<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jasa Optik &#187; mata merah</title>
	<atom:link href="http://jasaoptik.com/tag/mata-merah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jasaoptik.com</link>
	<description>Jasa adalah yang utama</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Jan 2012 06:45:35 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Memakai Lensa Kontak, Jangan Abaikan Mata Kering</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2011/07/memakai-lensa-kontak-jangan-abaikan-mata-kering/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2011/07/memakai-lensa-kontak-jangan-abaikan-mata-kering/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jul 2011 02:36:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[contact lens]]></category>
		<category><![CDATA[mata kering]]></category>
		<category><![CDATA[mata merah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[GAYA hidup masa kini menuntut penggunaan lensa kontak rata-rata 15-17 jam setiap hari, untuk bekerja maupun beraktivitas lain. Sepatutnya, penggunaan lensa kontak turut memerhatikan kesehatan mata.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>GAYA hidup masa kini menuntut penggunaan lensa kontak rata-rata 15-17 jam setiap hari, untuk bekerja maupun beraktivitas lain. Sepatutnya, penggunaan lensa kontak turut memerhatikan kesehatan mata.</p>
<p>Selama penggunaan lensa kontak, mata sangat rentan mengalami kekurangan oksigen akibat paparan asap, ruangan ber-AC, maupun bekerja lama di depan layar komputer. Gejala kekeringan pada mata akan timbul ketika lensa kontak digunakan lebih dari 8 jam. Sayang, gejala baru dirasakan ketika sudah pada tahap parah, seperti mata perih, silau terhadap cahaya, ataupun penglihatan memburam akibat kornea menjadi keruh dan bengkak.<br />
<span id="more-366"></span></p>
<p>Jangan pernah menganggap biasa mata memerah. Mata merah adalah cara mata berteriak minta tolong sebab ada sesuatu yang menggangu fungsi maupun anatominya. Penggunaan lensa kontak, mau tak mau mengurangi asupan oksigen ke kornea mata.</p>
<p>Pengguna lensa kontak perlu memerhatikan berbagai karakteristik lensa kontak sebelum memutuskan untuk memakainya. Penting untuk mengetahui berapa kadar bahan lensa kontak tersebut dapat menghantarkan oksigen. Selain itu, pertimbangkan pula bagaimana kelembapan, kejernihan, ketahanan terhadap kemungkinan robek pada penggunaan normal, perawatan, dan daya tahan terhadap penumpukan kotoran, protein, dan lemak dari air mata.</p>
<p>Guna mencegah masalah mata kering selama pemakaian lensa kontak disarankan untuk memakai lensa kontak berbahan silicone-hydrogel. Bahan ini dipercaya mampu mengurangi gejala kekurangan oksigen pada mata.</p>
<p>Lensa kontak berbahan silicone-hydrogel dapat menghantarkan oksigen lima kali lebih banyak ke kornea mata tanpa medium air karena ini dapat mengering dengan cepat seperti lensa kontak biasa. Bahan ini juga mampu meringankan bahkan menghilangkan gejala mata kekurangan oksigen, meningkatkan daya penglihatan, dan kesehatan kornea mata.</p>
<p>Sumber : okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2011/07/memakai-lensa-kontak-jangan-abaikan-mata-kering/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bekerja dengan komputer, waspadai CVS</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2010/06/bekerja-dengan-komputer-waspadai-cvs/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2010/06/bekerja-dengan-komputer-waspadai-cvs/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 08:45:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[computer vision syndrome]]></category>
		<category><![CDATA[cvs]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[mata lelah]]></category>
		<category><![CDATA[mata merah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=339</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda termasuk pekerja yang menggunakan komputer lebih dari dua jam sehari, hati-hati dengan computer vision syndrome (CVS). Sindroma ini adalah keluhan mata dan penglihatan akibat bekerja menggunakan komputer terlalu lama. Akibatnya, produktivitas Anda dalam bekerja bisa menurun.
Gejala seseorang terkena CVS adalah iritasi yaitu mata merah, perih, berair atau terasa kering. Selain itu, mata terasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda termasuk pekerja yang menggunakan komputer lebih dari dua jam sehari, hati-hati dengan computer vision syndrome (CVS). Sindroma ini adalah keluhan mata dan penglihatan akibat bekerja menggunakan komputer terlalu lama. Akibatnya, produktivitas Anda dalam bekerja bisa menurun.</p>
<p>Gejala seseorang terkena CVS adalah iritasi yaitu mata merah, perih, berair atau terasa kering. Selain itu, mata terasa lelah, kelopak mata atau dahi terasa berat. Penyebabnya adalah frekuensi berkedip yang menurun akibat menggunakan komputer dalam waktu lama. Serta, posisi komputer serta pengaturan cahaya yang salah.<br />
<span id="more-339"></span><br />
Sindroma ini juga sering disertai rasa sakit kepala atau migrain. Jika saat bekerja, Anda mengalami hal ini sebaiknya beristirahatlah selama sekitar 10 hingga 15 menit. Alihkan pandangan dari monitor setiap 15 menit dengan melihat objek yang jauh kira-kira sepuluh detik.</p>
<p>Anda juga bisa melakukan variasi kegiatan untuk menghindari melihat layar komputer terus menerus, seperti berjalan-jalan di sekitar kantor, atau mengobrol dengan teman.</p>
<p>Istirahatkan mata Anda setiap satu jam bekerja di depan komputer, agar terhindar dari CVS. Selain itu, atur juga pencahayaan di sekitar Anda. Jangan terlalu terang dan hindari pantulan sinar pada layar komputer.</p>
<p>Posisi duduk juga sangat penting agar Anda terhindar dari CVS. Gunakan kursi yang dapat diatur posisi serta sandarannya. Sebaiknya, duduk tegak (90 derajat) dengan posisi keyboard sedikit lebih rendah dari siku lengan (100 derajat).</p>
<p>Layar komputer sebaiknya berjarak 50 hingga 75 cm dari mata (lebih jauh dari jarak baca). Atur layar dengan sedikit miring ke belakang 5 hingga 20 derajat dari posisi tegak dan bagian atas layar komputer sejajar atau lebih rendah dari ketinggian horizontal mata.</p>
<p>Sumber : Vivanews.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2010/06/bekerja-dengan-komputer-waspadai-cvs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa sakit mata menular ?</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2010/04/mengapa-sakit-mata-menular/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2010/04/mengapa-sakit-mata-menular/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 07:16:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[mata merah]]></category>
		<category><![CDATA[sakit mata]]></category>
		<category><![CDATA[softlens]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=335</guid>
		<description><![CDATA[Dalam cuaca yang tidak menentu atau masa peralihan, penyakit memang mudah sekali menular. Salah satunya adalah penyakit &#8216;pink eye&#8217; atau konjungtivitis. Gangguan mata ini, meskipun tidak terlalu serius, tetapi mudah sekali menular.
Penyebabnya adalah iritasi pada lapisan konjungtiva yaitu yang membatasi kelopak mata dan melindungi permukaan bola mata. Seperti yang dikutip dari situs Jakarta Eye Centre, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam cuaca yang tidak menentu atau masa peralihan, penyakit memang mudah sekali menular. Salah satunya adalah penyakit &#8216;pink eye&#8217; atau konjungtivitis. Gangguan mata ini, meskipun tidak terlalu serius, tetapi mudah sekali menular.</p>
<p>Penyebabnya adalah iritasi pada lapisan konjungtiva yaitu yang membatasi kelopak mata dan melindungi permukaan bola mata. Seperti yang dikutip dari situs Jakarta Eye Centre, iritasi ini biasanya disebabkan oleh virus dan bakteri dan biasanya bersifat menular.<br />
<span id="more-335"></span><br />
Gejala konjungtivitis ini cukup menjengkelkan. Selain mata menjadi merah, biasanya rasa gatal dan perih juga muncul. Bahkan pada sebagian orang, rasa gatal dan perih tersebut juga bisa memicu sakit kepala, rasa mual hingga muntah dan pandangan menjadi kabur.</p>
<p>Konjungtivitis sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya atau bisa diatasi dengan obat tetes mata biasa. Tetapi, pada beberapa orang, gangguan konjungtivitis justru bisa bertambah parah. Hal itu karena saat mata dalam keadaan gatal, jari-jari justru menguceknya. Padahal jari belum tentu dalam keadaan bersih, bahkan terdapat bakteri atau virus yang memperparah kondisi mata.</p>
<p>Penularan konjungtivitis ini sangat mudah. Yaitu hanya dengan kontak langsung atau menggunakan barang orang yang terkena konjungtivitis. Misalnya penderita atau seseorang yang memiliki mata merah telah mengusap mata dan menggunakan kran. Kemudian, Anda membuka kran tersebut lalu mengucek atau membasuh mata. Dengan cara tersebut virus dan bakteri tertular dari seseorang ke orang lain.<br />
Penularannya melalui kontak langsung. Virus dan bakterinya sangat mudah menular sehingga para penderita konjungtivitis disarankan untuk beristirahat di rumah atau tidak melakukan kegiatan di tempat umum, agar tidak menulari orang lain.</p>
<p>Untuk menghindari gangguan mata ini sebenarnya cukup mudah. Yaitu selalu cuci tangan dengan sabun sebelum mengusap wajah atau mata. Jangan berbagi handuk wajah, riasan mata, kacamata surya atau lap kacamata dengan orang lain. Bagi pengguna lensa kontak, selalu bersihkan secara teratur. Jika pernah terinfeksi mata merah saat menggunakan lensa kontak, langsung ganti dengan yang baru.<br />
Apabila mata merah lebih dari dua hari, disertai rasa perih dan penglihatan menjadi sensitif terhadap cahaya, segera periksa ke dokter mata. Jangan menundanya, agar iritasi tidak semakin parah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2010/04/mengapa-sakit-mata-menular/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->

