Tag Posting softlens

Mengapa sakit mata menular ?

Dalam cuaca yang tidak menentu atau masa peralihan, penyakit memang mudah sekali menular. Salah satunya adalah penyakit ‘pink eye’ atau konjungtivitis. Gangguan mata ini, meskipun tidak terlalu serius, tetapi mudah sekali menular.

Penyebabnya adalah iritasi pada lapisan konjungtiva yaitu yang membatasi kelopak mata dan melindungi permukaan bola mata. Seperti yang dikutip dari situs Jakarta Eye Centre, iritasi ini biasanya disebabkan oleh virus dan bakteri dan biasanya bersifat menular.
Baca hingga selesai »

, , ,

Belum ada komentar

Alat Bantu Penglihatan, Pilih Sesuai Fungsi & Nyamannya

BANYAKNYA pilihan alat bantu penglihatan, seperti kacamata, kontak lensa, atau lasik, membuat orang-orang yang membutuhkan bisa memilih dengan leluasa.
Artinya, mereka bisa memilih sebagai alat bantu sekaligus untuk mempercantik penampilan. ”Mata kanan saya semakin lama semakin sering berair, malah kadang tidak kuat banget menatap layar komputer terlalu lama. Sudah pakai kacamata tapi enggak nyaman, soft lens juga harus hati-hati. Jadi enaknya pake apa ya, repot kalo udah kaya gini,” ujar Larasati, 24, yang sedang asyik berbincang dengan temannya di sebuah kafe.

Berbeda halnya dengan Giskania, 23, yang lebih memilih kacamata karena tidak perlu repot melepasnya saat mata lelah, dibandingkan jika harus menggunakan soft lens.

Semakin majunya perkembangan di bidang teknologi, maka semakin banyak pula membawa manfaat yang baik untuk kesehatan, termasuk untuk kesehatan mata. Banyaknya alat bantu yang digunakan untuk membantu penglihatan dijadikan pilihan bagi mereka yang membutuhkan, namun tidak sedikit juga yang menggunakan alat bantu tersebut dengan memperhatikan estetika.
Baca hingga selesai »

, , , , ,

Belum ada komentar

Acanthamoeba Keratitis pada Pengguna Softlens

Penggunaan softlens kini semakin menjadi tren di masyarakat. Alat bantu penglihatan yang satu ini memang memudahkan seseorang untuk dapat melihat tanpa harus memakai kacamata. Pada waktu pertama kali menggunakan softlens, pengguna biasanya sudah diingatkan untuk dapat menjaga higienitas softlens. Kurangnya menjaga higienitas dapat mengakibatkan pengguna mengalami acanthamoeba keratitis. Ini merupakan komplikasi pemakaian softlens yang jarang sekali terjadi. Namun, kasus ini dapat menjadi sangat serius karena bisa menimbulkan gangguan pada penglihatan, bahkan dapat bertambah parah hingga seseorang kehilangan pandangannya dan akhirnya buta.
selanjutnya…

, , , , , , , , , ,

2 Komentar

“Softlens”, untuk Siapa Saja?

SELAIN kacamata, saat ini banyak juga tersedia softlens sebagai alat bantu penglihatan. Bentuknya yang tipis menempel di bola mata, hingga disebut juga contact lens, terlihat lebih praktis daripada kacamata biasa. Namun, tak semua pengguna kacamata bisa berpindah dengan mudah ke media ini karena softlens sebenarnya hanya cocok untuk mereka yang:
selengkapnya…

, , , , , ,

Belum ada komentar

Kacamata, Soft Lens atau Operasi Lasik?

Berbagai cacat mata yang umum ditemui adalah rabun dekat, rabun jauh, silinder. Cara yang paling umum digunakan untuk mengatasi hal ini adalah dengan menggunakan kacamata. Seiring dengan kemajuan zaman, banyak yang menggunakan soft lens yang langsung diletakkan pada lensa mata. Atau bagi yang tidak suka menggunakan kacamata atau soft lens, pilihan lain adalah dengan melakukan operasi lasik sehingga mata kamu dapat kembali berfungsi secara normal.

Masing-masing alternatif tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. Bagi kamu yang ingin mencoba alternatif tersebut, kamu bisa mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya masing-masing sehingga dapat memilih sesuai kebutuhan. Namun kedua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
selengkapnya

, , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar