<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jasa Optik &#187; komputer</title>
	<atom:link href="http://jasaoptik.com/tag/komputer/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jasaoptik.com</link>
	<description>Jasa adalah yang utama</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Dec 2011 05:56:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Bekerja dengan komputer, waspadai CVS</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2010/06/bekerja-dengan-komputer-waspadai-cvs/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2010/06/bekerja-dengan-komputer-waspadai-cvs/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 08:45:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[computer vision syndrome]]></category>
		<category><![CDATA[cvs]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[mata lelah]]></category>
		<category><![CDATA[mata merah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=339</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda termasuk pekerja yang menggunakan komputer lebih dari dua jam sehari, hati-hati dengan computer vision syndrome (CVS). Sindroma ini adalah keluhan mata dan penglihatan akibat bekerja menggunakan komputer terlalu lama. Akibatnya, produktivitas Anda dalam bekerja bisa menurun.
Gejala seseorang terkena CVS adalah iritasi yaitu mata merah, perih, berair atau terasa kering. Selain itu, mata terasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda termasuk pekerja yang menggunakan komputer lebih dari dua jam sehari, hati-hati dengan computer vision syndrome (CVS). Sindroma ini adalah keluhan mata dan penglihatan akibat bekerja menggunakan komputer terlalu lama. Akibatnya, produktivitas Anda dalam bekerja bisa menurun.</p>
<p>Gejala seseorang terkena CVS adalah iritasi yaitu mata merah, perih, berair atau terasa kering. Selain itu, mata terasa lelah, kelopak mata atau dahi terasa berat. Penyebabnya adalah frekuensi berkedip yang menurun akibat menggunakan komputer dalam waktu lama. Serta, posisi komputer serta pengaturan cahaya yang salah.<br />
<span id="more-339"></span><br />
Sindroma ini juga sering disertai rasa sakit kepala atau migrain. Jika saat bekerja, Anda mengalami hal ini sebaiknya beristirahatlah selama sekitar 10 hingga 15 menit. Alihkan pandangan dari monitor setiap 15 menit dengan melihat objek yang jauh kira-kira sepuluh detik.</p>
<p>Anda juga bisa melakukan variasi kegiatan untuk menghindari melihat layar komputer terus menerus, seperti berjalan-jalan di sekitar kantor, atau mengobrol dengan teman.</p>
<p>Istirahatkan mata Anda setiap satu jam bekerja di depan komputer, agar terhindar dari CVS. Selain itu, atur juga pencahayaan di sekitar Anda. Jangan terlalu terang dan hindari pantulan sinar pada layar komputer.</p>
<p>Posisi duduk juga sangat penting agar Anda terhindar dari CVS. Gunakan kursi yang dapat diatur posisi serta sandarannya. Sebaiknya, duduk tegak (90 derajat) dengan posisi keyboard sedikit lebih rendah dari siku lengan (100 derajat).</p>
<p>Layar komputer sebaiknya berjarak 50 hingga 75 cm dari mata (lebih jauh dari jarak baca). Atur layar dengan sedikit miring ke belakang 5 hingga 20 derajat dari posisi tegak dan bagian atas layar komputer sejajar atau lebih rendah dari ketinggian horizontal mata.</p>
<p>Sumber : Vivanews.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2010/06/bekerja-dengan-komputer-waspadai-cvs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyakit Penyerta pada Mata</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/12/penyakit-penyerta-pada-mata/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/12/penyakit-penyerta-pada-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 04:23:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[astigmatisme]]></category>
		<category><![CDATA[computer vision]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[mata kering]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=314</guid>
		<description><![CDATA[AKIBAT terlalu seringnya memandang komputer, selain computer eye syndrome, seseorang bisa juga terpapar penyakit mata yang lain. Seseorang yang bekerja di kantoran bisa juga menderita dry eye syndrome, yaitu kumpulan gejala yang disebabkan keringnya permukaan kornea mata akibat lapisan tear film yang melembapkan dan melumaskan permukaan bola mata telah menjadi rusak.
Bisa pula seseorang menderita astenopia, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>AKIBAT terlalu seringnya memandang komputer, selain <em>computer eye syndrome</em>, seseorang bisa juga terpapar penyakit mata yang lain. Seseorang yang bekerja di kantoran bisa juga menderita <em>dry eye syndrome</em>, yaitu kumpulan gejala yang disebabkan keringnya permukaan kornea mata akibat lapisan tear film yang melembapkan dan melumaskan permukaan bola mata telah menjadi rusak.</p>
<p>Bisa pula seseorang menderita <em>astenopia</em>, yaitu kumpulan gejala yang terjadi akibat kelelahan mata karena aktivitas mata yang berlebihan dan kurang istirahat. Selain itu, bisa juga terpapar penyakit kelainan refraksi (antara lain <em>miopia </em>atau <em>astigmatisme</em>). Kelainan refraksi adalah adanya gangguan fokus pada penglihatan mata karena jatuh bayangan tidak tepat pada retina di dalam mata sebagai pusat penglihatan. Kelainan refraksi akan membuat penderitanya mengeluh penglihatan buram. Kelainan refraksi yang sering ditemukan akibat pekerjaan adalah miopia atau astigmatisme.<br />
<span id="more-314"></span><br />
<em>Dry eye syndrome, astenopia, computer vision syndrome</em>, kelainan refraksi miopia atau astigmatisme disebabkan faktor-faktor yang berada pada lingkungan kerja tersebut. Pada penyakit mata dry eye, dapat disebabkan lingkungan kerja yang kelembaban udaranya kering akibat AC. Faktor risiko dry eye syndrome adalah terpapar udara kering dari AC secara berlebihan.</p>
<p>Udara kering tersebut akan menguapkan cairan dari pori-pori tubuh dan permukaan bola mata. Untuk menghindarinya, seseorang yang berada di ruangan AC yang cukup lama harus mengonsumsi cairan yang cukup.</p>
<p>Selain dianjurkan mengonsumsi cairan yang cukup, apabila dirasakan mata mulai kering, kedipkanlah mata karena gerakan mengedip akan memompa tear film kembali untuk menyelubungi dan melumaskan bola mata.</p>
<p>Adapun astenopia dapat disebabkan mata kurang beristirahat setelah melihat komputer yang lama, fokus membaca tulisan atau angka-angka yang terlalu lama. Faktor risiko astenopia adalah penggunaan mata secara berlebihan dan kurang istirahat. Dalam pekerjaan administratif, kita dituntut untuk membaca atau membuat banyak tulisan. Huruf-huruf yang dipakai juga bervariasi dari ukuran kecil sampai besar.</p>
<p>Saat mata membaca tulisan tersebut dari jarak dekat atau jarak baca, mata kita melakukan proses akomodasi yang membutuhkan kerja dari otot-otot akomodasi di dalam mata. Apabila aktivitas akomodasi dilakukan terus-menerus, otot-otot tersebut akan kelelahan dan pada akhirnya daya akomodasi berkurang.</p>
<p>Apabila terjadi keletihan otot mata ini maka akan menyebabkan mata terasa iritatif, pegal, terkadang sedikit nyeri, dan dapat disertai penglihatan sedikit buram. Cara menghindarinya adalah dengan mengistirahatkan mata.</p>
<p>Metode mengistirahatkan mata ada berbagai macam yang pada intinya adalah melepaskan akomodasi di mata kita. Ada beberapa rumus yang dapat dipakai, yaitu “20-20-20”, setiap 20 menit melihat jauh pada jarak lebih dari tajam penglihatan 20/20 (atau enam meter), melihat jauh selama 20 detik.</p>
<p>sumber: okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/12/penyakit-penyerta-pada-mata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://stats.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://stats.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->

