Tag Posting rabun jauh

Tips bagi pemakai lensa kontak

Berikut beberapa tips bagi anda pemakai lensa kontak:
1. Jangan mandi dan berenang menggunakan lensa kontak.
2. Lepaskan lensa kontak pada saat tidur dimalam hari, untuk menjamin tersedianya oksigen yang cukup bagi kornea mata.
3. Jangan langsung melepas lensa kontak jika tanpa sengaja tertidut dengan masih memakai lensa kontak, karena dapat melukai permukaan kornea mata. Basahilah mata terlebih dahulu dengan tetes mata khusus (lubricant), kedip-kedipkan mata, kemudian lepas lensa kontak.
4. Gunakan lensa kontak terlebih dahulu sebelum menggunakan make up mata.
5. Lepaskan lensa kontak terlebih dahulu sebelum membersihkan make up mata.
6. Bersihkan kuas/spons make up mata secara teratur.
7. Jangan melebihi waktu peace making yang telah ditentukan oleh ahli lensa kontak.
8. Untuk keadaan darurat, bawalah selalu kacamata pada saat bepergian, jika harus melepaskan lensa kontak.
9. Segera hentikan pemakaian lensa kontak jika mengalami gejala iritasi pada mata, dan berkonsultasilah ke dokter mata atau ahli lensa kontak.
selengkapnya…

, , , , , , ,

Belum ada komentar

Rabun Jauh Dominan Diturunkan

KACAMATA kini sudah bukan barang aneh bagi anak-anak. Pada usia belia, banyak ditemui anak berkacamata, salah satunya akibat menderita mata minus. Untuk mengantisipasi agar mata anak tetap sehat dan tidak menjadi minus, orangtua harus jeli mengenali gejala yangterjadi.

Hal ini karena sering kali anak belum dapat mengutarakan keluhan saat daya penglihatannya menurun. Menurut Ophthalmologist dari Jakarta Eye Center (JEC) dr Iwan Soebijantoro SpM, rabun jauh (myopia) atau mata minus adalah kondisi organ bola mata lebih panjang dari ukuran normal sehingga bayangan sinar tidak sampai tepat di pusat penglihatan (makula).
selengkapnya…

, , , , , , , ,

Belum ada komentar

Miopi Bayangi Anak Kota

PERBEDAAN aktivitas melihat menyebabkan anak-anak usia SD di perkotaan berisiko lebih tinggi menderita miopi atau mata minus dibandingkan mereka yang di pedesaan.

Aktivitas sehari-hari antara orang-orang kota dan desa yang berbeda juga memberikan faktor risiko yang berbeda, termasuk pada anak-anak. Hasil penelitian bagian mata Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM) terhadap kondisi mata anak-anak di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan hal tersebut.
selengkapnya…

, , , , , , , ,

Belum ada komentar

Periksakan Mata Anda Dua Kali Setahun!

PEMERIKSAAN kesehatan mata rutin minimal dua tahun sekali dapat membantu mencegah hilangnya penglihatan dan mendeteksi penyakit sistemik seperti diabetes. Sayang, banyak yang mengabaikannya.

Hal ini didapatkan berdasarkan survei yang dilakukan American Optometric Association, yang diumumkan melalui Dr Andrew Iwach, yang juga bertindak selaku juru bicara. Orang yang memakai kacamata ataupun lensa kontak terbilang cukup banyak, yakni 81 persen dari keseluruhan populasi. Ironisnya, 1 dari 5 orang mengaku sudah lebih dari dua tahun tidak berkunjung ke dokter mata.
selengkapnya…

, , , , , , , , ,

Belum ada komentar

Mengapa Anak Harus Berkacamata?

“MAMA, mataku kok kabur ya?” Bila ungkapan itu kerap dikeluhkan anak Anda, segera periksakan ke dokter. Siapa tahu si kecil memang sudah perlu kacamata.

Wah, tapi masak kecil-kecil sudah berkacamata? Apa tidak seperti orangtua?” Orangtua sebaiknya tidak melontarkan kalimat yang demikian. Jangan pula terlalu pesimistis bahwa anaknya akan minder kalau harus berkacamata.
baca selengkapnya…

, , , , , , , ,

Belum ada komentar