<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jasa Optik &#187; jasa optik</title>
	<atom:link href="http://jasaoptik.com/tag/jasa-optik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jasaoptik.com</link>
	<description>Jasa adalah yang utama</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Jan 2012 06:45:35 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pekerja Kantoran, Awas Mata Kering!</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/10/pekerja-kantoran-awas-mata-kering/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/10/pekerja-kantoran-awas-mata-kering/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 02:26:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[jasa optik]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[mata kering]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[penglihatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=286</guid>
		<description><![CDATA[Masalah lain yang sering menimpa masyarakat terutama di daerah perkotaan adalah mata kering. Mata kering adalah keadaan di mana air mata tidak bisa membasahi mata dengan semestinya.
Air mata dihasilkan oleh kelenjar air (kelenjar lakrimal). Fungsinya untuk membersihkan mata dan mengeluarkan benda-benda asing atau iritan.
Kaum perempuan yang telah memasuki masa menopause juga berisiko tinggi terkena fenomena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masalah lain yang sering menimpa masyarakat terutama di daerah perkotaan adalah mata kering. Mata kering adalah keadaan di mana air mata tidak bisa membasahi mata dengan semestinya.</p>
<p>Air mata dihasilkan oleh kelenjar air (kelenjar lakrimal). Fungsinya untuk membersihkan mata dan mengeluarkan benda-benda asing atau iritan.</p>
<p>Kaum perempuan yang telah memasuki masa menopause juga berisiko tinggi terkena fenomena yang disebut dry eye ini. Ini karena tubuh yang beranjak tua memproduksi sedikit lemak, sehingga lapisan air mata lebih cepat menguap dan membuat mata lebih cepat kering.<br />
<span id="more-286"></span><br />
Mata kering juga bisa terjadi akibat cuaca yang kurang bersahabat, ruangan ber-AC, asap rokok, dan lensa kontak. Bagi masyarakat perkotaan, semua faktor tersebut mudah sekali ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi, sehingga mata cenderung jarang berkedip dalam waktu lama, seperti bekerja di depan komputer, bisa memicu dry eye.</p>
<p>Tapi tak perlu khawatir, kondisi ini bisa diatasi air mata buatan. Obat tetes berupa air mata buatan ini bisa dibeli tanpa resep dokter. Dasar pengobatannya adalah menggantikan air mata yang cepat mengering.</p>
<p>Selain itu, sebaiknya hindari faktor penyebab mata kering. Jika sering bekerja di ruangan ber-AC, usahakan untuk sering keluar dari ruangan. Bisa juga dengan cara mengistirahatkan mata setiap 30 menit sekali jika sering menggunakan komputer.</p>
<p>Untungnya sindroma mata kering tidak menyebabkan gangguan penglihatan. Namun, pada kasus yang berat, apalagi bila tidak ditangani segera, dapat menimbulkan kerusakan pada mata, sehingga penglihatan terganggu.</p>
<p>sumber: kompas.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/10/pekerja-kantoran-awas-mata-kering/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asupan untuk Mata Sehat</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/09/asupan-untuk-mata-sehat/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/09/asupan-untuk-mata-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 02:50:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[jasa optik]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=271</guid>
		<description><![CDATA[Mata yang sehat juga didapat dari asupan makanan yang bernutrisi yang sesuai dengan kebutuhan mata. Ada sejumlah zat gizi penting yang memberi manfaat optimal bagi kesehatan mata, salah satunya adalah antioksidan.
Vitamin C, E, dan A tergolong vitamin kaya akan antioksidan yang dapat membantu mencegah gangguan mata terkait dengan usia dan penyakit mata lainnya. Selain itu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mata yang sehat juga didapat dari asupan makanan yang bernutrisi yang sesuai dengan kebutuhan mata. Ada sejumlah zat gizi penting yang memberi manfaat optimal bagi kesehatan mata, salah satunya adalah antioksidan.</p>
<p>Vitamin C, E, dan A tergolong vitamin kaya akan antioksidan yang dapat membantu mencegah gangguan mata terkait dengan usia dan penyakit mata lainnya. Selain itu, mineral seperti selenium dan zinc juga membantu penyerapan antioksidan.</p>
<p>Sumber antioksidan dapat diperoleh dari buah dan sayur dengan warna cerah, seperti wortel, labu, ubi jalar, anggur, jeruk, dll. Konsentrasi antioksidan lebih melimpah dalam bentuk mentah.<br />
<span id="more-271"></span><br />
Meski demikian, hendaknya asupan antioksidan tidak dalam jumlah berlebihan.</p>
<p><strong>Vitamin A</strong><br />
Dapat diperoleh dari hati, telur, dan sayur seperti wortel maupun bayam. Vitamin A ini penting dalam fungsi retina, juga membantu, mata beradaptasi dengan cahaya terang dan gelap. Vitamin A mengurangi risiko terbentuknya katarak dan degenerasi makular terkait usia.</p>
<p><strong>Vitamin C</strong><br />
Selain memperkuat tulang dan otot serta menjaga kesehatan gigi dan gusi, vitamin C juga penting dalam menjaga kesehatan mata. Vitamin C mampu mengurangi risiko katarak dan degenerasi makular. Sumber vitamin C dapat dijumpai pada jeruk, stroberi, brokoli, dan paprika.</p>
<p><strong>Vitamin E</strong><br />
Vitamin E dikaitkan juga dengan pencegahan katarak dan memperlambat perkembangan katarak. Kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, serta produk yang diperkaya vitamin E adalah sumber vitamin E yang baik.</p>
<p><strong>Selenium dan zinc</strong><br />
Dua komponen ini menjadi mineral kunci untuk membantu proses oksidasi. Mineral tersebut membantu tubuh menyerap antioksidan. Kecukupan mineral ini dalam makanan sehari-hari juga membantu mencegah penyakit mata.</p>
<p>Selenium dapat dijumpai pada makaroni dan keju. Sementara zinc bisa diperoleh dari keju, yogurt, daging merah, dan beberapa sereal yang diperkaya dengan mineral zinc.</p>
<p>Sumber : kompas.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/09/asupan-untuk-mata-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ternyata Wortel Tak Bisa &#8220;Menyembuhkan&#8221; Mata Minus</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/ternyata-wortel-tak-bisa-menyembuhkan-mata-minus/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/ternyata-wortel-tak-bisa-menyembuhkan-mata-minus/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 03:25:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[astigmatisma]]></category>
		<category><![CDATA[astigmatisme]]></category>
		<category><![CDATA[jasa optik]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[mata kering]]></category>
		<category><![CDATA[mata silinder]]></category>
		<category><![CDATA[miopy]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[periksa]]></category>
		<category><![CDATA[silindris]]></category>
		<category><![CDATA[wortel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata itu cuma mitos. Termasuk juga pendapat yang mengatakan memakai kacamata terus-terusan akan membuat minus bertambah banyak.
Menurut penelitian ilmiah, wortel memang mengandung banyak vitamin A, tapi kesalahan sistem optik pada mata tidak bisa diperbaiki dengan vitamin A. Ibarat kamera yang lensanya sudah tidak fokus.
Film dari merek berkualitas pun akan merekam gambar yang buram jika lensanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ternyata itu cuma mitos. Termasuk juga pendapat yang mengatakan memakai kacamata terus-terusan akan membuat minus bertambah banyak.<br />
Menurut penelitian ilmiah, wortel memang mengandung banyak vitamin A, tapi kesalahan sistem optik pada mata tidak bisa diperbaiki dengan vitamin A. Ibarat kamera yang lensanya sudah tidak fokus.</p>
<p>Film dari merek berkualitas pun akan merekam gambar yang buram jika lensanya tidak sempurna. Dijelaskan dr. Hadi Prakoso W., Sp.M., &#8220;Orang menganggap vitamin A berperan dalam fungsi penglihatan manusia, tapi sebenarnya vitamin A lebih banyak berperan pada metabolisme sel-sel saraf yang ada di retina. Jadi, banyak makan wortel pun tak dapat mencegah jumlah minus, plus, atau silinder lensa kacamata anak,&#8221; ujar optalmologis dari Jakarta Eye Centre ini.<br />
<span id="more-238"></span><br />
Ada juga anggapan yang mengatakan kacamata jangan terus-terusan dipakai karena malah akan menambah minus. Menurut Hadi, pendapat itu juga tidak logis. Sama dengan anggapan kalau kacamata harus selalu dipakai agar minusnya tak bertambah parah.</p>
<p>Ia menjelaskan, perkembangan ukuran bola mata sama seperti perkembangan tubuh manusia. Lihat saja ukuran bola mata bayi yang lebih kecil ketimbang ukuran bola mata orang dewasa. Hal ini berarti dari masa bayi hingga masa dewasa sebetulnya terjadi perkembangan pada ukuran atau dimensi bola mata. Pada 2 tahun pertama yang sangat berkembang adalah sistem optik di bagian depan mata (segmen depan), yaitu sebesar 60%. Setelah usia 2 tahun seg- men depan masih berkembang tapi sudah tidak begitu pesat.</p>
<p>Segmen belakang, lanjut Hadi, akan tumbuh pesat saat usia anak berkisar antara 4 sampai 15 tahun yang kemudian melambat dan berhenti di sekitar usia 18 tahun. Saat itu, bagian belakang bola mata dimana retina berada makin lama makin panjang sesuai dengan pertambahan usia. Jadi, kalau minus pada mata anak bertambah besar, itu karena jarak retina ke lensa makin panjang sehingga minusnya pun akan bertambah besar. Dengan begitu penambahan minus pada usia pertumbuhan terjadi secara alami.</p>
<p>Nah, kondisi miopia rabun jauh yang parah dapat terlihat melalui USG yang memperlihatkan segmen belakang bola mata yang sangat memanjang. &#8220;Jelas, kan, pertambahan minus sebenarnya tidak bisa dicegah. Banyak orang tua yang datang meminta kiat mencegah bertambahnya minus pada anak. Ya&#8230; itu tidak mungkin kecuali kalau anaknya dibonsai,&#8221; kelakar Hadi.</p>
<p><strong>MENGENAL ORGAN MATA</strong></p>
<p>ORGAN MATA bisa diibaratkan kamera. Bola mata yang terdiri atas kornea mata dan lensa mata merupakan bagian sistem optik yang cara kerjanya sama dengan sistem optik di kamera. Sementara retina yang berfungsi sebagai sensor pada mata bisa dianalogikan sebagai film yang dipasang dalam kamera. Imej semua benda yang dilihat mata, akan difokuskan di retina.</p>
<p>Nah, bila konstruksi bola matanya mengalami ketidaksempurnaan, seperti lensanya tidak sempurna atau tidak sesuai dengan keseluruhan konstruksi bola mata maka fokus bisa jatuh di depan retina atau di belakang retina. Akibatnya mata anak tidak bisa memfokuskan imej benda-benda yang dilihatnya atau disebut refraksi. Kelainan refraksi tak memandang usia, bisa terjadi pada anak-anak hingga orang dewasa.</p>
<p>Deteksi kelainan refraksi pada anak-anak biasanya berlangsung dengan melihat perilakunya. &#8220;Biasanya orang tua mengeluh, &#8216;Dok anak saya, kok, kalau nonton teve maunya ke depan terus. Kalau disuruh menjauh malah protes. Bisa juga terlihat anak selalu menyipitkan mata atau memiringkan kepalanya setiap nonton teve. Sedangkan pada anak usia sekolah, gejala kelainan refraksi dapat terlihat dari seringnya anak berjalan mendekati papan tulis atau sering kedapatan salah menyalin.&#8221; Untuk mengatasinya anak harus mengenakan lensa buatan berupa kacamata. Dengan alat bantu ini barulah matanya bisa melihat dengan tajam dan bersih.</p>
<p><strong>PENYEBAB REFRAKSI</strong></p>
<p>ASAL TAHU saja, kuat-lemahnya sistem optik pada mata terjadi dengan sendirinya. &#8220;Memang dari sononya sudah begitu. Jadi bisa dikatakan sudah merupakan bawaan lahir.&#8221;</p>
<p>Penyebabnya antara lain, faktor genetik. Sering, kan, pasangan atau salah satu orang tua yang berkacamata memiliki anak yang juga berkacamata. Memang fakta tersebut belum didukung kuat dengan suatu data penelitian, tapi Hadi banyak menemukan kasus seperti itu dalam praktek sehari-hari. &#8220;Gen pembawa bakat kelainan refraksi ini bisa dikatakan kuat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Namun, tentunya kita tidak dapat menghilangkan fakta, orang tua yang tak berkacamata bisa saja memiliki anak berkacamata. Apa pemicunya jika bukan karena faktor keturunan, menurut Hadi, hingga kini belum diketahui. Apakah frekuensi nonton TV atau duduk di depan komputer yang terlalu sering? &#8220;Pernyataan tersebut belum dibuktikan secara empiris. Lagi pula tidak semua orang yang banyak nonton teve akan mengenakan kacamata bukan?&#8221; tukasnya.</p>
<p>Toh, asumsi tersebut tetap tak ditolaknya 100%. Bisa jadi pemicu makin banyaknya orang berkacamata dipengaruhi pola hidup masyarakat yang sudah berubah. &#8220;Dulu anak-anak memang sudah nonton teve tapi kalau sore masih bisa main layang-layang di luar rumah. Namun, sekarang lingkungan di luar rumah menjadi semakin tak bersahabat sehingga anak jadi lebih sering menghabiskan waktu di rumah, di depan monitor teve atau komputer. &#8220;Tapi sekali lagi hal ini belum pernah dikemukakan secara ilmiah. Jadi kita masih tidak tahu pasti,&#8221; tekannya.</p>
<p><strong>MACAM KELAINAN REFRAKSI</strong></p>
<p>Inilah Beberapa kelainan refraksi yang kerap dijumpai:</p>
<p>* Miopia</p>
<p>Kelainan sering diistilahkan rabun jauh. Terjadi karena sistem optik yang sangat kuat pembiasannya, sehingga fokus bayangan benda yang dilihat akan jatuh di depan retina. Kelainan ini bisa dikoreksi dengan lensa minus. Oleh sebab itu, mata miopia dikenal sebagai mata minus.</p>
<p>* Hipermetropia</p>
<p>Kalau yang ini dikenal dengan istilah rabun dekat. Apa yang terjadi pada rabun dekat merupakan kebalikan dari miopia, yaitu sistem optik yang terlalu lemah sehingga fokus dari bayangan benda yang dilihat akan jatuh di belakang retina. Kelainan ini harus dikoreksi dengan lensa plus sehingga fokusnya maju ke posisi normal. &#8220;Pada bangsa-bangsa di Asia Timur, mata minus atau rabun jauh lebih dominan ketimbang rabun dekat. Namun, di kalangan bangsa Barat atau Arab penderita hipermetropia lebih banyak dibandingkan dengan mata minus,&#8221; ujar Hadi.</p>
<p>* Astigmatisme</p>
<p>Kelainan ini tidak hanya meliputi masalah bagaimana fokus bayangan dibentuk, karena fokus benda yang dilihat terpecah menjadi dua bayangan. Biasanya astimagtisme terjadi karena lengkung datar kornea dan lengkung tegak kornea tidak simetris. Keadaaan ini bisa dianalogikan dengan lengkungan pada sendok. Pada satu sisi ada yang landai sedangkan sisi lainnya terjal. Kalau sistem optik atau suatu lensa terlalu melengkung/terjal maka cahaya yang terbias melalu retina menjadi terlalu dekat. Sedangkan lengkung yang landai membuat fokusnya menjadi terlalu jauh. Akhirnya, imej atau citraan yang jatuh jadi terpecah dua.</p>
<p>Nah, kelainan ini yang oleh orang awam disebut sebagai mata silinder. Namun, terminologi mata silinder ternyata tak tepat karena sebenarnya bukan matanya yang silinder tetapi lensa yang fungsinya mengoreksi keadaan astigmatisme itulah yang bersifat silinder. Jadi, yang ada lensa silinder bukan mata silinder. Kasus astigmatisme banyak dijumpai pada orang Asia.</p>
<p>* Kombinasi Kelainan</p>
<p>Kelainan lensa silinder bisa dibarengi dengan kelainan mata minus atau plus. Kalau kelainan astigmatisme berbarengan dengan kelainan rabun dekat, maka fokus benda yang terlihat terpecah menjadi dua dan jatuhnya di depan retina. Gangguan ini bisa diatasi dengan lensa silinder yang disatukan dengan lensa minus. Sedangkan bila dibarengi rabun jauh, fokus benda yang terpecah akan jatuh di belakang retina. Gangguan seperti ini dapat diatasi dengan lensa silinder yang disatukan dengan lensa plus. Intinya menurut Hadi, hampir semua kelainan refraksi dapat diatasi dengan kacamata.</p>
<p><strong>KALAU KELAINAN TERUS BERTAMBAH</strong></p>
<p>JIKA SETELAH lewat usia 18 tahun, minus tetap bertambah, maka penyebabnya tak lain adalah faktor penurunan fungsi sistem optik dan retina pada mata yang bersangkutan. Bisa juga penyebabnya adalah miopia patologis atau keadaan dimana bola mata terus memanjang. Seharusnya, menurut teori, di usia 18 tahun perkembangan bola mata sudah berhenti.</p>
<p>Ada dugaan, miopia patologis ini bisa diperparah dengan kebiasaan banyak membaca. Di saat membaca, otot-otot di sekitar bola mata dikondisikan untuk mengalami kontraksi atau penegangan. Kalau kontraksi otot mata berlangsung terus, maka bola mata bisa semakin memanjang. &#8220;Hanya saja penelitian ini dilakukan pada para penderita miopia, bukan pada orang dengan mata normal. Jadi tak bisa dikatakan banyak membaca akan membuat orang jadi berkacamata,&#8221; ujar Hadi menegaskan.</p>
<p>Kesimpulannya, kacamata hanya berfungsi membantu agar mata dapat melihat lebih jernih dan jelas, bukan untuk mencegah atau justru menambah kelainan yang ada. Juga, apakah kacamata itu dipakai atau tidak, maka tidak akan memberi pengaruh. Hanya saja tentu, kalau kacamata dipakai, anak akan melihat dengan jelas, sedangkan kalau tidak, penglihatannya tetap buram.</p>
<p>Sumber: NAKITA/Faras</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/ternyata-wortel-tak-bisa-menyembuhkan-mata-minus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Softlens&#8221;, untuk Siapa Saja?</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/softlens-untuk-siapa-saja/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/softlens-untuk-siapa-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 07:43:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[contact lens]]></category>
		<category><![CDATA[gaya hidup]]></category>
		<category><![CDATA[jasa optik]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[softlens]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[SELAIN kacamata, saat ini banyak juga tersedia softlens sebagai alat bantu penglihatan. Bentuknya yang tipis menempel di bola mata, hingga disebut juga contact lens, terlihat lebih praktis daripada kacamata biasa. Namun, tak semua pengguna kacamata bisa berpindah dengan mudah ke media ini karena softlens sebenarnya hanya cocok untuk mereka yang:

- Ukuran minus matanya sudah banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SELAIN kacamata, saat ini banyak juga tersedia softlens sebagai alat bantu penglihatan. Bentuknya yang tipis menempel di bola mata, hingga disebut juga contact lens, terlihat lebih praktis daripada kacamata biasa. Namun, tak semua pengguna kacamata bisa berpindah dengan mudah ke media ini karena softlens sebenarnya hanya cocok untuk mereka yang:<br />
<span id="more-225"></span><br />
- Ukuran minus matanya sudah banyak (lebih dari minus 4) sehingga kalau memakai kacamata akan terlihat tebal dan terasa berat.</p>
<p>- Ukuran minus mata kanan-kirinya sangat jauh bedanya sehingga kalau memakai kacamata biasa tidak nyaman.</p>
<p>- Banyak beraktivitas di luar ruang yang merasa terganggu kalau memakai kacamata, termasuk juga mereka yang banyak melakukan aktivitas olahraga.</p>
<p>- Kesehatan matanya dinyatakan baik oleh dokter, misalnya kondisi bola matanya tidak mudah teriritasi dan produksi air matanya cukup.</p>
<p>- Membutuhkan estetika penampilan. Ketika seseorang akan menghadiri pesta, supaya penampilannya tidak “terganggu” oleh kacamata, ia bisa beralih sementara ke softlens. Begitu juga mereka yang membutuhkan variasi penampilan karena softlens sekarang berwarna-warni.</p>
<p>sumber: kompas.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/softlens-untuk-siapa-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lasik, Tanggalkan Kacamata untuk Kenyamanan</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/lasik-tanggalkan-kacamata-untuk-kenyamanan/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/lasik-tanggalkan-kacamata-untuk-kenyamanan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 02:58:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[astigmatisma]]></category>
		<category><![CDATA[astigmatisme]]></category>
		<category><![CDATA[jasa optik]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[mata kering]]></category>
		<category><![CDATA[miopi]]></category>
		<category><![CDATA[miopy]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<category><![CDATA[progresif]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>
		<category><![CDATA[silindris]]></category>
		<category><![CDATA[soft lens]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[GANGGUAN penglihatan bisa diatasi dengan menggunakan kacamata atau lensa mata. Namun, alat bantu tersebut dapat mengganggu kenyamanan saat bekerja. Saatnya Anda mulai berpikir untuk melakukan bedah refraktif melalui operasi Lasik.
Tindakan koreksi ini diyakini mampu memperbaiki kelainan miopi (rabun jauh), hipermiopi (rabun dekat), presbiopi (pengaruh usia) atau astigmatisma (silinder). Miopi biasa disebut rabun jauh (mata minus), [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>GANGGUAN penglihatan bisa diatasi dengan menggunakan kacamata atau lensa mata. Namun, alat bantu tersebut dapat mengganggu kenyamanan saat bekerja. Saatnya Anda mulai berpikir untuk melakukan bedah refraktif melalui operasi Lasik.</p>
<p>Tindakan koreksi ini diyakini mampu memperbaiki kelainan miopi (rabun jauh), hipermiopi (rabun dekat), presbiopi (pengaruh usia) atau astigmatisma (silinder). Miopi biasa disebut rabun jauh (mata minus), yakni mata tidak mampu melihat dalam jarak jauh.</p>
<p>Untuk membantu penglihatannya diperlukan lensa minus. Hipermetropia adalah rabun dekat (mata plus). Penderita tidak mampu melihat benda dalam jarak dekat. Dengan begitu untuk membantu penglihatannya diperlukan lensa plus. Adapun astigmatisme, benda yang dilihat pecah menjadi dua. Untuk mengatasi kelainan ini diperlukan lensa silinder.<br />
<span id="more-220"></span><br />
Adapun presbiopia, disebut juga mata tua karena pengaruh usia mata yang tidak mampu melihat atau mengakomodasi benda yang terletak dekat dengan mata. Kelainan yang terjadi seiring dengan bertambahnya usia, di atas 40 tahun. Kelainan ini membutuhkan lensa plus.</p>
<p>Adapun Lasik atau laser insitu keratomileusis yakni proses mengubah kelengkungan kornea mata dengan sinar laser. Alhasil, sinar yang masuk ke mata jatuh tepat ke bagian retina. Sinar laser untuk operasi Lasik mempunyai gelombang pendek dan berfungsi mengampelas atau mengikis kornea mata.</p>
<p>&#8220;Operasi Lasik adalah pilihan. Saat Anda melakukan aktivitas merasa terganggu menggunakan kacamata atau lensa kontak bisa memilih operasi Lasik. Bila sebaliknya, Anda tidak perlu memilih tindakan ini,&#8221; ucap spesialis mata dari Klinik Mata Nusantara Dr Upik Mahna Dewi SpM.</p>
<p>Secara singkat, prosedur Lasik menggunakan alat mikrokeratom untuk membuka lapisan atas kornea mata. Selanjutnya dilakukan menghilangkan sebagian lapisan kornea. Lapisan atas kornea yang dibuka tadi dikembalikan ke posisi semula untuk menutup daerah yang telah dioperasi. Karena hanya lapisan dalam saja dioperasi, permukaan kornea sama sekali tidak disentuh.</p>
<p>Lasik dilakukan pada pasien tanpa rawat inap dengan anestesi topikal (tetes mata). &#8220;Anda akan tetap sadar selama prosedur berlangsung, yang memakan waktu kurang lebih 10 menit per mata,&#8221; katanya. Berkaitan soal lama atau cepatnya jalan operasi tergantung dari jumlah plus atau minusnya.</p>
<p>Pasien tidak merasakan sakit setelah operasi. Irisan tersebut akan secara alami menyambung sendiri setelah beberapa menit tanpa perlu dijahit sama sekali. Kendati demikian, sebelum melakukan operasi, pasien menjalani serangkaian pemeriksaan lebih detail. Bedah hanya boleh dilakukan pada kondisi mata sehat. Artinya, tidak ada kerusakan pada kornea mata dan ketebalan mencukupi, retina harus bagus, produksi air mata baik dan tekanan bola mata normal.</p>
<p>Selain itu, penderita kecekungan mata terlalu tinggi, glaukoma, mata kering, dan kelainan retina dianjurkan tidak menjalani operasi Lasik. &#8220;Proses tersebut cukup lama untuk memperkecil tingkat kesalahan. Dalam prosedur Lasik tersebut akan diputuskan pasien akan menjalani tindakan operasi atau tidak,&#8221; ucap Upik.</p>
<p>Teknologi Lasik terus mengalami kemajuan, yakni kemunculan iLasik. Era baru dalam bidang Lasik merupakan gabungan dua teknologi canggih yakni intralase dan VISX Advanced.</p>
<p>&#8220;Dalam iLasik, pembuatan flap tidak memakai pisau elektrik, namun dengan mesin laser. Jadi, mata pasien tak tersentuh pisau bedah,&#8221; timpal Spesialis Mata dari Klinik Mata Nusantara Dr Soeharnila, SpM.</p>
<p>Keunggulan lain operasi Lasik adalah mengurangi gejala mata kering, flap lebih tipis. Kemungkinan under atau over correction lebih jarang terjadi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/lasik-tanggalkan-kacamata-untuk-kenyamanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rabun Senja, Berbahayakah?</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/rabun-senja-berbahayakah/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/rabun-senja-berbahayakah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 02:43:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[gaya hidup]]></category>
		<category><![CDATA[jasa optik]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[rabun]]></category>
		<category><![CDATA[rabun ayam]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>
		<category><![CDATA[rabun senja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[RABUN senja sering dianggap wajar. Padahal, jika didiamkan dan tidak diobati, bisa berefek kebutaan.
Kelainan mata ini diakibatkan oleh kekurangan vitamin A. &#8220;Rabun senja tidak bisa diatasi dengan kacamata. Karena itulah mengonsumsi vitamin A yang terdapat di wortel dan tomat sangat dianjurkan. Itu bisa mencegah terjadinya rabun senja,&#8221; kata dokter spesialis mata Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>RABUN senja sering dianggap wajar. Padahal, jika didiamkan dan tidak diobati, bisa berefek kebutaan.</p>
<p>Kelainan mata ini diakibatkan oleh kekurangan vitamin A. &#8220;Rabun senja tidak bisa diatasi dengan kacamata. Karena itulah mengonsumsi vitamin A yang terdapat di wortel dan tomat sangat dianjurkan. Itu bisa mencegah terjadinya rabun senja,&#8221; kata dokter spesialis mata Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr Iwan Sitompul, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Di Indonesia, rabun senja atau rabun ayam merupakan penyakit mata yang sangat wajar. Kasus rabun senja diakibatkan kekurangan vitamin A dan tidak boleh dianggap enteng.<br />
<span id="more-208"></span><br />
Namun, kebanyakan masyarakat Indonesia, apalagi yang memiliki pendidikan rendah, menganggap bahwa rabun senja adalah sebuah kewajaran yang tidak perlu ditindaklanjuti dan akan sembuh sendirinya.</p>
<p>Pada mata normal terdapat pigmen yang dikenal bernama rodopsinatau visual puple. Pigmen tersebut mengandung vitamin A yang terikat pada protein. Jika mata menerima cahaya, maka akan terjadi konversi rodopsin menjadi visual yellow dan kemudian visual white. Pada konversi tersebut, dibutuhkan vitamin A.</p>
<p>Sementara regenerasi visual purple hanya akan terjadi bila tersedia vitamin A. Tanpa regenerasi, maka penglihatan pada cahaya remang setelah mata menerima cahaya akan terganggu. Jika terjadi kekurangan vitamin A, maka gejala awal adalah terjadinya rabun senja. Artinya, mata akan mengalami gangguan ketika berpindah dari tempat banyak cahaya ke tempat gelap.</p>
<p>Itulah yang membuat rabun senja hanya terjadi ketika matahari mulai terbenam. Sesuai dengan namanya, penyakit ini tidak bisa dikoreksi dengan kacamata dan terjadi jika sel-sel saraf pembeda terang-gelap di retina mata terganggu.</p>
<p>Vitamin A sangat penting bagi mata. Vitamin A pada makanan awalnya berada dalam bentuk retinol ester dan sebelum diserap dalam pencernaan diubah menjadi retinol. Dari mukosa sel retinol tersebut diesterfikasi kembali, kemudian diangkut oleh khilomikron, dibawa ke hati untuk disimpan.</p>
<p>Bentuk aktif vitamin A sebagian berupa asam retinoat yang akan berperan dalam ekspresi gen. Di retina mata, retinol ini diubah menjadi 11 cis retinal-dehida yang mampu berkonyugasi dengan opsin membentuk rhodopsin yang berperan dalam proses penglihatan. Maka, mata memang sangat membutuhkan kehadiran vitamin A.</p>
<p>Selama ini masyarakat beranggapan bahwa vitamin A cukup banyak terkandung dalam sayuran dan buah. Namun, jumlahnya masih kurang mencukupi, kecuali dikonsumsi dalam porsi banyak.</p>
<p>Untuk membantu masyarakat menghindari penyakit mata yang erat kaitannya dengan gizi itu, pemerintah telah melakukan banyak hal. Mulai memberikan asupan gizi pada balita dua kali setahun yang dilakukan pada Februari dan Agustus. Asupan gizi itu dikenal dengan kapsul minyak ikan atau vitamin A.</p>
<p>Tanpa kapsul minyak ikan, masyarakat sebenarnya dapat mencegah rabun senja dengan mengonsumsi cukup vitamin A dan provitamin A yang dijumpai pada makanan hewani dan nabati.</p>
<p>Sementara itu, ahli gizi dari Universitas Indonesia Dr Karina Kamandari mengatakan, kandungan vitamin A bisa diperoleh saat mengonsumsi buah-buahan dan aneka sayuran dalam jumlah yang banyak.</p>
<p>&#8220;Perbanyak mengonsumsi sayur dan buah. Itu sangat baik untuk mencegah terjadinya rabun senja,&#8221; kata Karina.</p>
<p>sumber: okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/rabun-senja-berbahayakah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips bagi pemakai lensa kontak</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/tips-bagi-pemakai-lensa-kontak/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/tips-bagi-pemakai-lensa-kontak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 06:54:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[contact lens]]></category>
		<category><![CDATA[gaya hidup]]></category>
		<category><![CDATA[jasa optik]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[Berikut beberapa tips bagi anda pemakai lensa kontak:
1. Jangan mandi dan berenang menggunakan lensa kontak.
2. Lepaskan lensa kontak pada saat tidur dimalam hari, untuk menjamin tersedianya oksigen yang cukup bagi kornea mata.
3. Jangan langsung melepas lensa kontak jika tanpa sengaja tertidut dengan masih memakai lensa kontak, karena dapat melukai permukaan kornea mata. Basahilah mata terlebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut beberapa tips bagi anda pemakai lensa kontak:<br />
1. Jangan mandi dan berenang menggunakan lensa kontak.<br />
2. Lepaskan lensa kontak pada saat tidur dimalam hari, untuk menjamin tersedianya oksigen yang cukup bagi kornea mata.<br />
3. Jangan langsung melepas lensa kontak jika tanpa sengaja tertidut dengan masih memakai lensa kontak, karena dapat melukai permukaan kornea mata. Basahilah mata terlebih dahulu dengan tetes mata khusus (lubricant), kedip-kedipkan mata, kemudian lepas lensa kontak.<br />
4. Gunakan lensa kontak terlebih dahulu sebelum menggunakan make up mata.<br />
5. Lepaskan lensa kontak terlebih dahulu sebelum membersihkan make up mata.<br />
6. Bersihkan kuas/spons make up mata secara teratur.<br />
7. Jangan melebihi waktu peace making yang telah ditentukan oleh ahli lensa kontak.<br />
8. Untuk keadaan darurat, bawalah selalu kacamata pada saat bepergian, jika harus melepaskan lensa kontak.<br />
9. Segera hentikan pemakaian lensa kontak jika mengalami gejala iritasi pada mata, dan berkonsultasilah ke dokter mata atau ahli lensa kontak.<br />
<span id="more-197"></span><br />
LENSA KONTAK harus selalu dalam keadaan bersih untuk mencegah terjadinya komplikasi pada mata. Yang paling umum terjadi pada lensa kontak adalah terjadinya deposit protein dan lipid. Sel-sel mati pada permukaan mata kita, bercampur dengan kotoran mata, debu, polusi udara, keringat atau pun make up mata, dapat menempel pada lensa kontak. Jika kotoran ini tidak dapat dibersihkan dengan sempurna, maka akan mengurangi kenyamanan pemakaian lensa kontak, tajam penglihatan maupun lama waktu pemakaian. Lensa kontak yang kotor juga dapat menyebabkan infeksi pada mata.</p>
<p><strong>MEMBERSIHKAN LENSA KONTAK</strong><br />
* Segera bersihkan lensa kontak setelah melepasnya, dengan menggunakan larutan pembersih yang disarankan oleh ahli lensa kontak.<br />
* Jangan mencampur larutan pembersih dengan merek yang berbeda.<br />
* Ikutilah petunjuk yang ada di botol larutan pembersih dan perhatikan tanggal kadaluwarsanya.<br />
* Jangan membersihkan lensa kontak dengan air keran atau air ludah.<br />
* Jika  ingin mengganti merk larutan pembersih dengan yang lain, sebaiknya tanyakan dahulu ke ahli lensa kontak, karena tidak semua larutan pembersih cocok dengan semua jenis bahan lensa kontak.</p>
<p><strong>MENYIMPAN LENSA KONTAK</strong><br />
* Simpanlah lensa kontak dalam tempat lensa kontak dalam larutan perendam.<br />
* Buanglah larutan yang  gunakan untuk merendam lensa kontak setiap kali digunakan.<br />
* Gunakan larutan perendam yang baru dituang dari botol setiap kali  merendam lensa kontak. Larutan perendam yang tidak dibuang dan dipakai berulang kali, merupakan media sangat potensial untuk tumbuhnya bakteri, hal ini dapat menyebabkan infeksi pada mata.<br />
* Cucilah tempat lensa kontak dengan air panas dan biarkan kering dengan menaruhnya terbalik di atas handuk/ tissue.<br />
* Untuk menjamin kebersihan, gantilah tempat lensa kontak Anda setiap 2 bulan sekali dengan yang baru.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/tips-bagi-pemakai-lensa-kontak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jasa Optik</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/05/hello-world/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/05/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 15:05:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<category><![CDATA[jasa optik]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokertp]]></category>
		<category><![CDATA[optic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[JASA OPTIK adalah penyelenggara optikal yang melakukan jasanya di kota mojokerto. Didukung oleh tenaga-tenaga profesional di bidang penyelenggaraan optikal, JASA OPTIK juga telah mendapatkan pengesahan dari departemen kesehatan untuk penyelenggaraan jasa optikal. Kami menyediakan berbagai macam jenis frim kaca mata, lensa kaca mata, soft lens, jasa fasset serta berbagai macam kebutuhan kaca mata.
Berdiri pada tahun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JASA OPTIK adalah penyelenggara optikal yang melakukan jasanya di kota mojokerto. Didukung oleh tenaga-tenaga profesional di bidang penyelenggaraan optikal, JASA OPTIK juga telah mendapatkan pengesahan dari departemen kesehatan untuk penyelenggaraan jasa optikal. Kami menyediakan berbagai macam jenis frim kaca mata, lensa kaca mata, soft lens, jasa fasset serta berbagai macam kebutuhan kaca mata.<br />
Berdiri pada tahun 1992, JASA OPTIK didukung oleh penanggung jawab (Refraksionis Optision) yang berpengalaman, alat-alat optik yang lengkap dan tenaga penjualan yang paham betul mengenai optis . Untuk menjaga kualitas dan terus mendapatkan informasi terbaru di bidang optikal, JASA OPTIK juga telah menjadi anggota dan ikut aktif dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh GAPOPIN (Gabungan Pengusaha Optik Indonesia).</p>
<p>Pada saat ini JASA OPTIK beralamat di :</p>
<p>· Jl. Mojopahit No. 30 Mojokerto<br />
Telepon : (0321) 3857766</p>
<p>· Jl. Niaga No. 3 Mojokerto<br />
Telepon : (0321) 393321</p>
<p>· Pasar Baru Krian Blok DD-44<br />
Krian Sidoarjo</p>
<p>· Perum Taman Sidorejo Blok O-22 Krian Sidoarjo<br />
Telepon : (031) 8989238</p>
<p>Jasa Optik juga melayani jasa keur mata, fasset, serta service frim kaca mata. Kami selalu mengutamakan kualitas, dan untuk itu kami akan bekerja keras untuk mewujudkan kepuasan konsumen dan meningkatkan kualitas kami. Konsumen kami adalah masa depan kami.</p>
<p>Telepon :<br />
0321-3857766<br />
08563082767<br />
031-8989238</p>
<p>e-mail : marketing@jasaoptik.co.cc</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/05/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->

