<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jasa Optik &#187; optik</title>
	<atom:link href="http://jasaoptik.com/tag/optik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jasaoptik.com</link>
	<description>Jasa adalah yang utama</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Aug 2010 07:13:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>5 Tips Hindari Mata Lelah di Depan Monitor</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/09/5-tips-hindari-mata-lelah-di-depan-monitor/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/09/5-tips-hindari-mata-lelah-di-depan-monitor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 03:49:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=297</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa dari kita tentu memiliki kebiasaan untuk bekerja berlama-lama  di depan monitor PC, entah untuk bekerja atau melakukan hal lain seperti bermain game dan browsing. Alhasil efek mata lelah dan kepala pening pun tak dapat dihindari.
Walau banyak yang menganggap fakta ini tidak sepenuhnya benar, namun kenyataannya hal ini tetap mempengaruhi kesehatan mata kita. Efeknya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa dari kita tentu memiliki kebiasaan untuk bekerja berlama-lama  di depan monitor PC, entah untuk bekerja atau melakukan hal lain seperti bermain game dan browsing. Alhasil efek mata lelah dan kepala pening pun tak dapat dihindari.</p>
<p>Walau banyak yang menganggap fakta ini tidak sepenuhnya benar, namun kenyataannya hal ini tetap mempengaruhi kesehatan mata kita. Efeknya terkadang kita sedikit kesulitan untuk memfokuskan objek pandang, dan sebagainya. Hal ini tentunya diakibatkan pancaran radiasi monitor yang terlalu lama saat kita bekerja.<br />
<span id="more-297"></span><br />
Seperti dikutip detikINET dari softpedia, Senin (14/9/2009) berikut ini adalah beberapa tips menghindari mata lelah, saat berada di depan monitor:</p>
<p><strong>1. Jaga jarak pandang dari monitor.</strong><br />
Berada terlalu dekat dengan monitor memang sedikit membahayakan bagi mata kita. Seharusnya kita menjaga jarak pandang ke monitor kita dengan baik. Jarak yang disarankan adalah sekitar 20-40 inchi (50-100cm) dari mata.</p>
<p>Jika kita masih kesulitan membaca padahal monitor sudah berada pada jarak 20 inchi, cobalah untuk memperbesar font kita hingga kita merasa nyaman.</p>
<p><strong>2. Singkirkan CRT, Beralih ke LCD</strong><br />
Monitor tabung (CRT) memang memberi efek yang lebih buruk dibanding LCD, selain energi yang dibutuhkan juga lebih besar. Cobalah mengganti monitor CRT kita dengan LCD.</p>
<p>Namun harga monitor LCD memang lebih mahal dibanding CRT. Bagi kita yang masih menyeyangi monitor CRT, ada baiknya kita membeli filter anti-radiasi. ini adalah solusi untuk mengurangi rasa nyeri mata akibat duduk berlama-lama di depan monitor, namun dengan harga yang murah.</p>
<p><strong>3. Atur monitor setting</strong><br />
Beberapa monitor yang ada sekarang banyak menyediakan pre-set display mode, untuk memudahkan pengguna mengganti setting layar mereka. Pre-set setting tersebut memberi level brightnes yang berbeda, untuk menyesuaikan kondisi penggunaan monitor. Adakalanya manfaatkan hal tersebut.</p>
<p>Misal settingan seperti, &#8216;text&#8217; atau &#8216;internet&#8217; akan terasa lebih sejuk di mata, saat kita gunakan untuk mengetik ataupun browsing. Setingan &#8216;game&#8217; atau &#8216;movie&#8217; akan terlihat lebih terang saat digunakan.</p>
<p><strong>4. Gunakan kacamata anti radiasi</strong><br />
Walau hal ini membutuhkan biaya yang relatif lebih mahal, namun ada baiknya saat memiliki cukup uang kita membeli kacamata anti-radiasi. Selain bisa dibawa kemanapun kita bekerja, kacamata ini tak hanya berguna saat kita bekerja di depan monitor, namuna juga melindungi mata dari cahaya lampu mobil, radiasi TV, dan sebagainya.</p>
<p>Faktanya lapisan anti-radiasi pada kacamata tersebut, sangat berguna bagi mata kita. Karena lapisan tersebut secara otomatis mengurangi efek nyeri di mata akibat radiasi cahaya berlebih.</p>
<p><strong>5. Mengistirahatkan mata sejenak, secara berkala</strong><br />
Cara termudah menghindari mata lelah akibat radiasi monitor adalah mengistirahatkannya secara berkala. Cobalah untuk mengistirahatkan mata sekitar 5 menit tiap jamnya. Kita dapat menggunakan waktu 5 menit tersebut untuk berjalan-jalan, melihat pemandangan, mencuci muka dan sebagainya. Yang penting menjauh dari monitor.</p>
<p>sumber: detikinet</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/09/5-tips-hindari-mata-lelah-di-depan-monitor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asupan untuk Mata Sehat</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/09/asupan-untuk-mata-sehat/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/09/asupan-untuk-mata-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 02:50:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[jasa optik]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=271</guid>
		<description><![CDATA[Mata yang sehat juga didapat dari asupan makanan yang bernutrisi yang sesuai dengan kebutuhan mata. Ada sejumlah zat gizi penting yang memberi manfaat optimal bagi kesehatan mata, salah satunya adalah antioksidan.
Vitamin C, E, dan A tergolong vitamin kaya akan antioksidan yang dapat membantu mencegah gangguan mata terkait dengan usia dan penyakit mata lainnya. Selain itu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mata yang sehat juga didapat dari asupan makanan yang bernutrisi yang sesuai dengan kebutuhan mata. Ada sejumlah zat gizi penting yang memberi manfaat optimal bagi kesehatan mata, salah satunya adalah antioksidan.</p>
<p>Vitamin C, E, dan A tergolong vitamin kaya akan antioksidan yang dapat membantu mencegah gangguan mata terkait dengan usia dan penyakit mata lainnya. Selain itu, mineral seperti selenium dan zinc juga membantu penyerapan antioksidan.</p>
<p>Sumber antioksidan dapat diperoleh dari buah dan sayur dengan warna cerah, seperti wortel, labu, ubi jalar, anggur, jeruk, dll. Konsentrasi antioksidan lebih melimpah dalam bentuk mentah.<br />
<span id="more-271"></span><br />
Meski demikian, hendaknya asupan antioksidan tidak dalam jumlah berlebihan.</p>
<p><strong>Vitamin A</strong><br />
Dapat diperoleh dari hati, telur, dan sayur seperti wortel maupun bayam. Vitamin A ini penting dalam fungsi retina, juga membantu, mata beradaptasi dengan cahaya terang dan gelap. Vitamin A mengurangi risiko terbentuknya katarak dan degenerasi makular terkait usia.</p>
<p><strong>Vitamin C</strong><br />
Selain memperkuat tulang dan otot serta menjaga kesehatan gigi dan gusi, vitamin C juga penting dalam menjaga kesehatan mata. Vitamin C mampu mengurangi risiko katarak dan degenerasi makular. Sumber vitamin C dapat dijumpai pada jeruk, stroberi, brokoli, dan paprika.</p>
<p><strong>Vitamin E</strong><br />
Vitamin E dikaitkan juga dengan pencegahan katarak dan memperlambat perkembangan katarak. Kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, serta produk yang diperkaya vitamin E adalah sumber vitamin E yang baik.</p>
<p><strong>Selenium dan zinc</strong><br />
Dua komponen ini menjadi mineral kunci untuk membantu proses oksidasi. Mineral tersebut membantu tubuh menyerap antioksidan. Kecukupan mineral ini dalam makanan sehari-hari juga membantu mencegah penyakit mata.</p>
<p>Selenium dapat dijumpai pada makaroni dan keju. Sementara zinc bisa diperoleh dari keju, yogurt, daging merah, dan beberapa sereal yang diperkaya dengan mineral zinc.</p>
<p>Sumber : kompas.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/09/asupan-untuk-mata-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Acanthamoeba Keratitis pada Pengguna Softlens</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/acanthamoeba-keratitis-pada-pengguna-softlens/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/acanthamoeba-keratitis-pada-pengguna-softlens/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 04:20:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[contact lens]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[mata kering]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[soft lens]]></category>
		<category><![CDATA[softlens]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[Penggunaan softlens kini semakin menjadi tren di masyarakat. Alat bantu penglihatan yang satu ini memang memudahkan seseorang untuk dapat melihat tanpa harus memakai kacamata. Pada waktu pertama kali menggunakan softlens, pengguna biasanya sudah diingatkan untuk dapat menjaga higienitas softlens. Kurangnya menjaga higienitas dapat mengakibatkan pengguna mengalami acanthamoeba keratitis. Ini merupakan komplikasi pemakaian softlens yang jarang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penggunaan softlens kini semakin menjadi tren di masyarakat. Alat bantu penglihatan yang satu ini memang memudahkan seseorang untuk dapat melihat tanpa harus memakai kacamata. Pada waktu pertama kali menggunakan softlens, pengguna biasanya sudah diingatkan untuk dapat menjaga higienitas softlens. Kurangnya menjaga higienitas dapat mengakibatkan pengguna mengalami acanthamoeba keratitis. Ini merupakan komplikasi pemakaian softlens yang jarang sekali terjadi. Namun, kasus ini dapat menjadi sangat serius karena bisa menimbulkan gangguan pada penglihatan, bahkan dapat bertambah parah hingga seseorang kehilangan pandangannya dan akhirnya buta.<br />
<span id="more-231"></span><br />
Acanthamoeba castellani adalah suatu mikroorganisme yang banyak ditemukan pada air terkontaminasi, tanah, sistem pipa limbah rumah tangga, menara pendingin, dan sistem pemanas/ventilasi/pendingin udara. Acanthamoeba castellani akan menyebabkan penyakit mata yang disebut acanthamoeba keratitis.</p>
<p>Acanthamoeba keratitis biasanya berhubungan dengan penggunaan softlens, termasuk lensa silikon hidrogel dan pemakaian lensa kontak yang kaku sepanjang malam untuk memperbaiki orthokeratologi. Acanthamoeba keratitis juga dapat terjadi pada orang yang tidak memakai kontak lensa yaitu mereka yang matanya terkontaminasi oleh air atau tanah. Acanthamoeba keratitis dapat terjadi pada berbagai ras, jenis kelamin, dan usia. Biasanya terjadi pada usia muda dan orang sehat.</p>
<p>Acanthamoeba keratitis sering terjadi karena pasien tidak menyimpan atau mensterilkan lensa kontak dengan benar sehingga mengakibatkan terjadinya infeksi pada mata. Selain dari faktor subjek pengguna, ada pula aktifitas yang dapat menjadi faktor risiko terjadinya penyakit ini yaitu memakai lensa kontak saat berenang atau mandi di pancuran/shower tanpa melepas lensa kontak.</p>
<p>Penegakkan diagnosis acanthamoeba keratitis sangat jarang dilakukan secara tepat pada tahap awal. Penyakit ini biasanya baru dapat terdiagnosa setelah semua usaha pengobatan yang dilakukan mengalami kegagalan. Penderita acanthamoeba keratitis sering mengalami pengobatan yang salah karena penyakit ini sering dikira sebagai herpes simpleks keratitis. Penyakit-penyakit lain yang juga memiliki kemiripan dengan acanthamoeba keratitis adalah keratitis akibat jamur dan keratitis akibat mycobakteri.</p>
<p>Seseorang dengan faktor risiko acanthamoeba keratitis perlu memeriksakan matanya ke dokter apabila dicurigai adanya tanda atau gejala penyakit ini yaitu mata merah, nyeri mata setelah melepas softlens dan bertahan dalam jangka waktu tertentu, keluar air mata terus menerus, sensitif terhadap cahaya/fotofobia, pandangan kabur, dan perasaan adanya sesuatu pada mata. Pada acanthamoeba keratitis yang lebih lanjut dapat terlihat seperti adanya cincin yang menutupi iris mata. Diagnosis dibuktikan dengan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan kultur biopsi kornea dengan menemukan bentuk amoebanya (trofozoid/kista), confocal microscope, dan pemeriksaan sitologi. Kotak penyimpanan kontak lensa dan cairan pembersih yang digunakan juga perlu diperiksa untuk ditentukan apakah ikut terkontaminasi atau tidak.</p>
<p>Pada tahap awal perjalanan penyakit, pengobatan biasa dimulai dengan pemberian topikal propamidine isethionate (larutan 1%) secara intensif, polyhexamethylene biguanide (larutan 0,01-0,02%), dan obat tetes mata neomycin. Topikal kortikosteroid juga dapat diberikan untuk mengurangi reaksi radang pada kornea dan untuk mengurangi gejala yang ada. Pada tahap lanjut dari acanthamoeba keratitis, diberikan penatalaksanaan berupa keratoplasty untuk mengurangi progresivitas dari infeksi. Bila organisme telah mencapai sklera mata maka terapi obat dan operasi sudah tidak berhasil lagi.</p>
<p>Tindakan pencegahan utama terhadap acanthamoeba keratitis dilakukan dengan menjaga higienitas softlens dan melakukan perawatan secara benar.</p>
<p>Sumber:<br />
1. Riordan Eva Paul, whitcher John. P. 2007. Vaughan &#038; asbury’s General Ophthalmology edition 17th. McGraw-Hill.<br />
2. McPhee Stephen J., Papadakis Maxine A. 2007. CURRENT Medical Diagnosis &#038; Treatment 2008. McGrawHill.<br />
3. http://www.revoptom.com/handbook/oct02_sec3_2.htm<br />
4. http://www.allaboutvision.com/contacts/acanthamoeba-keratitis.htm<br />
5. http://www2.kompas.com/ver1/Kesehatan/0705/30/172903.htm<br />
6. Stedman’s Electronic Medical Dictionary v5.0</p>
<p>disadur dari : tanyadokteranda.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/acanthamoeba-keratitis-pada-pengguna-softlens/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Kacamata</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/sejarah-kacamata/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/sejarah-kacamata/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 09:16:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=240</guid>
		<description><![CDATA[Penemuan teknologi kacamata berhubungan sangat erat dengan perkembangan kaca pembesar.
Sejarah tertua dimiliki oleh masyarakat di kota kuno Niniwe. Mereka telah mengenal “kaca mata”, yang sebenarnya lebih berfungsi sebagai kaca pembesar dengan materi lensa bukan dari kaca melainkan kristal. Bangsa Yunani kuno pun mempunyai kaca pembesar berujud bola kaca berisi air. Baru pada abad XII, hampir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penemuan teknologi kacamata berhubungan sangat erat dengan perkembangan kaca pembesar.</p>
<p>Sejarah tertua dimiliki oleh masyarakat di kota kuno Niniwe. Mereka telah mengenal “kaca mata”, yang sebenarnya lebih berfungsi sebagai kaca pembesar dengan materi lensa bukan dari kaca melainkan kristal. Bangsa Yunani kuno pun mempunyai kaca pembesar berujud bola kaca berisi air. Baru pada abad XII, hampir secara bersamaan kaca pembesar dari kuarsa yang dipasang pada bingkai muncul di masyarakat Cina dan Eropa.<br />
<span id="more-240"></span><br />
Melihat manfaat kaca pembesar, maka tahun 1268 Roger Bacon, filsuf, ilmuan dan pembaharu pendidikan berkebangsan Inggris, berpendapat perlunya lensa sebagai peralatan optik. Namun tidak semua orang mau menempatkan Bacon sebagai orang pertama pencetus lahirnya kaca mata. Dengan bukti-bukti di tangan, ada yang berpendapat kacamata kemungkinan besar lahir di Italia pada ± tahun 1286. Sedangkan mengenai siapa penemunya pun muncul dua versi, apakah Alessandro di Spina dari Florence ataukah Florentine Salvina Armato.</p>
<p>Dalam waktu singakt, pada tahun 1300-an kacamata mulai di produksi dengna pusat pembuatan di Venesia. Tapi kacamata saat itu belum seperti sekarang. Kualitas lensanya sederhana, pemakaiannya juga merepotkan. Alat baca yang biasa dipakai para rahib dengan gangguan rabun dekat itu hanya terdiri atas dua lensa yang disambung, tanpa tangkai. Setelah menempelkan sambungan di batang hidung, sang pemakai harus terus menerus memeganginya. Meski lambat laun sambungannya makin kuat, kacamata tersebut tetap dianggap berbahaya.</p>
<p>Berbagai macam percobaan dilakukan untuk menemukan cara terbaik dan teraman mengenakan kacamata. Ada yang memasang lempengan logam panjang yang dipasang mulai dari batang hidung hingga kebagian tengah kepala lalu turun ke bagian leher. Karena pemasangan yang rumit dan tidak praktis, kacamata itu pun tidak diminati</p>
<p>Model lain adalah dengan rantai kecil yang dipasang pada kedua sisi kacamata. Kemudian rantai ini diikatkan di bagian belakang kepala, layaknya kacamata khusus bagi perenang atau pengendara sepeda motor. Ada lagi yang mengaitkan kacamata pada topi. Ini pun merepotkan, bahkan mengganggu, terutama saat harus membaca di dalam ruangan atau membuka topi untuk memberi salam.</p>
<p>Akhirnya, ada orang yang cukup kreatif dengan memasang tangkai, sehingga kacamata dapat “berpegangan” pada telinga.</p>
<p>Akhir abad XIV ketika kacamata mulai umum digunakan dan dianggap sebagai benda berharga, alat baca itu sering muncul sebagai aksesori subjek dalam lukisan. Salah satunya adalah lukisan Paus Leo X yang dibuat oleh Raphael tahun 1517.</p>
<p>Perkembangan selanjutnya adalah saat berhasil ditemukannya kacamata bifokus, yang memiliki sekaligus lensa cembung dan lensa cekung dalam satu bingkai. Tahun 1784 kacamata bifokus pertama di dunia dibuat oleh Benjamin Franklin – politikus, penulis, sekaligus ilmuwan Amerika. Namun alat optik yang bisa membuatnya nyaman saat melakukan perjalanan, karena selain dapat menikmati pemandangan alam juga sekaligus membaca buku-buku kegemarannya, masih sederhana bentuknya. Setelah berhasil memisahkan kaca cembung dan cekung, ia memotong secara horizontal masing-masing lensa stersebut dibagian tangan. Kemudian dengan dijepit oleh bingkai, potongan lensa cembung ditumpankan di atas potongan lensa cembung.</p>
<p>Hingga tahun 1884 masih juga dihasilkan lensa bifokus yang dibuat dari potongan-potongan, meski sudah berperekat. Barulah pada tahun 1908 dan 1910 dikenal lensa cembung cekung yang benar-benar menyatu dalam satu lensa.<br />
Materi lensa pun turut berkembang, yang mula-mula dari kuarsa, selanjutnya dibuatlah lensa kaca. Beberapa dekade terakhir, pilihan lensa pun makin beragam saat diperkenalkan lensa plastik. Tahun 1888 di Prancis diproduksi lensa kontak pertama sebagai alat kesehatan, karena gangguan pandangan si penderita tidak mungkin lagi dibantu dengan kaca mata biasa. Namun lensa itu hanya dipakai beberapa orang, itu pun terpaksa. Saat dipasang lensa kontak yang terbuat dari kaca tersebut akan menutupi seluruh bagian depan mata. Untunglah, pada 1938 ditemukan lensa kontak plastik. Satu dekade kemudian, mulai diperkenalkan lensa kontak yang hanya menutupi kornea. </p>
<p>Pengarang : Clenoro</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/sejarah-kacamata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Merawat Lensa Kacamata Plastik</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/tips-merawat-lensa-kacamata-plastik/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/tips-merawat-lensa-kacamata-plastik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 05:07:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Kacamata lensa plastik memiliki trik khusus dalam perawatannya. Salah cara membersihkan hanya akan membuat lensa rusak dan buram. Hal tersebut malah akan membuat pengelihatan Anda semakin terganggu. Ada cara khusus yang bisa Anda lakukan untuk membersihkan lensa kacamata plastik. Ini dia!
1. Cobalah untuk tidak menggosokkan lensa kacamata Anda pada ujung kemeja ataupun celana karena pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kacamata lensa plastik memiliki trik khusus dalam perawatannya. Salah cara membersihkan hanya akan membuat lensa rusak dan buram. Hal tersebut malah akan membuat pengelihatan Anda semakin terganggu. Ada cara khusus yang bisa Anda lakukan untuk membersihkan lensa kacamata plastik. Ini dia!</p>
<p>1. Cobalah untuk tidak menggosokkan lensa kacamata Anda pada ujung kemeja ataupun celana karena pada dasarnya bahan katun, polyester, dan wool. Kain yang memiliki tekstur yang kasar akan menimbulkan goresan pada kacamata Anda.<br />
<span id="more-244"></span><br />
2. Sebelum menggosok lensa dengan kain pembersih, bersihkan debu-debu di lensa tersebut dengan air. Lalu tiriskan hingga hingga sedikit kering, lalu lap lensa dengan kain khusus pembersih lensa. Hal itu dilakukan agar debu yang menempel tak bisa menggores lensa kacamata Anda.</p>
<p>3. Hindari pula penggunaan tisu untuk membersihkan kacamata Anda. Walaupun tisu terbukti halus untuk kulit wajah, namun tisu tetap dapat menimbulkan goresan pada lensa kacamata yang berbahan dasar plastik tersebut.</p>
<p>4. Simpan sepotong kain sutera atau saputangan sutera yang biasanya dimiliki Perempuan. Taruhlah di saku atau di dompet kemanapun Anda pergi. Bahan sutera ini dapat Anda ambil dari toko kain atau guntingan dari pakaian sutera yang sudah tidak terpakai lagi. Gunakan kain tersebut sebagai lap kacamata Anda.</p>
<p>5. Konsultasikan pada ahli mata Anda sebelum menggunakan krim atau spray untuk membersihkan lensa kacamata Anda. Setiap kali Anda semprotkan, bahan kimia ini akan ikut terhirup hidung atau malah masuk ke dalam mata. Bila ini terjadi bukan tidak mungkin akan menimbulkan reaksi pada kulit yang tidak diinginkan.</p>
<p>6. Simpanlah kacamata Anda pada tempat yang bersih. Lilitkan kain sutera tersebut pada kacamata Anda, hal ini akan membantu menghilangkan debu dan bahan lainnya yang dapat menggores lensa kacamata Anda.</p>
<p>sumber: detik.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/tips-merawat-lensa-kacamata-plastik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kacamata, Soft Lens atau Operasi Lasik?</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/kacamata-soft-lens-atau-operasi-lasik/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/kacamata-soft-lens-atau-operasi-lasik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 07:40:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[contact lens]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[mata silinder]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[progresif]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>
		<category><![CDATA[silindris]]></category>
		<category><![CDATA[soft lens]]></category>
		<category><![CDATA[softlens]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[Berbagai cacat mata yang umum ditemui adalah rabun dekat, rabun jauh, silinder. Cara yang paling umum digunakan untuk mengatasi hal ini adalah dengan menggunakan kacamata. Seiring dengan kemajuan zaman, banyak yang menggunakan soft lens yang langsung diletakkan pada lensa mata. Atau bagi yang tidak suka menggunakan kacamata atau soft lens, pilihan lain adalah dengan melakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berbagai cacat mata yang umum ditemui adalah rabun dekat, rabun jauh, silinder. Cara yang paling umum digunakan untuk mengatasi hal ini adalah dengan menggunakan kacamata. Seiring dengan kemajuan zaman, banyak yang menggunakan soft lens yang langsung diletakkan pada lensa mata. Atau bagi yang tidak suka menggunakan kacamata atau soft lens, pilihan lain adalah dengan melakukan operasi lasik sehingga mata kamu dapat kembali berfungsi secara normal.</p>
<p>Masing-masing alternatif tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. Bagi kamu yang ingin mencoba alternatif tersebut, kamu bisa mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya masing-masing sehingga dapat memilih sesuai kebutuhan. Namun kedua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.<br />
<span id="more-222"></span></p>
<p><strong>Kacamata</strong><br />
Kelebihan Kacamata dapat membuat wajah lebih berkarakter. Sebagai gaya dan penunjang penampilan. Sedangkan kekurangan Kacamata terasa ada yang mengganjal didekat hidung dan telinga, sehingga tidak nyaman. Mengganggu aktivitas, bila berada dalam lingkungan yang panas, kaca sering berembun atau terkena keringat.</p>
<p>Bila kamu memilih berkacamata, kamu juga harus memilih lensa yang akan digunakan. Lensa yang ada tersedia dalam 2 pilihan, yaitu lensa kaca dan plastik. Keuntungan dari lensa kaca adalah lebih tipis, tetapi lebih berat dan mudah pecah. Sedangkan lensa plastik lebih ringan dan tidak mudah pecah, tetapi lebih tebal dan mudah tergores.</p>
<p><strong>Softlens</strong><br />
Kelebihan Softlens lebih nyaman, tidak ada benda asing di wajah. Menambah gaya, dan warna-warna softlens yang cantik, dapat membuat mata lebih indah.</p>
<p>Kekurangannya adalah repot dalam perawatan, softlens senantiasa harus dibersihkan dan disimpan dengan baik. Dapat menyebabkan iritasi bila tidak rajin dalam membersihkannya.</p>
<p><strong>Operasi Lasik </strong><br />
Kelebihan Operasi Lasik dapat melihat secara normal tanpa perlu alat bantu penglihatan (kacamata atau softlens) sehingga lebih nyaman. Diluar itu, pasien menjadi takut karena harus membedah mata. Tidak perlu ganti kacamata atau softlens. Kamu juga tidak direpotkan dengan perawatannya. Terbilang mahal, biaya yang dibutuhkan sekitar 8 juta-10 juta rupiah/ mata.</p>
<p>Operasi ini dilakukan dengan membedah mata, memperbaiki mata agar dapat kembali normal tanpa bantuan kacamata atau softlens. Pada tahap awal operasi ini, kamu akan diperiksa untuk mengetahui kesehatan. Tahap selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui kondisi mata apakah mata mampu bila dilaksanakan operasi ini atau tidak.</p>
<p>Operasi yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tanpa proses penjahitan, karena pembedahan dilakukan dengan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan untuk membuka lapisan kornea, dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian ditutup kembali dimana kornea akan menempel sendiri tanpa perlu dijahit.</p>
<p>Dalam masa penyembuhan setelah operasi, kamu perlu benar-benar menjaga mata agar operasi ini berhasil seperti yang diharapkan. Mata harus tetap terlindung dengan menggunakan pelindung mata. Mata tidak boleh terkena air secara langsung dan harus cukup istirahat.</p>
<p>Bila berminat untuk melakukan operasi lasik, pastikan tempat dan dokter yang dipilih benar-benar mampu melakukannya agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah pada mata kamu.(fbz/yon)</p>
<p>sumber: rileks.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/kacamata-soft-lens-atau-operasi-lasik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanpa Kacamata, Produktivitas Mundur 40 Tahun</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/tanpa-kacamata-produktivitas-mundur-40-tahun/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/tanpa-kacamata-produktivitas-mundur-40-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 03:16:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu penemuan paling berpengaruh sepanjang peradaban manusia adalah kacamata. Penelitian telah dilakukan untuk mengetahui apa sajakah benda-benda yang jika tidak ditemukan, maka perkembangan peradaban tidak akan sedahsyat sekarang.
Bila kacamata tidak pernah ditemukan, maka produktivitas manusia akan berhenti pada usia 40 tahun, akibat menurunnya kinerja mata. Dengan ditemukannya kacamata, maka masa produktivitas manusia jadi lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu penemuan paling berpengaruh sepanjang peradaban manusia adalah kacamata. Penelitian telah dilakukan untuk mengetahui apa sajakah benda-benda yang jika tidak ditemukan, maka perkembangan peradaban tidak akan sedahsyat sekarang.</p>
<p>Bila kacamata tidak pernah ditemukan, maka produktivitas manusia akan berhenti pada usia 40 tahun, akibat menurunnya kinerja mata. Dengan ditemukannya kacamata, maka masa produktivitas manusia jadi lebih panjang 20 tahun.</p>
<p>sumber: kompas.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/tanpa-kacamata-produktivitas-mundur-40-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lelaki Tampil Keren dengan Lensa Kontak</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/lelaki-tampil-keren-dengan-lensa-kontak/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/lelaki-tampil-keren-dengan-lensa-kontak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 07:05:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[keren]]></category>
		<category><![CDATA[lensa kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[soft lens]]></category>
		<category><![CDATA[softlens]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[LENSA kontak identik dengan kaum perempuan. Padahal, para lelaki pun bisa juga menjadi pemakai setia aksesori untuk mata minus ini. Anda tertarik?
Tak dipungkiri bahwa kaum lelaki memang paling alergi ketika harus mengenakan sesuatu yang memerlukan banyak waktu atau tidak praktis. Mereka maunya cepat dan tidak merepotkan diri sendiri.

Nah, pengalaman itu juga yang dialami kaum lelaki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>LENSA kontak identik dengan kaum perempuan. Padahal, para lelaki pun bisa juga menjadi pemakai setia aksesori untuk mata minus ini. Anda tertarik?</p>
<p>Tak dipungkiri bahwa kaum lelaki memang paling alergi ketika harus mengenakan sesuatu yang memerlukan banyak waktu atau tidak praktis. Mereka maunya cepat dan tidak merepotkan diri sendiri.<br />
<span id="more-204"></span><br />
Nah, pengalaman itu juga yang dialami kaum lelaki ketika memakai lensa kontak. Makanya para lelaki pun lantas menjatuhkan pilihan dengan memakai aksesori kacamata. Selain tidak repot, kacamata juga mempunyai banyak pilihan model yang bisa menunjang penampilan mereka.</p>
<p>Di Indonesia 70 persen pemakai lensa kontak adalah perempuan. Makanya tak heran jika lensa kontak yang dipasarkan oleh para produsen lebih menarget segmen perempuan ketimbang kaum lelaki.</p>
<p>Pun begitu, dengan kesadaran kaum lelaki mendapatkan mata yang segar dan sehat, maka tak menutup kemungkinan mereka akan lebih care memakai lensa kontak. Perlu proses, karena lelaki punya selera yang berbeda dengan perempuan.</p>
<p>Jumlah pemakai lensa kontak di Indonesia memang masih sedikit, sekira 10 persen dari total vision care sebanyak 27 persen. Minimnya pemakai lensa kontak, tentu memberi peluang yang cukup luas bagi produsen lensa kontak untuk memasarkan produknya.</p>
<p>sumber : okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/lelaki-tampil-keren-dengan-lensa-kontak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pilih Kacamata Yang Tepat</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/pilih-kacamata-yang-tepat/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/pilih-kacamata-yang-tepat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 02:23:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[Pilih Kacamata Yang Tepat]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kacamata saat ini bukan lagi sebagai alat yang membantu anda dalam mengenali huruf-huruf kecil. Namun sudah berubah funsi menjadi aksesoris. Karenanya, tidak ada salahnya turut memperhatikan bentknya agar sesuai dengan wajah anda.</p>
<p><strong>- Wajah oval</strong><br />
Bentuk wajah ini dapat memakai frame dengan berbagai bentuk. Misalnya persegi, bulat, lonjong bahkan bentuk hati sekalipun. Namun bagi anda yang cenderung berpipi chubby jangan menggunakan frame bulat jika tidak ingin pipi anda terlihat seperti bakpao.</p>
<p><strong>- Wajah Hati</strong><br />
Bila wajah anda mengecil pada bagian bawah, usahakan hindari bentuk melebar dan mengecil di segala bagian. Frame berbentuk oval atau persegi bisa dijadikan pilihan.</p>
<p><strong>- Wajah Persegi</strong><br />
Jelas sekali bahwa anda dilarang mencari frame dengan bentuk yang sama dengan wajah anda. Pilihannya sama dengan frame pada wajah hati.</p>
<p>Jangan lupa juga untuk memperhatikan warna frame dengan warna kulit anda, ya.</p>
<p><br/><br />
Sumber: perempuan.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/pilih-kacamata-yang-tepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lensa Kontak, Bantu Penglihatan &amp; Percantik Penampilan</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/07/lensa-kontak-bantu-penglihatan-percantik-penampilan/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/07/lensa-kontak-bantu-penglihatan-percantik-penampilan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 03:18:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[cantik]]></category>
		<category><![CDATA[mojokero]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[penampilan]]></category>
		<category><![CDATA[softlens]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[SELAIN membantu fungsi penglihatan, lensa kontak juga bisa mempercantik penampilan. Tapi awas, perhatikan cara pakai dan perawatannya agar mata tak jadi meradang.
Mata adalah jendela dunia. Maka dari itu rawatlah kesehatan mata, supaya bisa melihat dunia lebih indah. Bagaimana bila mata Anda mengalami gangguan penglihatan? Kacamata bisa dipilih sebagai alat penolongnya.
Tapi tak menyukai alat bantu ini, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SELAIN membantu fungsi penglihatan, lensa kontak juga bisa mempercantik penampilan. Tapi awas, perhatikan cara pakai dan perawatannya agar mata tak jadi meradang.</p>
<p>Mata adalah jendela dunia. Maka dari itu rawatlah kesehatan mata, supaya bisa melihat dunia lebih indah. Bagaimana bila mata Anda mengalami gangguan penglihatan? Kacamata bisa dipilih sebagai alat penolongnya.</p>
<p>Tapi tak menyukai alat bantu ini, lensa kontak mungkin bisa dicoba. Beberapa tahun terakhir ini, tren penggunaan lensa kontak kian marak saja. Tak hanya untuk membantu berkurangnya fungsi penglihatan, para wanita menggunakan lensa kontak untuk mempercantik penampilan.<br />
<span id="more-168"></span><br />
Bagi mereka yang memiliki gangguan penglihatan, lensa kontak memberikan beberapa keuntungan. Lensa kontak tidak berembun pada kondisi lingkungan tertentu dan memberikan penglihatan lebih tajam. Namun, menggunakan lensa kontak tak bisa sembarangan.</p>
<p>Dikatakan oleh dokter spesialis mata dari Klinik Jakarta Eye Center (JEC), dr Tri Rahayu,SpM, FIACLE bahwa seseorang boleh memakai lensa kontak apabila matanya sehat, tidak ada kelainan atau peradangan aktif di matanya, kualitas air matanya baik, dan orang tersebut haruslah sehat secara fisik dan mentalnya sehingga dapat memakai, melepas, dan merawat lensa kontak dengan benar.</p>
<p>Lensa kontak dapat dipakai untuk umur berapa saja asal memang tepat indikasinya dan ada orang yang dapat dan siap melakukan perawatan lensa kontak sehari-harinya.</p>
<p>&#8220;Pada kasus tertentu bahkan bayi pun bisa memerlukan pemakaian lensa kontak, misalnya pada bayi setelah operasi katarak kongenital satu mata, koreksi penglihatannya tidak dapat dengan kacamata melainkan harus dengan lensa kontak,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lensa kontak tidak menyebabkan distorsi perifer seperti yang terjadi pada pemakaian kaca mata (apabila minus atau plusnya tinggi). Lensa kontak RGP (Rigid Gas Permeable) memberikan koreksi penglihatan yang lebih baik pada orang dengan kelainan silinder tinggi dan silinder yang tidak beraturan karena adanya kelainan kornea.</p>
<p>Lensa kontak lebih cocok untuk orang yang mempunyai kelainan kacamata dengan perbedaan ukuran terlalu besar antara mata kanan dan kiri,karena lensa kontak mempunyai efek pembesaran bayangan yang jauh lebih minim dibandingkan kaca mata.&#8221;Secara kosmetik, penggunaan lensa kontak juga lebih baik dibandingkan penggunaan kacamata,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tri menuturkan, efek samping itu bisa berupa kekurangan oksigen pada kornea yang di antaranya bisa menimbulkan pembengkakan kornea, kekeruhan epitel kornea, peningkatan risiko infeksi. Selain itu juga menimbulkan reaksi alergi atau iritasi, juga trauma mekanik.</p>
<p>&#8220;Penggunaan lensa kontak yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping yang tidak bagus untuk kesehatan,&#8221; tutur Tri yang juga menjabat sebagai Ketua Contact Lens Center JEC.</p>
<p>Bahkan, penggunaan lensa kontak ini jika tidak diperhatikan penggunaannya bisa menimbulkan penyakit yang sangat berbahaya dan kejadiannya tidak sedikit, yaitu infeksi mata atau kornea. &#8220;Infeksi kornea yang terjadi bisa ringan tetapi bisa juga berat yang bahkan bisa menyebabkan ancaman hilangnya penglihatan atau kebutaan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Oleh sebab itu, Tri menyarankan untuk memperhatikan apa yang seharusnya dilakukan sebelum memakai lensa kontak.Yaitu yakinkan bahwa tidak ada kelainan yang merupakan kontra indikasi pemakaian lensa kontak. Pakailah lensa kontak sesuai dengan anjuran dokter mata Anda.</p>
<p>Jangan menggunakan lensa kontak melebihi batas waktu pemakaian seperti yang direkomendasikan oleh produsennya meskipun masih dirasakan nyaman. Apabila dijumpai gejala merah, rasa tidak nyaman, kering, pedih, silau sakit atau nyeri di mata, atau penglihatan buram segera lepas lensa kontak Anda dan segera cari pertolongan ke dokter mata.</p>
<p>&#8220;Periksakan mata Anda setiap 6 bulan, meskipun belum dirasakan ada keluhan, karena dokter mata bisa mendeteksi apabila sudah terjadi efek samping pemakaian lensa kontak di mata,walaupun belum menimbulkan keluhan,&#8221; pesannya.</p>
<p>Sumber: okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/07/lensa-kontak-bantu-penglihatan-percantik-penampilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->
