<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jasa Optik &#187; astigmatisme</title>
	<atom:link href="http://jasaoptik.com/tag/astigmatisme/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jasaoptik.com</link>
	<description>Jasa adalah yang utama</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Dec 2011 05:56:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Penyakit Penyerta pada Mata</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/12/penyakit-penyerta-pada-mata/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/12/penyakit-penyerta-pada-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 04:23:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[astigmatisme]]></category>
		<category><![CDATA[computer vision]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[mata kering]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=314</guid>
		<description><![CDATA[AKIBAT terlalu seringnya memandang komputer, selain computer eye syndrome, seseorang bisa juga terpapar penyakit mata yang lain. Seseorang yang bekerja di kantoran bisa juga menderita dry eye syndrome, yaitu kumpulan gejala yang disebabkan keringnya permukaan kornea mata akibat lapisan tear film yang melembapkan dan melumaskan permukaan bola mata telah menjadi rusak.
Bisa pula seseorang menderita astenopia, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>AKIBAT terlalu seringnya memandang komputer, selain <em>computer eye syndrome</em>, seseorang bisa juga terpapar penyakit mata yang lain. Seseorang yang bekerja di kantoran bisa juga menderita <em>dry eye syndrome</em>, yaitu kumpulan gejala yang disebabkan keringnya permukaan kornea mata akibat lapisan tear film yang melembapkan dan melumaskan permukaan bola mata telah menjadi rusak.</p>
<p>Bisa pula seseorang menderita <em>astenopia</em>, yaitu kumpulan gejala yang terjadi akibat kelelahan mata karena aktivitas mata yang berlebihan dan kurang istirahat. Selain itu, bisa juga terpapar penyakit kelainan refraksi (antara lain <em>miopia </em>atau <em>astigmatisme</em>). Kelainan refraksi adalah adanya gangguan fokus pada penglihatan mata karena jatuh bayangan tidak tepat pada retina di dalam mata sebagai pusat penglihatan. Kelainan refraksi akan membuat penderitanya mengeluh penglihatan buram. Kelainan refraksi yang sering ditemukan akibat pekerjaan adalah miopia atau astigmatisme.<br />
<span id="more-314"></span><br />
<em>Dry eye syndrome, astenopia, computer vision syndrome</em>, kelainan refraksi miopia atau astigmatisme disebabkan faktor-faktor yang berada pada lingkungan kerja tersebut. Pada penyakit mata dry eye, dapat disebabkan lingkungan kerja yang kelembaban udaranya kering akibat AC. Faktor risiko dry eye syndrome adalah terpapar udara kering dari AC secara berlebihan.</p>
<p>Udara kering tersebut akan menguapkan cairan dari pori-pori tubuh dan permukaan bola mata. Untuk menghindarinya, seseorang yang berada di ruangan AC yang cukup lama harus mengonsumsi cairan yang cukup.</p>
<p>Selain dianjurkan mengonsumsi cairan yang cukup, apabila dirasakan mata mulai kering, kedipkanlah mata karena gerakan mengedip akan memompa tear film kembali untuk menyelubungi dan melumaskan bola mata.</p>
<p>Adapun astenopia dapat disebabkan mata kurang beristirahat setelah melihat komputer yang lama, fokus membaca tulisan atau angka-angka yang terlalu lama. Faktor risiko astenopia adalah penggunaan mata secara berlebihan dan kurang istirahat. Dalam pekerjaan administratif, kita dituntut untuk membaca atau membuat banyak tulisan. Huruf-huruf yang dipakai juga bervariasi dari ukuran kecil sampai besar.</p>
<p>Saat mata membaca tulisan tersebut dari jarak dekat atau jarak baca, mata kita melakukan proses akomodasi yang membutuhkan kerja dari otot-otot akomodasi di dalam mata. Apabila aktivitas akomodasi dilakukan terus-menerus, otot-otot tersebut akan kelelahan dan pada akhirnya daya akomodasi berkurang.</p>
<p>Apabila terjadi keletihan otot mata ini maka akan menyebabkan mata terasa iritatif, pegal, terkadang sedikit nyeri, dan dapat disertai penglihatan sedikit buram. Cara menghindarinya adalah dengan mengistirahatkan mata.</p>
<p>Metode mengistirahatkan mata ada berbagai macam yang pada intinya adalah melepaskan akomodasi di mata kita. Ada beberapa rumus yang dapat dipakai, yaitu “20-20-20”, setiap 20 menit melihat jauh pada jarak lebih dari tajam penglihatan 20/20 (atau enam meter), melihat jauh selama 20 detik.</p>
<p>sumber: okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/12/penyakit-penyerta-pada-mata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gangguan mata silinder (astigmatisma)</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/05/gangguan-mata-silinder-astigmatisma/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/05/gangguan-mata-silinder-astigmatisma/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 09:10:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[astigmatisma]]></category>
		<category><![CDATA[astigmatisme]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[mata silinder]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[silindris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Gangguan mata silinder disebut pula dengan astigmatisma. Idealnya, mata kita berbentuk bulat seperti bola sepak, sehingga semua sinar yang dibiaskan dari suatu object yang masuk ke dalam mata kita akan bertemu di satu titik retina. 
Bagaimana Astigmatisma terjadi ?
Pada kelainan mata astigmatisma, bola mata berbentuk ellips atau lonjong, seperti bola rugby, sehingga sinar yang masuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gangguan mata silinder disebut pula dengan astigmatisma. Idealnya, mata kita berbentuk bulat seperti bola sepak, sehingga semua sinar yang dibiaskan dari suatu object yang masuk ke dalam mata kita akan bertemu di satu titik retina. <span id="more-52"></span><br />
<strong>Bagaimana Astigmatisma terjadi ?</strong><br />
Pada kelainan mata astigmatisma, bola mata berbentuk ellips atau lonjong, seperti bola rugby, sehingga sinar yang masuk ke dalam mata tidak akan bertemu di satu titik retina. Sinar akan dibiaskan tersebar di retina. Hal ini akan menyebabkan pandangan menjadi kabur, tidak jelas, berbayang, baik pada saat untuk melihat jarak jauh maupun dekat.<br />
Astigmatisma terjadi karena kelainan refraksi pada permukaan kornea mata. Kelainan astigmatisma yang kecil akan mengakibatkan ganguan ketajaman penglihatan yang ringan, namun dapat menyebabkan sakit kepala, ketegangan pada mata dan kelelahan.<br />
<strong>Bagaimana Astigmatisma dapat dikoreksi ?</strong><br />
Cara mengkoreksi astigmatisma adalah dengan memberikan lensa silinder. Pasien dapat mengalami kelainan astigmatisma dan myopia (rabun jauh) atau hypermetropia (rabun dekat). Jika hal ini terjadi, dapat diatasi dengan memberikan kombinasi antara lensa spheris dan lensa silinder, ditempatkan pada axis / derajat yang sesuai.<br />
Selain kacamata dengan lensa silinder, saat ini telah tersedia lensa kontak yang dapat mengkoreksi kelainan astigmatisma. Lensa kontak RGP (Rigid Gas Permeable) dapat digunakan untuk mengkoreksi kelainan astigmatisma. Karena konsistensinya keras, RGP tidak mengikuti bentuk permukaan kornea, sehingga air mata yang berada di antara lensa RGP dan permukaan kornea mata akan membentuk suatu lapisan yang dapat menetralkan astigmatisma.<br />
Seiring dengan perkembangan teknologi, produsen lensa kontak lunak (soft contact lens) juga membuat lensa kontak yang khusus didesain untuk kelainan astigmatisma. Kelebihan dari lensa kontak lunak adalah lebih nyaman dibandingkan dengan RGP dan merupakan pilihan tepat bagi mereka yang mengalami kelainan astigmatisma tinggi yang tidak dapat diatasi dengan RGP. Lensa kontak lunak untuk astigmatisma dikenal dengan nama lensa kontak toric.<br />
Lensa kontak toric tersedia dalam bentuk disposable (bulanan) maupun conventional (tahunan). Lensa kontak toric disposable lebih disarankan karena dengan pemakaian yang bulanan, lensa kontak akan lebih sering diganti dengan yang baru, sehingga mengurangi resiko komplikasi pada mata.<br />
<strong>Jangan Abaikan Astigmatisma</strong><br />
Jika anda mengalami gangguan astigmatisma dan selama ini ingin menggunakan lensa kontak, atau saat ini telah memakai lensa kontak spherical biasa, anda akan mendapatkan ketajaman penglihatan mata yang lebih baik dan nyaman dengan menggunakan lensa kontak toric.<br />
Kaca mata dan lensa kontak bukanlah suatu produk yang dapat dibeli begitu saja, tetapi memerlukan pemeriksaan mata seksama sebelum memutuskan lensa kontak jenis apa yang tepat untuk mata anda.<br />
Jasa Optik dengan tenaga ahli profesional menawarkan pemeriksaan yang seksama untuk mata anda. Dengan peralatan modern, kami mampu melakukan pemeriksaan dan analisa teliti pada mata, sehingga dapat membantu anda memilih kaca mata ataupun lensa kontak yang paling tepat untuk mata anda.<br />
Mata sangat berharga, karena itu jagalah selalu kesehatan mata anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/05/gangguan-mata-silinder-astigmatisma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://stats.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://stats.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->

