category><![CDATA[senam mata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=330</guid>
		<description><![CDATA[SELAIN melatih lengan, kaki, perut, dan dada untuk kebugaran fisik, Mata juga ternyata dapat dilatih demi kebaikan indera penglihatan. Memang tak semua pakar sepakat bahwa olahraga mata (eye-robics) dapat membantu mempertahankan penglihatan. Akan tetapi, makin banyak spesialis terapi penglihatan percaya senam mata setiap hari dapat membuat mata Anda awet muda.
Logika di balik terapi penglihatan ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SELAIN melatih lengan, kaki, perut, dan dada untuk kebugaran fisik, Mata juga ternyata dapat dilatih demi kebaikan indera penglihatan. Memang tak semua pakar sepakat bahwa olahraga mata (eye-robics) dapat membantu mempertahankan penglihatan. Akan tetapi, makin banyak spesialis terapi penglihatan percaya senam mata setiap hari dapat membuat mata Anda awet muda.</p>
<p>Logika di balik terapi penglihatan ini adalah bila Anda dapat merusak sistem penglihatan karena kebiasaan mengerjakan sesuatu dalam jarak dekat, berarti Anda dapat memulihkannya, kata Steven Ritter, O.D., dari State University of New York College of Optometri di New York City.<br />
<span id="more-330"></span><br />
Spesialis terapi penglihatan atau vision therapist dapat meresepkan sampai sekitar 280 macam latihan. Tak satu pun dapat mengatasi masalah penglihatan semua orang. Akan tetapi tidak ada salahnya bila Anda mencoba beberapa di antaranya.</p>
<p><strong>1.Membaca koran dari jauh.</strong><br />
Apabila pekerjaan mengharuskan Anda duduk di depan komputer selama berjam-jam, cobalah yang berikut ini: Tempelkan satu halaman koran pada dinding yang kurang lebih berjarak 2,5 meter dari tempat Anda biasa duduk. Hentikan pekerjaan Anda setiap sekitar sepuluh menit untuk mengarahkan pandangan ke koran tadi. Berusahalah membaca tulisan di koran itu. Kemudian lihat lagi layar komputer Anda. Kerjakan ini berulang-ulang, masing-masing selama 30 detik, sekitar enam kali dalam satu jam. Latihan ini dapat membantu menghindari kekaburan yang sering dialami oleh para operator komputer di penghujung hari kerja.</p>
<p><strong>2. Melempar bola ke dinding.</strong><br />
Berdirilah pada jarak sekitar satu hingga satu setengah meter dari sebuah dinding yang kosong, menghadap ke arah dinding. Minta seorang teman berdiri di belakang Anda kemudian melontarkan sebuah bola tenis ke dinding. Ketika bola itu memantul dari dinding, cobalah menangkapnya. Latihan ini dapat membantu meningkatkan koordinasi tangan/mata Anda.<br />
<strong><br />
3. Membaca jempol sendiri.</strong><br />
Acungkan jempol Anda sejauh-jauhnya. Buat gerakan melingkar, huruf X dan tanpa +, dekat dan jauh secara bergantian. Ikuti dengan mata Anda. Sementara itu, usahakan menangkap bayangan ruangan dalam medan pandangan Anda sebanyak mungkin. Teruskan latihan ini dengan sebelah mata tertutup. Ulang dengan sebelah mata yang lain. Ini dapat meningkatkan penglihatan periferal Anda.</p>
<p><strong>4. Mengikuti sorotan lampu senter.</strong><br />
Latihan yang menyenangkan ini dapat meningkatkan kemampuan Anda mengikuti sebuah benda dengan mata. Latihan ini memerlukan seorang teman dan dua buah lampu senter. Berdirilah di sebuah ruangan yang gelap, menghadap ke dinding. Mintalah kepada teman Anda agar menyorotkan lampunya ke dinding dan menggerakkannya dengan gerakan menyapu membentuk sebuah gelombang. Dengan lampu senter yang Anda pegang, ikuti lingkaran cahaya itu sambil berusaha menyeimbangkan sebuah buku yang diletakkan di atas kepala. Dengan begini Anda terpaksa mengikuti gerak cahaya dengan mata, tanpa menggerakkan kepala.</p>
<p><strong>5. Membaca bola.</strong><br />
Tulis sejumlah huruf atau angka pada sebuah bola softball atau bola dari styrofoam, pasang sebuah kaitan, kemudian gantung bola itu pads langit-langit dengan seutas tali. Makin kecil tulisan Anda, makin sulit latihan ini. Ayunkan bola itu. Cobalah menyebutkan huruf atau angka yang Anda lihat. Latihan ini membantu Anda tetap terampil mengikuti benda bergerak secara fokus.</p>
<p><strong>6. Membuat untaian manik-manik.</strong><br />
Latihan ini melatih kedua mata agar terpusat ke sebuah benda sasaran. Ini juga melatih otak untuk menggunakan kedua mata secara beruama-sama. Ambil benang sepanjang kira-kira 180 cm, masukkan ke dalam lubang tiga buah manik-manik yang mempunyai warna berbeda. Ikat salah satu ujung benang ke dinding dengan ketinggian sejajar mata, sedangkan ujung yang lain nanti Anda pegang di depan hidung. Geser salah satu manik-manik ke ujung dekat dinding, tempatkan manik-manik kedua pada jarak sekitar 120 cm dari hidung, sedangkan yang ketiga pada jarak sekitar 40 cm dari hidung.</p>
<p>Arahkan pandangan Anda ke manik-manik yang paling jauh. Anda akan melihat bayangan dua buah benang membentuk huruf V dengan manik-manik sebagai pusat. Pindahkan arah pandangan Anda ke manik-manik di tengah. Perhatikan huruf X yang terbentuk oleh bayangan benang dengan manik-manik tengah sebagai pusat. Kemudian pindahkan lagi pandangan Anda ke manik-manik paling dekat, dan saksikan huruf X yang serupa. Pindahkan pandangan Anda dari manik-manik sate ke yang lain dengan cepat, dan jangan lupa memperhatikan huruf V atau X yang terbentuk.</p>
<p>Apabila kedua mata Anda bekerja sebagai sebuah tim, Anda selalu harus menyaksikan dua bayangan benang saling menyilang ketika memusatkan perhatian Anda ke salah satu manik-manik. Jika mata Anda tidak bekerja sama, Anda akan menyaksikan pola-pola yang berbeda atau hanya sebuah benang.</p>
<p>Sumber : Kompas.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2010/02/olahraga-mata-senam-mata-perlu-dicoba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agar Mata Tetap Sehat, Lakukan Hal Berikut!</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2010/01/agar-mata-tetap-sehat-lakukan-hal-berikut/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2010/01/agar-mata-tetap-sehat-lakukan-hal-berikut/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 07:07:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[mata sehat]]></category>
		<category><![CDATA[periksa mata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=326</guid>
		<description><![CDATA[Mata merupakan organ yang sangat vital dalam semua aktivitas keseharian. Karena itu, ada baiknya menjaga kesehatan mata. Bagaimana caranya? Tentunya Anda sudah sering mendengar anjuran menambah konsumsi wortel yang kaya vitamin A.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mata merupakan organ yang sangat vital dalam semua aktivitas keseharian. Karena itu, ada baiknya menjaga kesehatan mata. Bagaimana caranya? Tentunya Anda sudah sering mendengar anjuran menambah konsumsi wortel yang kaya vitamin A.</p>
<p>Untuk membantu menjaga jendela jiwa Anda, berikut beberapa tip sederhana lain yang bisa menjadi panduan Anda.</p>
<p><strong>Lakukan</strong></p>
<ul>
<li>Pastikan memeriksakan mata paling tidak 2 tahun sekali. Sedang anak-anak dan lansia sebaiknya melakukan pemeriksaan setiap tahun. Deteksi dini gangguan penglihatan tentunya akan mempermudah pengobatan.</li>
<li>Membaca dan berkerjalah di bawah penerangan cahaya yang baik. Untuk menghindari cahaya silau dan bayangan, pastikan kalau cahaya jatuh melalui bahu.</li>
<li>Istirahatkan mata paling tidak setiap 30 menit sekali saat Anda membaca, menjahit, menggunakan komputer dan sejenisnya, atau saat melihat ke atas dan fokus  pada objek yang jauh.</li>
<li>Pastikan kalau layar komputer dan televisi Anda sangat fokus.</li>
<li>Gunakan kacamata pelindung setiap kali Anda menggunakan zat-zat kimia, mengerjakan hal yang berkaitan dengan kayu, atau saat menjalankan alat-alat yang  digerakkan oleh tenaga listrik.</li>
<li>Pakailah kacamata pelindung olahraga yang tahan banting saat melakukan jenis olahraga yang memerlukan perlindungan, seperti tenis di dalam ruangan.</li>
<li> Pastikan mengenakan kacamata saat terpapar terik matahari.</li>
<li>Pakailah kacamata pelindung saat berenang  di kolam yang berklorin atau di air yang tidak terjamin kebersihannya.</li>
</ul>
<p><strong>Jangan Lakukan</strong></p>
<ul>
<li>Hindari melihat langsung ke matahari, hal yang mungkin sangat ingin Anda lakukan di saat gerhana. Cahaya matahari yang sudah sangat redup  sekali pun bisa menyebabkan kerusakan parah dan permanen. Tidak hanya cahaya matahari, hindari menatap langsung cahaya yang terang atau berkilau.</li>
<li>Jangan menggosok mata untuk mengeluarkan benda asing yang mungkin masuk. Cobalah mengedipkan mata dan cucilah mata Anda dengan air dingin. Jika tidak berhasil, ada baiknya berobat ke dokter.</li>
</ul>
<p>sumber : rileks.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2010/01/agar-mata-tetap-sehat-lakukan-hal-berikut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mitos Seputar Kesehatan Mata</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2010/01/mitos-seputar-kesehatan-mata/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2010/01/mitos-seputar-kesehatan-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 02:51:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[mitos]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=322</guid>
		<description><![CDATA[Mata merupakan salah satu panca indera yang paling banyak  memberikan informasi ke otak. Hampir semua kegiatan yang kita lakukan sehari-hari, seperti berjalan, mengendarai kendaraan, menonton TV, membaca, semuanya memerlukan indra penglihatan. Menyangkut kesehatan mata ini ada beberapa mitos yang sering salah.

Membaca di ruangan yang remang dapat merusak mata
Ini mitos. Kurang pencahayaan memang dapat menyebabkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mata merupakan salah satu panca indera yang paling banyak  memberikan informasi ke otak. Hampir semua kegiatan yang kita lakukan sehari-hari, seperti berjalan, mengendarai kendaraan, menonton TV, membaca, semuanya memerlukan indra penglihatan. Menyangkut kesehatan mata ini ada beberapa mitos yang sering salah.</p>
<ul>
<li>Membaca di ruangan yang remang dapat merusak mata<br />
Ini mitos. Kurang pencahayaan memang dapat menyebabkan mata letih tetapi tidak akan merusak mata Anda.</li>
<li>Menonton televisi terlau dekat membuat mata Anda sakit<br />
Ini juga mitos. Tidak ada bukti bahwa duduk terlalu dekat televisi atau menontonnya dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan penyakit mata.</li>
<li>Terlalu banyak membaca akan membuat mata cepat aus<br />
Mitos lagi. Membaca dapat membuat mata Anda letih, tetapi tidak ada bukti bahwa itu akan membahayakan Anda dalam jangka panjang.</li>
<li>Banyak makan wortel akan meningkatkan kemampuan penglihatan<br />
Ini setengah mitos. Anda memang memerlukan vitamin A untuk kesehatan penglihatan, tetapi sedikit sekali, kurang dari sebatang wortel sehari sudah cukup. Selain itu, tanpa wortel pun, asal diet Anda seimbang, kebutuhan vitamin A Anda pasti terjamin.</li>
</ul>
<p>Sumber: Rahasia Awet Muda Bagi Pria, Doug Dollemore, Mark Giuliucci.<br />
Disadur dari : kompas.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2010/01/mitos-seputar-kesehatan-mata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alat Bantu Penglihatan, Pilih Sesuai Fungsi &amp; Nyamannya</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2010/01/alat-bantu-penglihatan-pilih-sesuai-fungsi-nyamannya/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2010/01/alat-bantu-penglihatan-pilih-sesuai-fungsi-nyamannya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 07:17:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[astigmatisma]]></category>
		<category><![CDATA[lasik]]></category>
		<category><![CDATA[rabun dekat]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>
		<category><![CDATA[softlens]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=320</guid>
		<description><![CDATA[BANYAKNYA pilihan alat bantu penglihatan, seperti kacamata, kontak lensa, atau lasik, membuat orang-orang yang membutuhkan bisa memilih dengan leluasa.
Artinya, mereka bisa memilih sebagai alat bantu sekaligus untuk mempercantik penampilan. ”Mata kanan saya semakin lama semakin sering berair, malah kadang tidak kuat banget menatap layar komputer terlalu lama. Sudah pakai kacamata tapi enggak nyaman, soft lens [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANYAKNYA pilihan alat bantu penglihatan, seperti kacamata, kontak lensa, atau lasik, membuat orang-orang yang membutuhkan bisa memilih dengan leluasa.<br />
Artinya, mereka bisa memilih sebagai alat bantu sekaligus untuk mempercantik penampilan. ”Mata kanan saya semakin lama semakin sering berair, malah kadang tidak kuat banget menatap layar komputer terlalu lama. Sudah pakai kacamata tapi enggak nyaman, soft lens juga harus hati-hati. Jadi enaknya pake apa ya, repot kalo udah kaya gini,” ujar Larasati, 24, yang sedang asyik berbincang dengan temannya di sebuah kafe.</p>
<p>Berbeda halnya dengan Giskania, 23, yang lebih memilih kacamata karena tidak perlu repot melepasnya saat mata lelah, dibandingkan jika harus menggunakan soft lens.</p>
<p>Semakin majunya perkembangan di bidang teknologi, maka semakin banyak pula membawa manfaat yang baik untuk kesehatan, termasuk untuk kesehatan mata. Banyaknya alat bantu yang digunakan untuk membantu penglihatan dijadikan pilihan bagi mereka yang membutuhkan, namun tidak sedikit juga yang menggunakan alat bantu tersebut dengan memperhatikan estetika.<br />
<span id="more-320"></span><br />
Mata merupakan bagian organ tubuh. Sebagai pancaindra, mata menjadi pancaindra yang sangat penting karena 70 persen lebih informasi dari dunia luar masuk lewat mata kita. Selain itu, penyakit mata juga sering disepelekan karena tidak berakibat kematian.</p>
<p>Ahli kesehatan mata dari Klinik Dokter Keluarga Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr Cosmos Mangunsong SpM mengatakan jangan meremehkan penyakit mata. ”Mata yang sehat akan meningkatkan kualitas hidup seseorang,” tandas dokter yang juga staf pengajar Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia.</p>
<p>Saat ini, papar Cosmos, 145 juta orang dengan fungsi penglihatan yang berkurang disebabkan oleh uncorrected refractive errors seperti rabun dekat, rabun jauh, atau astigmatism (mata silinder). Untuk beberapa kasus, koreksi dapat dilakukan dengan penggunaan kaca mata dan lensa kontak untuk dapat melihat secara normal kembali.</p>
<p>Cosmos menuturkan, kelainan refraksi seperti myopia atau rabun jauh, hipermetropia atau rabun dekat, serta astigmatisme atau sering disebut orang mata silinder, diterapi dengan menggunakan tambahan kekuatan refraksi di depan mata kita. ”Kekuatan refraksi ini dapat berupa kacamata atau lensa kontak,” ucap dokter yang juga menjadi peneliti Community Eye Health FKUI ini.</p>
<p>Kacamata bukanlah suatu alat yang baru di bidang kesehatan. Saat ini, dengan model yang beraneka ragam, juga dapat mempercantik penampilan. Menggunakan kacamata dapat membuat mata kita bermetabolisme dan mendapat oksigen secara normal. Kekurangannya adalah rasa letih di pangkal hidung tempat penyangga kaca mata. Selain itu, kacamata dinilai kurang ringkas oleh sebagian orang yang beraktivitas tinggi, seperti menjaga kacamata agar tidak jatuh atau hilang.</p>
<p>Sementara lensa kontak atau yang sering juga disebut sebagai ”soft lens” terlihat lebih simpel saat digunakan, dan lebih cocok pada orang-orang yang aktivitas kesehariannya tinggi. Lensa kontak menempel pada permukaan bola mata yaitu di depan kornea.</p>
<p>”Lensa kontak dapat dipakai untuk banyak macam aktivitas, belum lagi saat ini sudah banyak lensa kontak yang diberi warna sehingga memperindah tampilannya,” papar konsultan Health Marketing ini.</p>
<p>Namun sama halnya dengan kacamata yang membutuhkan perhatian khusus untuk merawatnya, bagi orang-orang yang kurang cermat menjaga kebersihan lensa kontak, rentan terhadap infeksi kornea. Bakteri atau jamur dapat melekat di sisi dalam lensa kontak. Bakteri dan jamur ini dapat berasal dari kuku pemakainya yang kurang bersih dan air perendam lensa kontak yang tercemar oleh bakteri atau jamur. Cosmos menganjurkan untuk menggunakan lensa kontak yang masa penggunaannya tidak terlalu lama, sehingga kebersihannya terjaga.</p>
<p>”Saat menggunakan lensa kontak, kuku harus bersih dan sebaiknya cuci tangan terlebih dahulu,” sarannya.</p>
<p>Ada pula teknik lasik, yaitu solusi mutakhir untuk orang-orang yang menderita kelainan refraksi. Pada prinsipnya, lasik akan membentuk ulang permukaan kornea dengan teknologi laser. Tujuan utamanya agar bayangan dapat kembali terfokus pada retina mata sebagai pusat penglihatan. Cosmos menyarankan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mata Anda, karena dokter akan menentukan kondisi mata si pasien sehingga dipilih alat bantu penglihatan yang tepat.</p>
<p>sumber: okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2010/01/alat-bantu-penglihatan-pilih-sesuai-fungsi-nyamannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Sembarang Gunakan Tetes Mata</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2010/01/jangan-sembarang-gunakan-tetes-mata/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2010/01/jangan-sembarang-gunakan-tetes-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2010 04:15:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[tetes mata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=318</guid>
		<description><![CDATA[Mata kita bentuknya kecil, tetapi fungsinya sangat luar biasa. Bayangkan, sebagian besar pengetahuan kita dapatkan melalui mata. Namun, banyak dari kita yang kerap lalai memeliharanya. Akibatnya berbagai keluhan pun datang.
Iritasi pada mata merupakan keluhan yang sering terjadi. Iritasi mata, dijelaskan Dr. Bondan Harmani, Sp.M, dari RS Mata Aini, Jakarta, merupakan reaksi mata akibat rangsangan dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mata kita bentuknya kecil, tetapi fungsinya sangat luar biasa. Bayangkan, sebagian besar pengetahuan kita dapatkan melalui mata. Namun, banyak dari kita yang kerap lalai memeliharanya. Akibatnya berbagai keluhan pun datang.</p>
<p>Iritasi pada mata merupakan keluhan yang sering terjadi. Iritasi mata, dijelaskan Dr. Bondan Harmani, Sp.M, dari RS Mata Aini, Jakarta, merupakan reaksi mata akibat rangsangan dari dalam ataupun luar tubuh. &#8220;Ketika mata terangsang, pembuluh darah akan melebar. Hal inilah yang membuat mata berwarna merah,&#8221; ujarnya.<br />
<span id="more-318"></span><br />
Sebenarnya perubahan warna mata menjadi merah itu pertanda tubuh sedang berusaha mengeluarkan zat yang mengganggu mata. Contohnya, jika debu masuk ke mata, mata akan memerah dan berair. Ini merupakan bentuk pertahanan mata terhadap zat asing.</p>
<p>Penyebab iritasi bermacam-macam. Bentuknya pun bisa berupa zat cair, padat, maupun gas. Sebut saja debu, asap kendaraan, batuan kecil atau kerikil, sampai lensa kontak.</p>
<p>Menilik penyebabnya, golongan masyarakat perkotaan lebih rentan terkena iritasi mata. Risiko terkena iritasi mata juga lebih besar bagi mereka yang sering berada di lapangan terbuka.</p>
<p>&#8220;Masyarakat perkotaan seperti Jakarta rentan terkena iritasi mata. Di jalanan saja banyak sekali musuh mata, seperti debu dan asap kendaraan,&#8221; tutur Dr Bondan.</p>
<p><strong>Benteng air mata</strong></p>
<p>Ada pula mata merah yang disebabkan oleh alergi. Mata merah jenis ini mudah datang dan pergi, tergantung kapan alergi tersebut kambuh. Iritasi mata akibat alergi biasanya berlangsung dalam waktu lama. &#8220;Yang harus dilakukan adalah menghindari faktor pencetusnya,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Mata manusia sebenarnya sudah dilengkapi dengan sistem pertahanan yang sangat baik. Benteng itu terdiri dari beberapa lapis, termasuk air mata yang bertugas membersihkan mata. Dengan demikian, sebenarnya iritasi bisa sembuh sendiri tanpa diobati.</p>
<p>&#8220;Hanya saja, seringkali faktor penyebab iritasi sudah terlalu berat, sehingga membutuhkan pertolongan obat luar,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Obat luar yang paling sering digunakan dan mujarab adalah obat tetes mata. Obat ini sangat mudah ditemukan, bahkan di toko obat kecil sekalipun. Bisa jadi karena mudah didapat dengan harga terjangkau, banyak orang yang terlalu sering menggunakannya.</p>
<p>&#8220;Gatal sedikit, kasih obat mata. Merah sedikit, diberi lagi. Sebenarnya hal ini tidak baik untuk mata. Kandungan zat yang terdapat dalam obat tetes mata bisa berdampak buruk jika digunakan terlalu sering,&#8221; paparnya.</p>
<p>Sakit mata karena infeksi kadang tak mempan ditangani dengan obat tetes biasa. Bahkan, obat tetes mata bisa memperburuk penyakitnya. Obat tetes umumnya digunakan untuk mata yang mengalami iritasi, capek, atau kemasukan debu dan kotoran.</p>
<p><strong>Karena penyakit</strong></p>
<p>Ketika kita tidur, kelopak mata akan tertutup, sehingga pasokan oksigen ke area mata berkurang. Untuk menambal kekurangan oksigen tersebut, pembuluh mata akan melebar. Ini yang membuat mengapa mata seseorang terlihat merah sehabis bangun tidur.</p>
<p>Mata merah juga bisa disebabkan oleh kurang tidur. Dan ini tidak perlu tetes mata.</p>
<p>Beberapa penyakit juga bisa mengakibatkan mata merah. Penyakit tuberkulosis (biasa disingkat TB atau TBC) dan cacingan misalnya. Untuk kasus ini, mata merah tidak akan sembuh dengan sendirinya maupun dengan antibiotika.</p>
<p>&#8220;Yang jelas, penderita harus menyembuhkan dulu penyakitnya. Contohnya, mata merah karena cacingan, ya sembuhkan dulu cacingannya. Barulah mata merah akan hilang sendirinya,&#8221; ungkap Dr. Bondan.</p>
<p>Apa pun penyebabnya, jika mata Anda berubah warna menjadi merah, apalagi terasa gatal dan perih, dianjurkan untuk tidak mengucek mata. Tindakan pertolongan pertama dengan membubuhkan obat tetes mata boleh saja dilakukan. Akan lebih baik jika Anda segera memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.</p>
<p>Sumber: Senior</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2010/01/jangan-sembarang-gunakan-tetes-mata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sayuran Berdaun Hijau Juga Melindungi Mata</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/12/sayuran-berdaun-hijau-juga-melindungi-mata/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/12/sayuran-berdaun-hijau-juga-melindungi-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 04:19:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[sayur hijau]]></category>
		<category><![CDATA[wortel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/2009/12/sayuran-berdaun-hijau-juga-melindungi-mata/</guid>
		<description><![CDATA[Wortel sudah lama dianggap berkhasiat memperbaiki penglihatan. Padahal, bukti terbaru menunjukkan, sayuran berdaun hijau dan buah-buahan berwarna memiliki khasiat yang sama untuk mata.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wortel sudah lama dianggap berkhasiat memperbaiki penglihatan. Padahal, bukti terbaru menunjukkan, sayuran berdaun hijau dan buah-buahan berwarna memiliki khasiat yang sama untuk mata.</p>
<p>Hasil penelitian yang dilakukan para ahli dari University of Georgia yang dipublikasikan dalam Journal of Food Science menyebutkan sayuran berdaun hijau dan buah-buahan berwarna mampu meningkatkan kemampuan visual dan mencegah penyakit degenerasi makula (age-related eye disease).<br />
<span id="more-317"></span><br />
Menurut ketua peneliti, Billy R.Hammond, PhD, sayuran dan buah tersebut mengandung karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin, yang berperan penting dalam penglihatan dan memiliki manfaat positif untuk kesehatan retina. Lutein dan zeaxanthin bisa ditemukan pada bayam dan sayuran hijau lainnya.</p>
<p>&#8220;Lutein dan zeaxanthin mengurangi rasa tidak nyaman akibat sinar yang terlalu menyilaukan, meningkatkan kontras, bahkan meningkatkan tajam penglihatan,&#8221; kata Hammond. Ia menambahkan, 20 macam karotenoid ditemukan di tubuh, namun hanya lutein dan zeaxanthin yang ada di sistem penglihatan. Karena itulah pigmen ini memegang peranan penting dalam fungsi penglihatan manusia.</p>
<p>Sebuah studi yang dilakukan tahun 2008 juga menyebutkan pigmen yang melindungi retina dan lensa mata serta melindungi dari penyakit mata akibat proses penuaan seperti degenerasi makula atau katarak.</p>
<p>sumber: kompas.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/12/sayuran-berdaun-hijau-juga-melindungi-mata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->
