<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jasa Optik &#187; rabun jauh</title>
	<atom:link href="http://jasaoptik.com/tag/rabun-jauh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jasaoptik.com</link>
	<description>Jasa adalah yang utama</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Jul 2010 02:34:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Alat Bantu Penglihatan, Pilih Sesuai Fungsi &amp; Nyamannya</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2010/01/alat-bantu-penglihatan-pilih-sesuai-fungsi-nyamannya/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2010/01/alat-bantu-penglihatan-pilih-sesuai-fungsi-nyamannya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 07:17:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[astigmatisma]]></category>
		<category><![CDATA[lasik]]></category>
		<category><![CDATA[rabun dekat]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>
		<category><![CDATA[softlens]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=320</guid>
		<description><![CDATA[BANYAKNYA pilihan alat bantu penglihatan, seperti kacamata, kontak lensa, atau lasik, membuat orang-orang yang membutuhkan bisa memilih dengan leluasa.
Artinya, mereka bisa memilih sebagai alat bantu sekaligus untuk mempercantik penampilan. ”Mata kanan saya semakin lama semakin sering berair, malah kadang tidak kuat banget menatap layar komputer terlalu lama. Sudah pakai kacamata tapi enggak nyaman, soft lens [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANYAKNYA pilihan alat bantu penglihatan, seperti kacamata, kontak lensa, atau lasik, membuat orang-orang yang membutuhkan bisa memilih dengan leluasa.<br />
Artinya, mereka bisa memilih sebagai alat bantu sekaligus untuk mempercantik penampilan. ”Mata kanan saya semakin lama semakin sering berair, malah kadang tidak kuat banget menatap layar komputer terlalu lama. Sudah pakai kacamata tapi enggak nyaman, soft lens juga harus hati-hati. Jadi enaknya pake apa ya, repot kalo udah kaya gini,” ujar Larasati, 24, yang sedang asyik berbincang dengan temannya di sebuah kafe.</p>
<p>Berbeda halnya dengan Giskania, 23, yang lebih memilih kacamata karena tidak perlu repot melepasnya saat mata lelah, dibandingkan jika harus menggunakan soft lens.</p>
<p>Semakin majunya perkembangan di bidang teknologi, maka semakin banyak pula membawa manfaat yang baik untuk kesehatan, termasuk untuk kesehatan mata. Banyaknya alat bantu yang digunakan untuk membantu penglihatan dijadikan pilihan bagi mereka yang membutuhkan, namun tidak sedikit juga yang menggunakan alat bantu tersebut dengan memperhatikan estetika.<br />
<span id="more-320"></span><br />
Mata merupakan bagian organ tubuh. Sebagai pancaindra, mata menjadi pancaindra yang sangat penting karena 70 persen lebih informasi dari dunia luar masuk lewat mata kita. Selain itu, penyakit mata juga sering disepelekan karena tidak berakibat kematian.</p>
<p>Ahli kesehatan mata dari Klinik Dokter Keluarga Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr Cosmos Mangunsong SpM mengatakan jangan meremehkan penyakit mata. ”Mata yang sehat akan meningkatkan kualitas hidup seseorang,” tandas dokter yang juga staf pengajar Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia.</p>
<p>Saat ini, papar Cosmos, 145 juta orang dengan fungsi penglihatan yang berkurang disebabkan oleh uncorrected refractive errors seperti rabun dekat, rabun jauh, atau astigmatism (mata silinder). Untuk beberapa kasus, koreksi dapat dilakukan dengan penggunaan kaca mata dan lensa kontak untuk dapat melihat secara normal kembali.</p>
<p>Cosmos menuturkan, kelainan refraksi seperti myopia atau rabun jauh, hipermetropia atau rabun dekat, serta astigmatisme atau sering disebut orang mata silinder, diterapi dengan menggunakan tambahan kekuatan refraksi di depan mata kita. ”Kekuatan refraksi ini dapat berupa kacamata atau lensa kontak,” ucap dokter yang juga menjadi peneliti Community Eye Health FKUI ini.</p>
<p>Kacamata bukanlah suatu alat yang baru di bidang kesehatan. Saat ini, dengan model yang beraneka ragam, juga dapat mempercantik penampilan. Menggunakan kacamata dapat membuat mata kita bermetabolisme dan mendapat oksigen secara normal. Kekurangannya adalah rasa letih di pangkal hidung tempat penyangga kaca mata. Selain itu, kacamata dinilai kurang ringkas oleh sebagian orang yang beraktivitas tinggi, seperti menjaga kacamata agar tidak jatuh atau hilang.</p>
<p>Sementara lensa kontak atau yang sering juga disebut sebagai ”soft lens” terlihat lebih simpel saat digunakan, dan lebih cocok pada orang-orang yang aktivitas kesehariannya tinggi. Lensa kontak menempel pada permukaan bola mata yaitu di depan kornea.</p>
<p>”Lensa kontak dapat dipakai untuk banyak macam aktivitas, belum lagi saat ini sudah banyak lensa kontak yang diberi warna sehingga memperindah tampilannya,” papar konsultan Health Marketing ini.</p>
<p>Namun sama halnya dengan kacamata yang membutuhkan perhatian khusus untuk merawatnya, bagi orang-orang yang kurang cermat menjaga kebersihan lensa kontak, rentan terhadap infeksi kornea. Bakteri atau jamur dapat melekat di sisi dalam lensa kontak. Bakteri dan jamur ini dapat berasal dari kuku pemakainya yang kurang bersih dan air perendam lensa kontak yang tercemar oleh bakteri atau jamur. Cosmos menganjurkan untuk menggunakan lensa kontak yang masa penggunaannya tidak terlalu lama, sehingga kebersihannya terjaga.</p>
<p>”Saat menggunakan lensa kontak, kuku harus bersih dan sebaiknya cuci tangan terlebih dahulu,” sarannya.</p>
<p>Ada pula teknik lasik, yaitu solusi mutakhir untuk orang-orang yang menderita kelainan refraksi. Pada prinsipnya, lasik akan membentuk ulang permukaan kornea dengan teknologi laser. Tujuan utamanya agar bayangan dapat kembali terfokus pada retina mata sebagai pusat penglihatan. Cosmos menyarankan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mata Anda, karena dokter akan menentukan kondisi mata si pasien sehingga dipilih alat bantu penglihatan yang tepat.</p>
<p>sumber: okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2010/01/alat-bantu-penglihatan-pilih-sesuai-fungsi-nyamannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senam Mata, Bikin Awet Muda</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/09/senam-mata-bikin-awet-muda/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/09/senam-mata-bikin-awet-muda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 03:06:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[mata kering]]></category>
		<category><![CDATA[rabun ayam]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=278</guid>
		<description><![CDATA[SELAIN melatih lengan, kaki, perut, dan dada untuk kebugaran fisik, mata juga ternyata dapat dilatih demi kebaikan indera penglihatan. Memang tak semua pakar sepakat bahwa olahraga mata (eye-robics) dapat membantu mempertahankan penglihatan. Akan tetapi, makin banyak spesialis terapi penglihatan percaya senam mata setiap hari dapat membuat mata Anda awet muda.
&#8220;Logika di balik terapi penglihatan ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SELAIN melatih lengan, kaki, perut, dan dada untuk kebugaran fisik, mata juga ternyata dapat dilatih demi kebaikan indera penglihatan. Memang tak semua pakar sepakat bahwa olahraga mata (eye-robics) dapat membantu mempertahankan penglihatan. Akan tetapi, makin banyak spesialis terapi penglihatan percaya senam mata setiap hari dapat membuat mata Anda awet muda.</p>
<p>&#8220;Logika di balik terapi penglihatan ini adalah bila Anda dapat merusak sistem penglihatan karena kebiasaan mengerjakan sesuatu dalam jarak dekat, berarti Anda dapat memulihkannya,&#8221; kata Steven Ritter, O.D., dari State University of New York College of Optometri di New York City.<br />
<span id="more-278"></span><br />
Spesialis terapi penglihatan atau vision therapist dapat meresepkan sampai sekitar 280 macam latihan. Tak satu pun dapat mengatasi masalah penglihatan semua orang. Akan tetapi tidak ada salahnya bila Anda mencoba beberapa di antaranya.</p>
<p>1.Membaca koran dari jauh.<br />
Apabila pekerjaan mengharuskan Anda duduk di depan komputer selama berjam-jam, cobalah yang berikut ini: Tempelkan satu halaman koran pada dinding yang kurang lebih berjarak 2,5 meter dari tempat Anda biasa duduk. Hentikan pekerjaan Anda setiap sekitar sepuluh menit untuk mengarahkan pandangan ke koran tadi. Berusahalah membaca tulisan di koran itu. Kemudian lihat lagi layar komputer Anda. Kerjakan ini berulang-ulang, masing-masing selama 30 detik, sekitar enam kali dalam satu jam. Latihan ini dapat membantu menghindari kekaburan yang sering dialami oleh para operator komputer di penghujung hari kerja.</p>
<p>2. Melempar bola ke dinding.<br />
Berdirilah pada jarak sekitar satu hingga satu setengah meter dari sebuah dinding yang kosong, menghadap ke arah dinding. Minta seorang teman berdiri di belakang Anda kemudian melontarkan sebuah bola tenis ke dinding. Ketika bola itu memantul dari dinding, cobalah menangkapnya. Latihan ini dapat membantu meningkatkan koordinasi tangan/mata Anda.</p>
<p>3. Membaca jempol sendiri.<br />
Acungkan jempol Anda sejauh-jauhnya. Buat gerakan melingkar, huruf X dan tanpa +, dekat dan jauh secara bergantian. Ikuti dengan mata Anda. Sementara itu, usahakan menangkap bayangan ruangan dalam medan pandangan Anda sebanyak mungkin. Teruskan latihan ini dengan sebelah mata tertutup. Ulang dengan sebelah mata yang lain. Ini dapat meningkatkan penglihatan periferal Anda.</p>
<p>4. Mengikuti sorotan lampu senter.<br />
Latihan yang menyenangkan ini dapat meningkatkan kemampuan Anda mengikuti sebuah benda dengan mata. Latihan ini memerlukan seorang teman dan dua buah lampu senter. Berdirilah di sebuah ruangan yang gelap, menghadap ke dinding. Mintalah kepada teman Anda agar menyorotkan lampunya ke dinding dan menggerakkannya dengan gerakan menyapu membentuk sebuah gelombang. Dengan lampu senter yang Anda pegang, ikuti lingkaran cahaya itu sambil berusaha menyeimbangkan sebuah buku yang diletakkan di atas kepala. Dengan begini Anda terpaksa mengikuti gerak cahaya dengan mata, tanpa menggerakkan kepala.</p>
<p>5. Membaca bola.<br />
 Tulis sejumlah huruf atau angka pada sebuah bola softball atau bola dari styrofoam, pasang sebuah kaitan, kemudian gantung bola itu pads langit-langit dengan seutas tali. Makin kecil tulisan Anda, makin sulit latihan ini. Ayunkan bola itu. Cobalah menyebutkan huruf atau angka yang Anda lihat. Latihan ini membantu Anda tetap terampil mengikuti benda bergerak secara fokus.</p>
<p>6. Membuat untaian manik-manik.<br />
Latihan ini melatih kedua mata agar terpusat ke sebuah benda sasaran. Ini juga melatih otak untuk menggunakan kedua mata secara beruama-sama. Ambil benang sepanjang kira-kira 180 cm, masukkan ke dalam lubang tiga buah manik-manik yang mempunyai warna berbeda. Ikat salah satu ujung benang ke dinding dengan ketinggian sejajar mata, sedangkan ujung yang lain nanti Anda pegang di depan hidung. Geser salah satu manik-manik ke ujung dekat dinding, tempatkan manik-manik kedua pada jarak sekitar 120 cm dari hidung, sedangkan yang ketiga pada jarak sekitar 40 cm dari hidung.</p>
<p>Arahkan pandangan Anda ke manik-manik yang paling jauh. Anda akan melihat bayangan dua buah benang membentuk huruf V dengan manik-manik sebagai pusat. Pindahkan arah pandangan Anda ke manik-manik di tengah. Perhatikan huruf X yang terbentuk oleh bayangan benang dengan manik-manik tengah sebagai pusat. Kemudian pindahkan lagi pandangan Anda ke manik-manik paling dekat, dan saksikan huruf X yang serupa. Pindahkan pandangan Anda dari manik-manik sate ke yang lain dengan cepat, dan jangan lupa memperhatikan huruf V atau X yang terbentuk. </p>
<p>Apabila kedua mata Anda bekerja sebagai sebuah tim, Anda selalu harus menyaksikan dua bayangan benang saling menyilang ketika memusatkan perhatian Anda ke salah satu manik-manik. Jika mata Anda tidak bekerja sama, Anda akan menyaksikan pola-pola yang berbeda atau hanya sebuah benang.</p>
<p>sumber: kompas.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/09/senam-mata-bikin-awet-muda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kacamata, Soft Lens atau Operasi Lasik?</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/kacamata-soft-lens-atau-operasi-lasik/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/kacamata-soft-lens-atau-operasi-lasik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 07:40:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[contact lens]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[mata silinder]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[progresif]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>
		<category><![CDATA[silindris]]></category>
		<category><![CDATA[soft lens]]></category>
		<category><![CDATA[softlens]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[Berbagai cacat mata yang umum ditemui adalah rabun dekat, rabun jauh, silinder. Cara yang paling umum digunakan untuk mengatasi hal ini adalah dengan menggunakan kacamata. Seiring dengan kemajuan zaman, banyak yang menggunakan soft lens yang langsung diletakkan pada lensa mata. Atau bagi yang tidak suka menggunakan kacamata atau soft lens, pilihan lain adalah dengan melakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berbagai cacat mata yang umum ditemui adalah rabun dekat, rabun jauh, silinder. Cara yang paling umum digunakan untuk mengatasi hal ini adalah dengan menggunakan kacamata. Seiring dengan kemajuan zaman, banyak yang menggunakan soft lens yang langsung diletakkan pada lensa mata. Atau bagi yang tidak suka menggunakan kacamata atau soft lens, pilihan lain adalah dengan melakukan operasi lasik sehingga mata kamu dapat kembali berfungsi secara normal.</p>
<p>Masing-masing alternatif tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. Bagi kamu yang ingin mencoba alternatif tersebut, kamu bisa mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya masing-masing sehingga dapat memilih sesuai kebutuhan. Namun kedua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.<br />
<span id="more-222"></span></p>
<p><strong>Kacamata</strong><br />
Kelebihan Kacamata dapat membuat wajah lebih berkarakter. Sebagai gaya dan penunjang penampilan. Sedangkan kekurangan Kacamata terasa ada yang mengganjal didekat hidung dan telinga, sehingga tidak nyaman. Mengganggu aktivitas, bila berada dalam lingkungan yang panas, kaca sering berembun atau terkena keringat.</p>
<p>Bila kamu memilih berkacamata, kamu juga harus memilih lensa yang akan digunakan. Lensa yang ada tersedia dalam 2 pilihan, yaitu lensa kaca dan plastik. Keuntungan dari lensa kaca adalah lebih tipis, tetapi lebih berat dan mudah pecah. Sedangkan lensa plastik lebih ringan dan tidak mudah pecah, tetapi lebih tebal dan mudah tergores.</p>
<p><strong>Softlens</strong><br />
Kelebihan Softlens lebih nyaman, tidak ada benda asing di wajah. Menambah gaya, dan warna-warna softlens yang cantik, dapat membuat mata lebih indah.</p>
<p>Kekurangannya adalah repot dalam perawatan, softlens senantiasa harus dibersihkan dan disimpan dengan baik. Dapat menyebabkan iritasi bila tidak rajin dalam membersihkannya.</p>
<p><strong>Operasi Lasik </strong><br />
Kelebihan Operasi Lasik dapat melihat secara normal tanpa perlu alat bantu penglihatan (kacamata atau softlens) sehingga lebih nyaman. Diluar itu, pasien menjadi takut karena harus membedah mata. Tidak perlu ganti kacamata atau softlens. Kamu juga tidak direpotkan dengan perawatannya. Terbilang mahal, biaya yang dibutuhkan sekitar 8 juta-10 juta rupiah/ mata.</p>
<p>Operasi ini dilakukan dengan membedah mata, memperbaiki mata agar dapat kembali normal tanpa bantuan kacamata atau softlens. Pada tahap awal operasi ini, kamu akan diperiksa untuk mengetahui kesehatan. Tahap selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui kondisi mata apakah mata mampu bila dilaksanakan operasi ini atau tidak.</p>
<p>Operasi yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tanpa proses penjahitan, karena pembedahan dilakukan dengan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan untuk membuka lapisan kornea, dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian ditutup kembali dimana kornea akan menempel sendiri tanpa perlu dijahit.</p>
<p>Dalam masa penyembuhan setelah operasi, kamu perlu benar-benar menjaga mata agar operasi ini berhasil seperti yang diharapkan. Mata harus tetap terlindung dengan menggunakan pelindung mata. Mata tidak boleh terkena air secara langsung dan harus cukup istirahat.</p>
<p>Bila berminat untuk melakukan operasi lasik, pastikan tempat dan dokter yang dipilih benar-benar mampu melakukannya agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah pada mata kamu.(fbz/yon)</p>
<p>sumber: rileks.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/kacamata-soft-lens-atau-operasi-lasik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lasik, Tanggalkan Kacamata untuk Kenyamanan</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/lasik-tanggalkan-kacamata-untuk-kenyamanan/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/lasik-tanggalkan-kacamata-untuk-kenyamanan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 02:58:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[astigmatisma]]></category>
		<category><![CDATA[astigmatisme]]></category>
		<category><![CDATA[jasa optik]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[mata kering]]></category>
		<category><![CDATA[miopi]]></category>
		<category><![CDATA[miopy]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<category><![CDATA[progresif]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>
		<category><![CDATA[silindris]]></category>
		<category><![CDATA[soft lens]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[GANGGUAN penglihatan bisa diatasi dengan menggunakan kacamata atau lensa mata. Namun, alat bantu tersebut dapat mengganggu kenyamanan saat bekerja. Saatnya Anda mulai berpikir untuk melakukan bedah refraktif melalui operasi Lasik.
Tindakan koreksi ini diyakini mampu memperbaiki kelainan miopi (rabun jauh), hipermiopi (rabun dekat), presbiopi (pengaruh usia) atau astigmatisma (silinder). Miopi biasa disebut rabun jauh (mata minus), [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>GANGGUAN penglihatan bisa diatasi dengan menggunakan kacamata atau lensa mata. Namun, alat bantu tersebut dapat mengganggu kenyamanan saat bekerja. Saatnya Anda mulai berpikir untuk melakukan bedah refraktif melalui operasi Lasik.</p>
<p>Tindakan koreksi ini diyakini mampu memperbaiki kelainan miopi (rabun jauh), hipermiopi (rabun dekat), presbiopi (pengaruh usia) atau astigmatisma (silinder). Miopi biasa disebut rabun jauh (mata minus), yakni mata tidak mampu melihat dalam jarak jauh.</p>
<p>Untuk membantu penglihatannya diperlukan lensa minus. Hipermetropia adalah rabun dekat (mata plus). Penderita tidak mampu melihat benda dalam jarak dekat. Dengan begitu untuk membantu penglihatannya diperlukan lensa plus. Adapun astigmatisme, benda yang dilihat pecah menjadi dua. Untuk mengatasi kelainan ini diperlukan lensa silinder.<br />
<span id="more-220"></span><br />
Adapun presbiopia, disebut juga mata tua karena pengaruh usia mata yang tidak mampu melihat atau mengakomodasi benda yang terletak dekat dengan mata. Kelainan yang terjadi seiring dengan bertambahnya usia, di atas 40 tahun. Kelainan ini membutuhkan lensa plus.</p>
<p>Adapun Lasik atau laser insitu keratomileusis yakni proses mengubah kelengkungan kornea mata dengan sinar laser. Alhasil, sinar yang masuk ke mata jatuh tepat ke bagian retina. Sinar laser untuk operasi Lasik mempunyai gelombang pendek dan berfungsi mengampelas atau mengikis kornea mata.</p>
<p>&#8220;Operasi Lasik adalah pilihan. Saat Anda melakukan aktivitas merasa terganggu menggunakan kacamata atau lensa kontak bisa memilih operasi Lasik. Bila sebaliknya, Anda tidak perlu memilih tindakan ini,&#8221; ucap spesialis mata dari Klinik Mata Nusantara Dr Upik Mahna Dewi SpM.</p>
<p>Secara singkat, prosedur Lasik menggunakan alat mikrokeratom untuk membuka lapisan atas kornea mata. Selanjutnya dilakukan menghilangkan sebagian lapisan kornea. Lapisan atas kornea yang dibuka tadi dikembalikan ke posisi semula untuk menutup daerah yang telah dioperasi. Karena hanya lapisan dalam saja dioperasi, permukaan kornea sama sekali tidak disentuh.</p>
<p>Lasik dilakukan pada pasien tanpa rawat inap dengan anestesi topikal (tetes mata). &#8220;Anda akan tetap sadar selama prosedur berlangsung, yang memakan waktu kurang lebih 10 menit per mata,&#8221; katanya. Berkaitan soal lama atau cepatnya jalan operasi tergantung dari jumlah plus atau minusnya.</p>
<p>Pasien tidak merasakan sakit setelah operasi. Irisan tersebut akan secara alami menyambung sendiri setelah beberapa menit tanpa perlu dijahit sama sekali. Kendati demikian, sebelum melakukan operasi, pasien menjalani serangkaian pemeriksaan lebih detail. Bedah hanya boleh dilakukan pada kondisi mata sehat. Artinya, tidak ada kerusakan pada kornea mata dan ketebalan mencukupi, retina harus bagus, produksi air mata baik dan tekanan bola mata normal.</p>
<p>Selain itu, penderita kecekungan mata terlalu tinggi, glaukoma, mata kering, dan kelainan retina dianjurkan tidak menjalani operasi Lasik. &#8220;Proses tersebut cukup lama untuk memperkecil tingkat kesalahan. Dalam prosedur Lasik tersebut akan diputuskan pasien akan menjalani tindakan operasi atau tidak,&#8221; ucap Upik.</p>
<p>Teknologi Lasik terus mengalami kemajuan, yakni kemunculan iLasik. Era baru dalam bidang Lasik merupakan gabungan dua teknologi canggih yakni intralase dan VISX Advanced.</p>
<p>&#8220;Dalam iLasik, pembuatan flap tidak memakai pisau elektrik, namun dengan mesin laser. Jadi, mata pasien tak tersentuh pisau bedah,&#8221; timpal Spesialis Mata dari Klinik Mata Nusantara Dr Soeharnila, SpM.</p>
<p>Keunggulan lain operasi Lasik adalah mengurangi gejala mata kering, flap lebih tipis. Kemungkinan under atau over correction lebih jarang terjadi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/lasik-tanggalkan-kacamata-untuk-kenyamanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rabun Senja, Berbahayakah?</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/rabun-senja-berbahayakah/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/rabun-senja-berbahayakah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 02:43:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[gaya hidup]]></category>
		<category><![CDATA[jasa optik]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[rabun]]></category>
		<category><![CDATA[rabun ayam]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>
		<category><![CDATA[rabun senja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[RABUN senja sering dianggap wajar. Padahal, jika didiamkan dan tidak diobati, bisa berefek kebutaan.
Kelainan mata ini diakibatkan oleh kekurangan vitamin A. &#8220;Rabun senja tidak bisa diatasi dengan kacamata. Karena itulah mengonsumsi vitamin A yang terdapat di wortel dan tomat sangat dianjurkan. Itu bisa mencegah terjadinya rabun senja,&#8221; kata dokter spesialis mata Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>RABUN senja sering dianggap wajar. Padahal, jika didiamkan dan tidak diobati, bisa berefek kebutaan.</p>
<p>Kelainan mata ini diakibatkan oleh kekurangan vitamin A. &#8220;Rabun senja tidak bisa diatasi dengan kacamata. Karena itulah mengonsumsi vitamin A yang terdapat di wortel dan tomat sangat dianjurkan. Itu bisa mencegah terjadinya rabun senja,&#8221; kata dokter spesialis mata Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr Iwan Sitompul, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Di Indonesia, rabun senja atau rabun ayam merupakan penyakit mata yang sangat wajar. Kasus rabun senja diakibatkan kekurangan vitamin A dan tidak boleh dianggap enteng.<br />
<span id="more-208"></span><br />
Namun, kebanyakan masyarakat Indonesia, apalagi yang memiliki pendidikan rendah, menganggap bahwa rabun senja adalah sebuah kewajaran yang tidak perlu ditindaklanjuti dan akan sembuh sendirinya.</p>
<p>Pada mata normal terdapat pigmen yang dikenal bernama rodopsinatau visual puple. Pigmen tersebut mengandung vitamin A yang terikat pada protein. Jika mata menerima cahaya, maka akan terjadi konversi rodopsin menjadi visual yellow dan kemudian visual white. Pada konversi tersebut, dibutuhkan vitamin A.</p>
<p>Sementara regenerasi visual purple hanya akan terjadi bila tersedia vitamin A. Tanpa regenerasi, maka penglihatan pada cahaya remang setelah mata menerima cahaya akan terganggu. Jika terjadi kekurangan vitamin A, maka gejala awal adalah terjadinya rabun senja. Artinya, mata akan mengalami gangguan ketika berpindah dari tempat banyak cahaya ke tempat gelap.</p>
<p>Itulah yang membuat rabun senja hanya terjadi ketika matahari mulai terbenam. Sesuai dengan namanya, penyakit ini tidak bisa dikoreksi dengan kacamata dan terjadi jika sel-sel saraf pembeda terang-gelap di retina mata terganggu.</p>
<p>Vitamin A sangat penting bagi mata. Vitamin A pada makanan awalnya berada dalam bentuk retinol ester dan sebelum diserap dalam pencernaan diubah menjadi retinol. Dari mukosa sel retinol tersebut diesterfikasi kembali, kemudian diangkut oleh khilomikron, dibawa ke hati untuk disimpan.</p>
<p>Bentuk aktif vitamin A sebagian berupa asam retinoat yang akan berperan dalam ekspresi gen. Di retina mata, retinol ini diubah menjadi 11 cis retinal-dehida yang mampu berkonyugasi dengan opsin membentuk rhodopsin yang berperan dalam proses penglihatan. Maka, mata memang sangat membutuhkan kehadiran vitamin A.</p>
<p>Selama ini masyarakat beranggapan bahwa vitamin A cukup banyak terkandung dalam sayuran dan buah. Namun, jumlahnya masih kurang mencukupi, kecuali dikonsumsi dalam porsi banyak.</p>
<p>Untuk membantu masyarakat menghindari penyakit mata yang erat kaitannya dengan gizi itu, pemerintah telah melakukan banyak hal. Mulai memberikan asupan gizi pada balita dua kali setahun yang dilakukan pada Februari dan Agustus. Asupan gizi itu dikenal dengan kapsul minyak ikan atau vitamin A.</p>
<p>Tanpa kapsul minyak ikan, masyarakat sebenarnya dapat mencegah rabun senja dengan mengonsumsi cukup vitamin A dan provitamin A yang dijumpai pada makanan hewani dan nabati.</p>
<p>Sementara itu, ahli gizi dari Universitas Indonesia Dr Karina Kamandari mengatakan, kandungan vitamin A bisa diperoleh saat mengonsumsi buah-buahan dan aneka sayuran dalam jumlah yang banyak.</p>
<p>&#8220;Perbanyak mengonsumsi sayur dan buah. Itu sangat baik untuk mencegah terjadinya rabun senja,&#8221; kata Karina.</p>
<p>sumber: okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/rabun-senja-berbahayakah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips bagi pemakai lensa kontak</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/tips-bagi-pemakai-lensa-kontak/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/tips-bagi-pemakai-lensa-kontak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 06:54:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[contact lens]]></category>
		<category><![CDATA[gaya hidup]]></category>
		<category><![CDATA[jasa optik]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[Berikut beberapa tips bagi anda pemakai lensa kontak:
1. Jangan mandi dan berenang menggunakan lensa kontak.
2. Lepaskan lensa kontak pada saat tidur dimalam hari, untuk menjamin tersedianya oksigen yang cukup bagi kornea mata.
3. Jangan langsung melepas lensa kontak jika tanpa sengaja tertidut dengan masih memakai lensa kontak, karena dapat melukai permukaan kornea mata. Basahilah mata terlebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut beberapa tips bagi anda pemakai lensa kontak:<br />
1. Jangan mandi dan berenang menggunakan lensa kontak.<br />
2. Lepaskan lensa kontak pada saat tidur dimalam hari, untuk menjamin tersedianya oksigen yang cukup bagi kornea mata.<br />
3. Jangan langsung melepas lensa kontak jika tanpa sengaja tertidut dengan masih memakai lensa kontak, karena dapat melukai permukaan kornea mata. Basahilah mata terlebih dahulu dengan tetes mata khusus (lubricant), kedip-kedipkan mata, kemudian lepas lensa kontak.<br />
4. Gunakan lensa kontak terlebih dahulu sebelum menggunakan make up mata.<br />
5. Lepaskan lensa kontak terlebih dahulu sebelum membersihkan make up mata.<br />
6. Bersihkan kuas/spons make up mata secara teratur.<br />
7. Jangan melebihi waktu peace making yang telah ditentukan oleh ahli lensa kontak.<br />
8. Untuk keadaan darurat, bawalah selalu kacamata pada saat bepergian, jika harus melepaskan lensa kontak.<br />
9. Segera hentikan pemakaian lensa kontak jika mengalami gejala iritasi pada mata, dan berkonsultasilah ke dokter mata atau ahli lensa kontak.<br />
<span id="more-197"></span><br />
LENSA KONTAK harus selalu dalam keadaan bersih untuk mencegah terjadinya komplikasi pada mata. Yang paling umum terjadi pada lensa kontak adalah terjadinya deposit protein dan lipid. Sel-sel mati pada permukaan mata kita, bercampur dengan kotoran mata, debu, polusi udara, keringat atau pun make up mata, dapat menempel pada lensa kontak. Jika kotoran ini tidak dapat dibersihkan dengan sempurna, maka akan mengurangi kenyamanan pemakaian lensa kontak, tajam penglihatan maupun lama waktu pemakaian. Lensa kontak yang kotor juga dapat menyebabkan infeksi pada mata.</p>
<p><strong>MEMBERSIHKAN LENSA KONTAK</strong><br />
* Segera bersihkan lensa kontak setelah melepasnya, dengan menggunakan larutan pembersih yang disarankan oleh ahli lensa kontak.<br />
* Jangan mencampur larutan pembersih dengan merek yang berbeda.<br />
* Ikutilah petunjuk yang ada di botol larutan pembersih dan perhatikan tanggal kadaluwarsanya.<br />
* Jangan membersihkan lensa kontak dengan air keran atau air ludah.<br />
* Jika  ingin mengganti merk larutan pembersih dengan yang lain, sebaiknya tanyakan dahulu ke ahli lensa kontak, karena tidak semua larutan pembersih cocok dengan semua jenis bahan lensa kontak.</p>
<p><strong>MENYIMPAN LENSA KONTAK</strong><br />
* Simpanlah lensa kontak dalam tempat lensa kontak dalam larutan perendam.<br />
* Buanglah larutan yang  gunakan untuk merendam lensa kontak setiap kali digunakan.<br />
* Gunakan larutan perendam yang baru dituang dari botol setiap kali  merendam lensa kontak. Larutan perendam yang tidak dibuang dan dipakai berulang kali, merupakan media sangat potensial untuk tumbuhnya bakteri, hal ini dapat menyebabkan infeksi pada mata.<br />
* Cucilah tempat lensa kontak dengan air panas dan biarkan kering dengan menaruhnya terbalik di atas handuk/ tissue.<br />
* Untuk menjamin kebersihan, gantilah tempat lensa kontak Anda setiap 2 bulan sekali dengan yang baru.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/tips-bagi-pemakai-lensa-kontak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rabun Jauh Dominan Diturunkan</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/06/rabun-jauh-dominan-diturunkan/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/06/rabun-jauh-dominan-diturunkan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 07:47:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[miopi]]></category>
		<category><![CDATA[miopy]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Rabun Jauh Dominan Diturunkan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KACAMATA kini sudah bukan barang aneh bagi anak-anak. Pada usia belia, banyak ditemui anak berkacamata, salah satunya akibat menderita mata minus. Untuk mengantisipasi agar mata anak tetap sehat dan tidak menjadi minus, orangtua harus jeli mengenali gejala yangterjadi.</p>
<p>Hal ini karena sering kali anak belum dapat mengutarakan keluhan saat daya penglihatannya menurun. Menurut Ophthalmologist dari Jakarta Eye Center (JEC) dr Iwan Soebijantoro SpM, rabun jauh (myopia) atau mata minus adalah kondisi organ bola mata lebih panjang dari ukuran normal sehingga bayangan sinar tidak sampai tepat di pusat penglihatan (makula).<br />
<span id="more-164"></span><br />
Kelainan sumbu bola matahanya bisa dinormalkan dengan mengoreksi sumbu bola mata agar bayangan sinarbisa tepat diterima makula atau disebut juga gangguan refraksi (membentukbayangan), sebutnya. Untuk mengatasi masalah rabun jauh, maka diberikan lensapembantu (lensa minus). Semakin terlalu panjang sumbu bola mata, semakin jauhbayangan jatuhnya di depan retina. Akibatnya, makin besar pula minus lensa bantuan yang diperlukan.</p>
<p>Rabun jauh bukanlah penyakit, melainkan bawaan faktor keturunan. Namun, ada juga yang tidak, tapi sampai sekarang belum diketahui secara pasti penyebabnya, kata Iwan. Penyebab rabun jauh akibat faktor keturunan, artinya tipikal organ mata orang tua akan menurun pada anak. Jadi, jangan salahkan anak jika dia menonton TV atau membaca dalam jarak terlalu dekat.</p>
<p>Kemungkinan anak memang memiliki kelainan organ bola mata yaitu rabun jauh sehingga tidak bisa melihat secara jelas. Ada baiknya segera lakukan pemeriksaan mata ke dokter mata terdekat. Orangtua terkadang salah kaprah, menganggap rabun jauh akibat dari menonton terlalu dekat. Padahal karena anak memang sudah tidak bisa melihat secara jelas, paparnya. Iwan menambahkan, mitos bahwa vitamin A dapat menurunkan minus ataumencegah rabun jauh tidaklah benar.</p>
<p>Sumber vitamin A seperti wortel dan lain-lainnya bermanfaat bagi sel-sel di layar retina (bagian belakang bola mata), tempat bayangan yang dilihat akan ditangkap lalu dikirimkan ke otak untuk ditafsirkan. Sel-sel retina, selain menangkap penglihatan terang-gelap, juga menafsirkan warna. Jika penyebab kelainan mata adalah gangguan sel-sel saraf retina, masuk akal jika wortel bisa membantu. Namun, rabun jauh lebih sering disebabkan oleh kelainan sumbu bola mata.</p>
<p>Satu-satunya cara agar anak dapat melihat normal adalah dengan memakai kacamata minus. Berapa pun usia anak, jika sudah divonis harus memakai kacamata, sebaiknya rutin dipakai, tegasnya. Seorang anak yang divonis mata rabun jauh, khususnya minus tinggi hingga 4-5, namun tak mulai memakai kacamata, akibatnya saraf mata tidak terangsang untuk melihat atau menjadi kerdil yang sering disebut dengan matamalas (lazy eye).<br />
Jika sudah demikian, mata tidak mampu melihat secara normal meski sudah dibantu dengan kacamata minus, kata Iwan. Penggunaan kacamata juga tidak boleh sembarang. Anak-anak sebaiknya gunakan kacamata dari plastik dan hindari menggunakan lensa kontak, apalagi jika anak masih belum bisa menjaga kebersihan. Biasakan anak untuk mengistirahatkan mata seperti membaca dengan cahaya cukup, istirahat melihat jarak jauh atau menghentikan sejenak kegiatan yang memerlukan penglihatan jarak dekat.</p>
<p>Sumber: okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/06/rabun-jauh-dominan-diturunkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Miopi Bayangi Anak Kota</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/06/miopi-bayangi-anak-kota/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/06/miopi-bayangi-anak-kota/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 07:38:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[miopi]]></category>
		<category><![CDATA[miopy]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Miopi Bayangi Anak Kota]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PERBEDAAN aktivitas melihat menyebabkan anak-anak usia SD di perkotaan berisiko lebih tinggi menderita miopi atau mata minus dibandingkan mereka yang di pedesaan.</p>
<p>Aktivitas sehari-hari antara orang-orang kota dan desa yang berbeda juga memberikan faktor risiko yang berbeda, termasuk pada anak-anak. Hasil penelitian bagian mata Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM) terhadap kondisi mata anak-anak di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan hal tersebut.<br />
<span id="more-162"></span><br />
&#8220;Aktivitas belajar pada anak di kota 2,19 jam per hari dan anak di desa 1,39 jam per hari. Hal ini terkait kegiatan mereka melihat televisi, komputer, dan video game,&#8221; ungkap dokter spesialis mata UGM Prof dr Suhardjo, di Bagian Poliklinik Mata RSP Sardjito, Yogyakarta, belum lama ini.</p>
<p>Dengan aktivitas seperti itu, rata-rata pertambahan nilai minus pada anak sekolah daerah perkotaan mencapai minus 0,83 dioptri dan pertambahan nilai minus pada anak sekolah dasar daerah pedesaan sebesar 0,61 dioptri.</p>
<p>Miopi atau biasa juga disebut sebagai rabun jauh merupakan jenis kerusakan mata yang disebabkan pertumbuhan bola mata yang terlalu panjang atau lengkungan kornea yang terlalu cekung. Mata minus hingga 3.00 dioptri (ukuran kekuatan fokus lensa) dapat dikategorikan ringan. 3.00-6.00 dioptri masuk dalam kategori sedang dan 6.00 atau lebih termasuk dalam kategori berat.</p>
<p>Mata minus atau miopia mungkin tidak asing lagi bagi kita. Banyak orang di sekitar kita yang menggunakan kacamata untuk mengoreksi kelainan mata yang mereka alami. Kelainan mata miopi memang tak terlalu serius.</p>
<p>Pada umumnya miopi akan stabil jika proses pertumbuhan telah berhenti dan akan menjadi normal setelah dikoreksi dengan kacamata. Namun, miopi tinggi (degeneratif miopia) merupakan kondisi kronik yang dapat menimbulkan masalah lebih berat karena berkaitan dengan perubahan degeneratif pada bagian belakang mata.</p>
<p>Gangguan ini terjadi bila cahaya jatuh di depan retina sehingga objek yang dekat dapat terlihat dengan jelas. Sementara objek yang jauh terlihat buram. Kondisi ini bisa memburuk hingga membuat si penderita mengalami kesulitan melihat fokus pada objek yang sudah sangat dekat.</p>
<p>Pada miopi tinggi, si penderita harus lebih waspada. Karena proses degenerasi yang terjadi pada mata dapat menyebabkan retina menjadi rusak, lepas atau dapat menyebabkan perubahan lain. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/06/miopi-bayangi-anak-kota/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Periksakan Mata Anda Dua Kali Setahun!</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/06/periksakan-mata-anda-dua-kali-setahun/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/06/periksakan-mata-anda-dua-kali-setahun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 06:40:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[miopi]]></category>
		<category><![CDATA[miopy]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[periksa]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Periksakan Mata Anda Dua Kali Setahun!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PEMERIKSAAN kesehatan mata rutin minimal dua tahun sekali dapat membantu mencegah hilangnya penglihatan dan mendeteksi penyakit sistemik seperti diabetes. Sayang, banyak yang mengabaikannya.</p>
<p>Hal ini didapatkan berdasarkan survei yang dilakukan American Optometric Association, yang diumumkan melalui Dr Andrew Iwach, yang juga bertindak selaku juru bicara. Orang yang memakai kacamata ataupun lensa kontak terbilang cukup banyak, yakni 81 persen dari keseluruhan populasi. Ironisnya, 1 dari 5 orang mengaku sudah lebih dari dua tahun tidak berkunjung ke dokter mata.<br />
<span id="more-159"></span><br />
Ahli optometri dari Brainerd Minn, Dr Kerry Beebe, mengungkapkan deteksi dini gangguan mata amatlah penting. Pasalnya, manakala seseorang menyadari dirinya telah kehilangan penglihatannya, biasanya sudah terlambat untuk mengejar kesempatan mendapatkan pengobatan.</p>
<p>Sebagai contoh adalah kasus hilangnya penglihatan pada penderita glaukoma, suatu penyakit yang merusak saraf optik (saraf mata) dan mengakibatkan penyempitan lapang pandang. Umumnya penderita baru menyadari adanya blindspot (titik buta) saat kerusakan serabut syaraf optik sudah parah. Bila seluruh serabut syaraf rusak, kebutaan total tak terhindarkan.</p>
<p>Sejumlah gangguan mata dapat merupakan penanda awal dari diabetes. Dalam dunia kedokteran dikenal istilah retinopati diabetika, di mana pembuluh darah retina yang rusak akibat diabetes bisa mengalami kebocoran yang menyebabkan pembengkakan retina. Pada keadaan lebih lanjut bisa terjadi perdarahan dan pertumbuhan jaringan ikat di dalam bola mata. Jika dibiarkan atau tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan gangguan penglihatan, bahkan kebutaan.</p>
<p>Sumber: okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/06/periksakan-mata-anda-dua-kali-setahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Anak Harus Berkacamata?</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/06/mengapa-anak-harus-berkacamata/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/06/mengapa-anak-harus-berkacamata/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 02:04:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[miopi]]></category>
		<category><![CDATA[miopy]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;MAMA, mataku kok kabur ya?&#8221; Bila ungkapan itu kerap dikeluhkan anak Anda, segera periksakan ke dokter. Siapa tahu si kecil memang sudah perlu kacamata.
Wah, tapi masak kecil-kecil sudah berkacamata? Apa tidak seperti orangtua?&#8221; Orangtua sebaiknya tidak melontarkan kalimat yang demikian. Jangan pula terlalu pesimistis bahwa anaknya akan minder kalau harus berkacamata.

&#8220;Masalah sering kali datang karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;MAMA, mataku kok kabur ya?&#8221; Bila ungkapan itu kerap dikeluhkan anak Anda, segera periksakan ke dokter. Siapa tahu si kecil memang sudah perlu kacamata.</p>
<p>Wah, tapi masak kecil-kecil sudah berkacamata? Apa tidak seperti orangtua?&#8221; Orangtua sebaiknya tidak melontarkan kalimat yang demikian. Jangan pula terlalu pesimistis bahwa anaknya akan minder kalau harus berkacamata.<br />
<span id="more-155"></span><br />
&#8220;Masalah sering kali datang karena persepsi orangtua. Jangan dibilangin: Nanti anaknya minder!&#8217;. Padahal, siapa tahu si anak sebetulnya tidak merasa minder. Orangtua seharusnya menanamkan mental yang baik agar anak siap dan mau berkacamata,&#8221; kata psikolog anak di RS Pluit Jakarta, Rosdiana Tarigan MPsi MHPEd.</p>
<p>Saat ini, banyak anak-anak yang sejak usia TK atau bahkan balita yang &#8220;bermata empat&#8221; alias mengenakan kacamata. Di Amerika Serikat misalnya, tak kurang dari 60 juta anak-anak menggantungkan penglihatannya pada lensa kacamata.</p>
<p>Gangguan penglihatan pada anak umumnya disebabkan kelainan refraksi, yaitu mata tidak bisa memfokuskan penglihatan tepat di retina. Ketidakmampuan melihat jauh atau myop merupakan kasus tersering terjadi pada anak, dan kacamata berlensa negatif (minus) menjadi solusi.</p>
<p>&#8220;Gangguan refraksi atau gangguan kacamata biasanya paling sering terjadi pada anak-anak usia sekolah. Ini diketahui dari keluhan si anak atau kadang gurunya yang melapor ke orangtua bahwa anaknya kalau melihat tulisan di papan tulis suka maju ke depan atau sering kali salah dalam menulis,&#8221; ungkap spesialis mata dari Jakarta Timur Eye Center, dr Setiyo Budi Riyanto SpM.</p>
<p>Selain di sekolah, orangtua juga seharusnya mulai curiga bila saat anak menonton televisi di rumah sering kali bergeser mendekat ke televisi. &#8220;Jarak normal nonton TV sekitar lima meter. Bagi anak yang matanya terganggu mungkin terlihat kurang jelas,sehingga dia akan terus mendekat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Jika tanda-tanda tersebut berulang kali terlihat, apalagi bila disertai keluhan langsung dari si anak, sebaiknya orangtua segera membawanya ke dokter mata untuk pemeriksaan lebih lanjut. &#8220;Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kelainan yang mengharuskan anak memakai kacamata, sebaiknya kacamata dipakai terus agar pada saat dewasa tidak terjadi lazy eyes atau ambliophia,&#8221; tegasnya seraya mengingatkan bahwa ambliophia tidak bisa dikoreksi dengan lensa ukuran berapa pun.</p>
<p>Memiliki mata yang sehat dan normal tentu menjadi harapan semua orang. Untuk menjaganya, perlu penerapan pola hidup dan kebiasaan sehat sejak dini seperti tidak membaca di tempat gelap dan menonton TV tidak terlalu dekat. Namun, itu saja tidak cukup. Pasalnya, kelainan mata juga bisa disebabkan faktor keturunan.</p>
<p>&#8220;Orangtua harus memastikan pada dokter apakah kelainan mata disebabkan keturunan atau karena kebiasaan yang buruk. Kadang pada kasus keturunan, perubahan pola hidup pun tidak berpengaruh,&#8221; tukas Rosdiana.</p>
<p>Pernyataan Rosdiana diperjelas oleh dr Setiyo yang mengatakan bahwa ke-lainan mata seperti minus tidak bisa diobati dengan rajin minum jus wortel sekalipun. Namun, pola hidup yang menjaga mata tidak cepat lelah dapat mengurangi risiko kerusakan mata yang lebih parah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/06/mengapa-anak-harus-berkacamata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->
