<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jasa Optik &#187; Tips</title>
	<atom:link href="http://jasaoptik.com/tag/tips/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jasaoptik.com</link>
	<description>Jasa adalah yang utama</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Jan 2012 06:45:35 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Hal wajib pemakaian Lensa Kontak</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2012/01/hal-wajib-pemakaian-lensa-kontak/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2012/01/hal-wajib-pemakaian-lensa-kontak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2012 06:45:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[contact lens]]></category>
		<category><![CDATA[miopi]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=393</guid>
		<description><![CDATA[Lensa kontak banyak menjadi pilihan wanita yang bosan atau tak suka dengan penggunaan kacamata. Sayangnya, penelitian terbaru menemukan banyak pengguna lensa kontak yang malas mengikuti aturan dan cara pemakaian yang tepat.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lensa kontak banyak menjadi pilihan wanita yang bosan atau tak suka dengan penggunaan kacamata. Sayangnya, penelitian terbaru menemukan banyak pengguna lensa kontak yang malas mengikuti aturan dan cara pemakaian yang tepat.</p>
<p>Ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan saat memakai, melepaskan, membersihkan dan menyimpan lensa kontak. Berikut sembilan aturan tersebut:</p>
<p><span id="more-393"></span></p>
<ul>
<li>Pastikan Anda memilih lensa kontak yang benar-benar sesuai dengan mata Anda. Hindari membeli lensa kontak tanpa memeriksa kondisi mata. Menggunakan lensa kontak yang tepat adalah langkah pertama untuk melindungi mata.</li>
<li>Cuci tangan sebelum memegang lensa kontak. Walau terlihat bersih, belum tentu tangan Anda bebas kuman dan bakteri. Oleh karena itu, jangan malas untuk selalu membersihkannya sebelum Anda memakai, membilas dan melepaskan lensa kontak.</li>
<li>Umumnya lensa kontak aman dikenakan selama delapan jam, lebih dari itu mata berpotensi kekurangan oksigen. Sebaiknya, jika Anda telah memakai lensa kontak sudah sampai delapan jam, segera lepas dan mencucinya. Setelah itu, Anda bisa menggunakannya kembali.</li>
<li>Hindari mencuci lensa kontak dengan air keran karena mengandung mikroorganisme yang berbahaya bagi kesehatan mata. Para ahli menyarankan agar selalu menggunakan cairan pembersih khusus saat membersihkan lensa kontak.</li>
<li>Hindari terkena paparan asap, polusi dan angin karena bisa menyebabkan masalah pada lensa kontak sehingga menyebabkan mata menjadi kering. Jika hal ini terjadi, maka cucilah lensa kontak untuk mengembalikan kelembabannya.</li>
<li>Perhatikan mata dengan baik. Jangan teruskan pemakaian lensa kontak jika timbul iritasi atau rasa sakit pada mata Anda. Segera lepas lalu bersihkan sebelum memakainya kembali. Namun jika iritasi tak kunjung reda, segera hubungi dokter mata.</li>
<li>Kebiasaan yang keliru dan berisiko pada pembiakkan kuman adalah mencuci lensa kontak hanya saat akan dipakai. Banyak orang yang salah memperlakukan lensa kontak. Jadi setelah delapan jam dipakai, lensa kontak langsung disimpan dalam cairan perendam, tanpa dicuci lebih dahulu. Kebiasaan yang keliru ini menyebabkan terjadinya pembiakkan kuman di cairan perendam lensa kontak.</li>
<li>Setelah memakainya, cuci lensa kontak, lalu rendam di cairan khusus. Jangan lupa mengganti cairan perendam lensa kontak setiap hari.</li>
<li>Perhatikan masa kedaluwarsa lensa kontak Anda. Segera ganti dengan yang baru jika lensa kontak sudah kedaluwarsa. Jangan sampai haya karena alasan malas atau berhemat menimbulkan risiko kesehatan pada mata Anda.</li>
</ul>
<p>sumber : wolipop.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2012/01/hal-wajib-pemakaian-lensa-kontak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanda-tanda harus memakai kaca mata</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2011/12/tanda-tanda-harus-memakai-kaca-mata/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2011/12/tanda-tanda-harus-memakai-kaca-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2011 05:56:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[astigmatisma]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[miopi]]></category>
		<category><![CDATA[miopy]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>
		<category><![CDATA[silindris]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=391</guid>
		<description><![CDATA[Mata memegang peranan penting dalam hidup manusia karena 83 persen informasi yang didapatkan seseorang setiap harinya berasal dari mata. Tapi seiring usia atau perilaku yang buruk terhadap mata kadang membuat kemampuan melihat jadi menurun. Untuk membantu penglihatan, kacamata jadi pilihannya.
Kacamata diperlukan untuk membantu seseorang agar bisa melihat lebih jelas dan terang. Tapi kapan seseorang tahu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mata memegang peranan penting dalam hidup manusia karena 83 persen informasi yang didapatkan seseorang setiap harinya berasal dari mata. Tapi seiring usia atau perilaku yang buruk terhadap mata kadang membuat kemampuan melihat jadi menurun. Untuk membantu penglihatan, kacamata jadi pilihannya.</p>
<p>Kacamata diperlukan untuk membantu seseorang agar bisa melihat lebih jelas dan terang. Tapi kapan seseorang tahu bahwa ia membutuhkan kacamata untuk melihat sekitarnya?</p>
<p><span id="more-391"></span>Gangguan penglihatan yang paling umum yang menandakan orang harus pakai kaca mata seperti dikutip dari <em>Ortopadusa.com</em>, adalah:</p>
<ol>
<li> Susah melihat benda baik dengan satu mata atau kedua mata</li>
<li>Harus menyipitkan mata untuk melihat benda-benda pada jarak wajar yang seharusnya dapat dilihat dengan mata normal</li>
<li>Sering mengeluh pandangan kabur atau berbayang ketika melihat dalam objek dalam jarak dekat atau jauh</li>
<li>Sering mengeluh sakit kepala, kemerahan pada mata atau kelelahan pada mata terutama setelah membaca</li>
<li>Membutuhkan jarak pandang dekat dengan objek agar terlihat lebih jelas</li>
<li>Jalan sering kesandung, jatuh dan suka menabrak-nabrak karena tidak bisa fokus lihat objek.</li>
</ol>
<p>Jika melihat gejala atau tanda-tanda tersebut sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar bisa diberikan resep kacamata yang sesuai dengan kondisi mata. Karena jika ukuran minus, plus atau silindrisnya tidak tepat, maka seseorang tidak bisa melihat dengan jelas objek yang dilihatnya.</p>
<p>Setelah diperiksa ke dokter biasanya akan terdeteksi apakah matanya rambut jauh, rambut dekat atau silinder. Kategori untuk ini adalah:</p>
<p><strong>1. Rabun jauh<em> (Myopia)</em></strong><br />
Kondisi ini terjadi jika seseorang tidak bisa melihat benda dalam jarak tertentu atau jauh, sehingga ia harus mendekatkan ke objek agar terlihat jelas. Orang dengan rabun jauh akan dibantu dengan kacamata minus.</p>
<p><strong>2. Rabun dekat <em>(Presbiopia)</em></strong><br />
Gangguan mata yang membuat seseorang tidak bisa melihat objek atau membaca dalam jarak dekat, karenanya ia akan menjauhkan objek agar terlihat jelas. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang tua dan dimulai ketika usia 40an tahun. Orang dengan rabun dekat akan dibantu dengan kacamata plus.</p>
<p><strong>3. Silinder<em> (Astigmatisma)</em></strong><br />
Kondisi ini terjadi ketika lensa mata atau korena tidak simetris (berbentuk lonjong) sehingga sinar yang masuk ke mata tidak bertemu di satu titik retina. Hal ini biasanya dibantu dengan menggunakan kacamata lensa silinder.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2011/12/tanda-tanda-harus-memakai-kaca-mata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jika terlupa melepas Lensa Kontak</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2011/10/jika-terlupa-melepas-lensa-kontak/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2011/10/jika-terlupa-melepas-lensa-kontak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Oct 2011 02:49:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[contact lens]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=375</guid>
		<description><![CDATA[Berbeda dengan lensa kontak berwarna, perubahan penampilan tidak terlalu drastis saat kita menggunakan lensa kontak bening. Selain pandangan lebih jernih, mata bagai tak terhalang alat bantu penglihatan seperti kacamata.
Tak jarang, hal ini membuat pengguna lensa kontak bening lupa sedang menggunakannya hingga lensa kontak tetap terpasang hingga tidur. Begitu terbangun, hal pertama yang dirasakan pengguna lensa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berbeda dengan lensa kontak berwarna, perubahan penampilan tidak terlalu drastis saat kita menggunakan lensa kontak bening. Selain pandangan lebih jernih, mata bagai tak terhalang alat bantu penglihatan seperti kacamata.</p>
<p>Tak jarang, hal ini membuat pengguna lensa kontak bening lupa sedang menggunakannya hingga lensa kontak tetap terpasang hingga tidur. Begitu terbangun, hal pertama yang dirasakan pengguna lensa kontak ialah rasa perih pada bagian mata. Sebab lensa kontak ikut mengering karena produksi air mata tidak maksimal saat mata tertutup.</p>
<p>Jangan langsung dicopot. Karena semalaman mata tidak mendapatkan kelembapan yang dibutuhkan. Area mata menjadi kering dan dikhawatirkan saat kita mencopot lensa kontak saat kering dapat menggores mata.</p>
<p>Meski tidak berbahaya, namun disarankan kecerobohan tersebut tidak terulang untuk kedua kalinya.</p>
<p>Caranya gampang, teteskan cairan khusus lensa kontak terlebih dulu pada kedua mata. Kedip-kedipkan mata sebentar, baru copot. Lakukan hal yang sama untuk mata satunya lagi.</p>
<p>Sumber : okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2011/10/jika-terlupa-melepas-lensa-kontak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Layar Ponsel Dapat Membuat Mata Lelah</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/12/layar-ponsel-dapat-membuat-mata-lelah/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/12/layar-ponsel-dapat-membuat-mata-lelah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 05:12:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[ponsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi mata lelah, tegang, berair atau gangguan lain tak hanya bisa disebabkan ketika kita menatap layar komputer dalam waktu lama. Namun juga bisa disebabkan oleh layar ponsel. Tak percaya?
Bahkan menurut Dr. Karen Bassichis Saland dari Texas Health Presbyterian Hospital, keluhan gangguan mata yang disebabkan layar ponsel ini akan semakin populer. Hal itu seiring semakin getolnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kondisi mata lelah, tegang, berair atau gangguan lain tak hanya bisa disebabkan ketika kita menatap layar komputer dalam waktu lama. Namun juga bisa disebabkan oleh layar ponsel. Tak percaya?</p>
<p>Bahkan menurut Dr. Karen Bassichis Saland dari Texas Health Presbyterian Hospital, keluhan gangguan mata yang disebabkan layar ponsel ini akan semakin populer. Hal itu seiring semakin getolnya para pengguna ponsel yang berlama-lama menatap perangkat komunikasinya tersebut.<br />
<span id="more-312"></span><br />
Kekhawatiran tersebut memang masih terlalu dini. Tapi ketika seseorang memandang suatu objek dalam waktu lama tanpa berkedip, itu bisa membuat mata mereka tegang, ujar dokter mata ini.</p>
<p>Jika sudah begini, lanjut Karen dilansir The Dallas Morning News dan dikutip detikINET, Selasa (29/9/2009), mata lelah dapat membuat si penderita sakit kepala dan nyeri.</p>
<p>Berikut tips untuk menghindari kondisi mata lelah:</p>
<p>1. Ada kalanya diperlukan tetes mata ketika sudah menatap layar monitor/ponsel lebih dari 30 menit.<br />
2. Bilang ke dokter mata Anda untuk disiapkan kaca mata yang bisa menangkal radiasi dari layar.<br />
3. Hindari menatap layar monitor/ponsel di tengah kegelapan.<br />
4. Istirahatkan mata Anda. Jangan selalu terpaku di depan layar. ( ash / faw )</p>
<p>sumber: detikinet.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/12/layar-ponsel-dapat-membuat-mata-lelah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Acanthamoeba Keratitis pada Pengguna Softlens</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/acanthamoeba-keratitis-pada-pengguna-softlens/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/acanthamoeba-keratitis-pada-pengguna-softlens/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 04:20:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[contact lens]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[mata kering]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[soft lens]]></category>
		<category><![CDATA[softlens]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[Penggunaan softlens kini semakin menjadi tren di masyarakat. Alat bantu penglihatan yang satu ini memang memudahkan seseorang untuk dapat melihat tanpa harus memakai kacamata. Pada waktu pertama kali menggunakan softlens, pengguna biasanya sudah diingatkan untuk dapat menjaga higienitas softlens. Kurangnya menjaga higienitas dapat mengakibatkan pengguna mengalami acanthamoeba keratitis. Ini merupakan komplikasi pemakaian softlens yang jarang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penggunaan softlens kini semakin menjadi tren di masyarakat. Alat bantu penglihatan yang satu ini memang memudahkan seseorang untuk dapat melihat tanpa harus memakai kacamata. Pada waktu pertama kali menggunakan softlens, pengguna biasanya sudah diingatkan untuk dapat menjaga higienitas softlens. Kurangnya menjaga higienitas dapat mengakibatkan pengguna mengalami acanthamoeba keratitis. Ini merupakan komplikasi pemakaian softlens yang jarang sekali terjadi. Namun, kasus ini dapat menjadi sangat serius karena bisa menimbulkan gangguan pada penglihatan, bahkan dapat bertambah parah hingga seseorang kehilangan pandangannya dan akhirnya buta.<br />
<span id="more-231"></span><br />
Acanthamoeba castellani adalah suatu mikroorganisme yang banyak ditemukan pada air terkontaminasi, tanah, sistem pipa limbah rumah tangga, menara pendingin, dan sistem pemanas/ventilasi/pendingin udara. Acanthamoeba castellani akan menyebabkan penyakit mata yang disebut acanthamoeba keratitis.</p>
<p>Acanthamoeba keratitis biasanya berhubungan dengan penggunaan softlens, termasuk lensa silikon hidrogel dan pemakaian lensa kontak yang kaku sepanjang malam untuk memperbaiki orthokeratologi. Acanthamoeba keratitis juga dapat terjadi pada orang yang tidak memakai kontak lensa yaitu mereka yang matanya terkontaminasi oleh air atau tanah. Acanthamoeba keratitis dapat terjadi pada berbagai ras, jenis kelamin, dan usia. Biasanya terjadi pada usia muda dan orang sehat.</p>
<p>Acanthamoeba keratitis sering terjadi karena pasien tidak menyimpan atau mensterilkan lensa kontak dengan benar sehingga mengakibatkan terjadinya infeksi pada mata. Selain dari faktor subjek pengguna, ada pula aktifitas yang dapat menjadi faktor risiko terjadinya penyakit ini yaitu memakai lensa kontak saat berenang atau mandi di pancuran/shower tanpa melepas lensa kontak.</p>
<p>Penegakkan diagnosis acanthamoeba keratitis sangat jarang dilakukan secara tepat pada tahap awal. Penyakit ini biasanya baru dapat terdiagnosa setelah semua usaha pengobatan yang dilakukan mengalami kegagalan. Penderita acanthamoeba keratitis sering mengalami pengobatan yang salah karena penyakit ini sering dikira sebagai herpes simpleks keratitis. Penyakit-penyakit lain yang juga memiliki kemiripan dengan acanthamoeba keratitis adalah keratitis akibat jamur dan keratitis akibat mycobakteri.</p>
<p>Seseorang dengan faktor risiko acanthamoeba keratitis perlu memeriksakan matanya ke dokter apabila dicurigai adanya tanda atau gejala penyakit ini yaitu mata merah, nyeri mata setelah melepas softlens dan bertahan dalam jangka waktu tertentu, keluar air mata terus menerus, sensitif terhadap cahaya/fotofobia, pandangan kabur, dan perasaan adanya sesuatu pada mata. Pada acanthamoeba keratitis yang lebih lanjut dapat terlihat seperti adanya cincin yang menutupi iris mata. Diagnosis dibuktikan dengan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan kultur biopsi kornea dengan menemukan bentuk amoebanya (trofozoid/kista), confocal microscope, dan pemeriksaan sitologi. Kotak penyimpanan kontak lensa dan cairan pembersih yang digunakan juga perlu diperiksa untuk ditentukan apakah ikut terkontaminasi atau tidak.</p>
<p>Pada tahap awal perjalanan penyakit, pengobatan biasa dimulai dengan pemberian topikal propamidine isethionate (larutan 1%) secara intensif, polyhexamethylene biguanide (larutan 0,01-0,02%), dan obat tetes mata neomycin. Topikal kortikosteroid juga dapat diberikan untuk mengurangi reaksi radang pada kornea dan untuk mengurangi gejala yang ada. Pada tahap lanjut dari acanthamoeba keratitis, diberikan penatalaksanaan berupa keratoplasty untuk mengurangi progresivitas dari infeksi. Bila organisme telah mencapai sklera mata maka terapi obat dan operasi sudah tidak berhasil lagi.</p>
<p>Tindakan pencegahan utama terhadap acanthamoeba keratitis dilakukan dengan menjaga higienitas softlens dan melakukan perawatan secara benar.</p>
<p>Sumber:<br />
1. Riordan Eva Paul, whitcher John. P. 2007. Vaughan &#038; asbury’s General Ophthalmology edition 17th. McGraw-Hill.<br />
2. McPhee Stephen J., Papadakis Maxine A. 2007. CURRENT Medical Diagnosis &#038; Treatment 2008. McGrawHill.<br />
3. http://www.revoptom.com/handbook/oct02_sec3_2.htm<br />
4. http://www.allaboutvision.com/contacts/acanthamoeba-keratitis.htm<br />
5. http://www2.kompas.com/ver1/Kesehatan/0705/30/172903.htm<br />
6. Stedman’s Electronic Medical Dictionary v5.0</p>
<p>disadur dari : tanyadokteranda.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/acanthamoeba-keratitis-pada-pengguna-softlens/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Merawat Lensa Kacamata Plastik</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/tips-merawat-lensa-kacamata-plastik/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/tips-merawat-lensa-kacamata-plastik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 05:07:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Kacamata lensa plastik memiliki trik khusus dalam perawatannya. Salah cara membersihkan hanya akan membuat lensa rusak dan buram. Hal tersebut malah akan membuat pengelihatan Anda semakin terganggu. Ada cara khusus yang bisa Anda lakukan untuk membersihkan lensa kacamata plastik. Ini dia!
1. Cobalah untuk tidak menggosokkan lensa kacamata Anda pada ujung kemeja ataupun celana karena pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kacamata lensa plastik memiliki trik khusus dalam perawatannya. Salah cara membersihkan hanya akan membuat lensa rusak dan buram. Hal tersebut malah akan membuat pengelihatan Anda semakin terganggu. Ada cara khusus yang bisa Anda lakukan untuk membersihkan lensa kacamata plastik. Ini dia!</p>
<p>1. Cobalah untuk tidak menggosokkan lensa kacamata Anda pada ujung kemeja ataupun celana karena pada dasarnya bahan katun, polyester, dan wool. Kain yang memiliki tekstur yang kasar akan menimbulkan goresan pada kacamata Anda.<br />
<span id="more-244"></span><br />
2. Sebelum menggosok lensa dengan kain pembersih, bersihkan debu-debu di lensa tersebut dengan air. Lalu tiriskan hingga hingga sedikit kering, lalu lap lensa dengan kain khusus pembersih lensa. Hal itu dilakukan agar debu yang menempel tak bisa menggores lensa kacamata Anda.</p>
<p>3. Hindari pula penggunaan tisu untuk membersihkan kacamata Anda. Walaupun tisu terbukti halus untuk kulit wajah, namun tisu tetap dapat menimbulkan goresan pada lensa kacamata yang berbahan dasar plastik tersebut.</p>
<p>4. Simpan sepotong kain sutera atau saputangan sutera yang biasanya dimiliki Perempuan. Taruhlah di saku atau di dompet kemanapun Anda pergi. Bahan sutera ini dapat Anda ambil dari toko kain atau guntingan dari pakaian sutera yang sudah tidak terpakai lagi. Gunakan kain tersebut sebagai lap kacamata Anda.</p>
<p>5. Konsultasikan pada ahli mata Anda sebelum menggunakan krim atau spray untuk membersihkan lensa kacamata Anda. Setiap kali Anda semprotkan, bahan kimia ini akan ikut terhirup hidung atau malah masuk ke dalam mata. Bila ini terjadi bukan tidak mungkin akan menimbulkan reaksi pada kulit yang tidak diinginkan.</p>
<p>6. Simpanlah kacamata Anda pada tempat yang bersih. Lilitkan kain sutera tersebut pada kacamata Anda, hal ini akan membantu menghilangkan debu dan bahan lainnya yang dapat menggores lensa kacamata Anda.</p>
<p>sumber: detik.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/tips-merawat-lensa-kacamata-plastik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lelaki Tampil Keren dengan Lensa Kontak</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/lelaki-tampil-keren-dengan-lensa-kontak/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/lelaki-tampil-keren-dengan-lensa-kontak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 07:05:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[keren]]></category>
		<category><![CDATA[lensa kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[soft lens]]></category>
		<category><![CDATA[softlens]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[LENSA kontak identik dengan kaum perempuan. Padahal, para lelaki pun bisa juga menjadi pemakai setia aksesori untuk mata minus ini. Anda tertarik?
Tak dipungkiri bahwa kaum lelaki memang paling alergi ketika harus mengenakan sesuatu yang memerlukan banyak waktu atau tidak praktis. Mereka maunya cepat dan tidak merepotkan diri sendiri.

Nah, pengalaman itu juga yang dialami kaum lelaki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>LENSA kontak identik dengan kaum perempuan. Padahal, para lelaki pun bisa juga menjadi pemakai setia aksesori untuk mata minus ini. Anda tertarik?</p>
<p>Tak dipungkiri bahwa kaum lelaki memang paling alergi ketika harus mengenakan sesuatu yang memerlukan banyak waktu atau tidak praktis. Mereka maunya cepat dan tidak merepotkan diri sendiri.<br />
<span id="more-204"></span><br />
Nah, pengalaman itu juga yang dialami kaum lelaki ketika memakai lensa kontak. Makanya para lelaki pun lantas menjatuhkan pilihan dengan memakai aksesori kacamata. Selain tidak repot, kacamata juga mempunyai banyak pilihan model yang bisa menunjang penampilan mereka.</p>
<p>Di Indonesia 70 persen pemakai lensa kontak adalah perempuan. Makanya tak heran jika lensa kontak yang dipasarkan oleh para produsen lebih menarget segmen perempuan ketimbang kaum lelaki.</p>
<p>Pun begitu, dengan kesadaran kaum lelaki mendapatkan mata yang segar dan sehat, maka tak menutup kemungkinan mereka akan lebih care memakai lensa kontak. Perlu proses, karena lelaki punya selera yang berbeda dengan perempuan.</p>
<p>Jumlah pemakai lensa kontak di Indonesia memang masih sedikit, sekira 10 persen dari total vision care sebanyak 27 persen. Minimnya pemakai lensa kontak, tentu memberi peluang yang cukup luas bagi produsen lensa kontak untuk memasarkan produknya.</p>
<p>sumber : okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/lelaki-tampil-keren-dengan-lensa-kontak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips bagi pemakai lensa kontak</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/tips-bagi-pemakai-lensa-kontak/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/tips-bagi-pemakai-lensa-kontak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 06:54:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[contact lens]]></category>
		<category><![CDATA[gaya hidup]]></category>
		<category><![CDATA[jasa optik]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[rabun jauh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[Berikut beberapa tips bagi anda pemakai lensa kontak:
1. Jangan mandi dan berenang menggunakan lensa kontak.
2. Lepaskan lensa kontak pada saat tidur dimalam hari, untuk menjamin tersedianya oksigen yang cukup bagi kornea mata.
3. Jangan langsung melepas lensa kontak jika tanpa sengaja tertidut dengan masih memakai lensa kontak, karena dapat melukai permukaan kornea mata. Basahilah mata terlebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut beberapa tips bagi anda pemakai lensa kontak:<br />
1. Jangan mandi dan berenang menggunakan lensa kontak.<br />
2. Lepaskan lensa kontak pada saat tidur dimalam hari, untuk menjamin tersedianya oksigen yang cukup bagi kornea mata.<br />
3. Jangan langsung melepas lensa kontak jika tanpa sengaja tertidut dengan masih memakai lensa kontak, karena dapat melukai permukaan kornea mata. Basahilah mata terlebih dahulu dengan tetes mata khusus (lubricant), kedip-kedipkan mata, kemudian lepas lensa kontak.<br />
4. Gunakan lensa kontak terlebih dahulu sebelum menggunakan make up mata.<br />
5. Lepaskan lensa kontak terlebih dahulu sebelum membersihkan make up mata.<br />
6. Bersihkan kuas/spons make up mata secara teratur.<br />
7. Jangan melebihi waktu peace making yang telah ditentukan oleh ahli lensa kontak.<br />
8. Untuk keadaan darurat, bawalah selalu kacamata pada saat bepergian, jika harus melepaskan lensa kontak.<br />
9. Segera hentikan pemakaian lensa kontak jika mengalami gejala iritasi pada mata, dan berkonsultasilah ke dokter mata atau ahli lensa kontak.<br />
<span id="more-197"></span><br />
LENSA KONTAK harus selalu dalam keadaan bersih untuk mencegah terjadinya komplikasi pada mata. Yang paling umum terjadi pada lensa kontak adalah terjadinya deposit protein dan lipid. Sel-sel mati pada permukaan mata kita, bercampur dengan kotoran mata, debu, polusi udara, keringat atau pun make up mata, dapat menempel pada lensa kontak. Jika kotoran ini tidak dapat dibersihkan dengan sempurna, maka akan mengurangi kenyamanan pemakaian lensa kontak, tajam penglihatan maupun lama waktu pemakaian. Lensa kontak yang kotor juga dapat menyebabkan infeksi pada mata.</p>
<p><strong>MEMBERSIHKAN LENSA KONTAK</strong><br />
* Segera bersihkan lensa kontak setelah melepasnya, dengan menggunakan larutan pembersih yang disarankan oleh ahli lensa kontak.<br />
* Jangan mencampur larutan pembersih dengan merek yang berbeda.<br />
* Ikutilah petunjuk yang ada di botol larutan pembersih dan perhatikan tanggal kadaluwarsanya.<br />
* Jangan membersihkan lensa kontak dengan air keran atau air ludah.<br />
* Jika  ingin mengganti merk larutan pembersih dengan yang lain, sebaiknya tanyakan dahulu ke ahli lensa kontak, karena tidak semua larutan pembersih cocok dengan semua jenis bahan lensa kontak.</p>
<p><strong>MENYIMPAN LENSA KONTAK</strong><br />
* Simpanlah lensa kontak dalam tempat lensa kontak dalam larutan perendam.<br />
* Buanglah larutan yang  gunakan untuk merendam lensa kontak setiap kali digunakan.<br />
* Gunakan larutan perendam yang baru dituang dari botol setiap kali  merendam lensa kontak. Larutan perendam yang tidak dibuang dan dipakai berulang kali, merupakan media sangat potensial untuk tumbuhnya bakteri, hal ini dapat menyebabkan infeksi pada mata.<br />
* Cucilah tempat lensa kontak dengan air panas dan biarkan kering dengan menaruhnya terbalik di atas handuk/ tissue.<br />
* Untuk menjamin kebersihan, gantilah tempat lensa kontak Anda setiap 2 bulan sekali dengan yang baru.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/tips-bagi-pemakai-lensa-kontak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pilih Kacamata Yang Tepat</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/08/pilih-kacamata-yang-tepat/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/08/pilih-kacamata-yang-tepat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 02:23:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mata]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[Pilih Kacamata Yang Tepat]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kacamata saat ini bukan lagi sebagai alat yang membantu anda dalam mengenali huruf-huruf kecil. Namun sudah berubah funsi menjadi aksesoris. Karenanya, tidak ada salahnya turut memperhatikan bentknya agar sesuai dengan wajah anda.</p>
<p><strong>- Wajah oval</strong><br />
Bentuk wajah ini dapat memakai frame dengan berbagai bentuk. Misalnya persegi, bulat, lonjong bahkan bentuk hati sekalipun. Namun bagi anda yang cenderung berpipi chubby jangan menggunakan frame bulat jika tidak ingin pipi anda terlihat seperti bakpao.</p>
<p><strong>- Wajah Hati</strong><br />
Bila wajah anda mengecil pada bagian bawah, usahakan hindari bentuk melebar dan mengecil di segala bagian. Frame berbentuk oval atau persegi bisa dijadikan pilihan.</p>
<p><strong>- Wajah Persegi</strong><br />
Jelas sekali bahwa anda dilarang mencari frame dengan bentuk yang sama dengan wajah anda. Pilihannya sama dengan frame pada wajah hati.</p>
<p>Jangan lupa juga untuk memperhatikan warna frame dengan warna kulit anda, ya.</p>
<p><br/><br />
Sumber: perempuan.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/08/pilih-kacamata-yang-tepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lensa Kontak, Bantu Penglihatan &amp; Percantik Penampilan</title>
		<link>http://jasaoptik.com/2009/07/lensa-kontak-bantu-penglihatan-percantik-penampilan/</link>
		<comments>http://jasaoptik.com/2009/07/lensa-kontak-bantu-penglihatan-percantik-penampilan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 03:18:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadzaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Lensa kontak]]></category>
		<category><![CDATA[cantik]]></category>
		<category><![CDATA[mojokero]]></category>
		<category><![CDATA[optik]]></category>
		<category><![CDATA[penampilan]]></category>
		<category><![CDATA[softlens]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jasaoptik.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[SELAIN membantu fungsi penglihatan, lensa kontak juga bisa mempercantik penampilan. Tapi awas, perhatikan cara pakai dan perawatannya agar mata tak jadi meradang.
Mata adalah jendela dunia. Maka dari itu rawatlah kesehatan mata, supaya bisa melihat dunia lebih indah. Bagaimana bila mata Anda mengalami gangguan penglihatan? Kacamata bisa dipilih sebagai alat penolongnya.
Tapi tak menyukai alat bantu ini, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SELAIN membantu fungsi penglihatan, lensa kontak juga bisa mempercantik penampilan. Tapi awas, perhatikan cara pakai dan perawatannya agar mata tak jadi meradang.</p>
<p>Mata adalah jendela dunia. Maka dari itu rawatlah kesehatan mata, supaya bisa melihat dunia lebih indah. Bagaimana bila mata Anda mengalami gangguan penglihatan? Kacamata bisa dipilih sebagai alat penolongnya.</p>
<p>Tapi tak menyukai alat bantu ini, lensa kontak mungkin bisa dicoba. Beberapa tahun terakhir ini, tren penggunaan lensa kontak kian marak saja. Tak hanya untuk membantu berkurangnya fungsi penglihatan, para wanita menggunakan lensa kontak untuk mempercantik penampilan.<br />
<span id="more-168"></span><br />
Bagi mereka yang memiliki gangguan penglihatan, lensa kontak memberikan beberapa keuntungan. Lensa kontak tidak berembun pada kondisi lingkungan tertentu dan memberikan penglihatan lebih tajam. Namun, menggunakan lensa kontak tak bisa sembarangan.</p>
<p>Dikatakan oleh dokter spesialis mata dari Klinik Jakarta Eye Center (JEC), dr Tri Rahayu,SpM, FIACLE bahwa seseorang boleh memakai lensa kontak apabila matanya sehat, tidak ada kelainan atau peradangan aktif di matanya, kualitas air matanya baik, dan orang tersebut haruslah sehat secara fisik dan mentalnya sehingga dapat memakai, melepas, dan merawat lensa kontak dengan benar.</p>
<p>Lensa kontak dapat dipakai untuk umur berapa saja asal memang tepat indikasinya dan ada orang yang dapat dan siap melakukan perawatan lensa kontak sehari-harinya.</p>
<p>&#8220;Pada kasus tertentu bahkan bayi pun bisa memerlukan pemakaian lensa kontak, misalnya pada bayi setelah operasi katarak kongenital satu mata, koreksi penglihatannya tidak dapat dengan kacamata melainkan harus dengan lensa kontak,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lensa kontak tidak menyebabkan distorsi perifer seperti yang terjadi pada pemakaian kaca mata (apabila minus atau plusnya tinggi). Lensa kontak RGP (Rigid Gas Permeable) memberikan koreksi penglihatan yang lebih baik pada orang dengan kelainan silinder tinggi dan silinder yang tidak beraturan karena adanya kelainan kornea.</p>
<p>Lensa kontak lebih cocok untuk orang yang mempunyai kelainan kacamata dengan perbedaan ukuran terlalu besar antara mata kanan dan kiri,karena lensa kontak mempunyai efek pembesaran bayangan yang jauh lebih minim dibandingkan kaca mata.&#8221;Secara kosmetik, penggunaan lensa kontak juga lebih baik dibandingkan penggunaan kacamata,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tri menuturkan, efek samping itu bisa berupa kekurangan oksigen pada kornea yang di antaranya bisa menimbulkan pembengkakan kornea, kekeruhan epitel kornea, peningkatan risiko infeksi. Selain itu juga menimbulkan reaksi alergi atau iritasi, juga trauma mekanik.</p>
<p>&#8220;Penggunaan lensa kontak yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping yang tidak bagus untuk kesehatan,&#8221; tutur Tri yang juga menjabat sebagai Ketua Contact Lens Center JEC.</p>
<p>Bahkan, penggunaan lensa kontak ini jika tidak diperhatikan penggunaannya bisa menimbulkan penyakit yang sangat berbahaya dan kejadiannya tidak sedikit, yaitu infeksi mata atau kornea. &#8220;Infeksi kornea yang terjadi bisa ringan tetapi bisa juga berat yang bahkan bisa menyebabkan ancaman hilangnya penglihatan atau kebutaan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Oleh sebab itu, Tri menyarankan untuk memperhatikan apa yang seharusnya dilakukan sebelum memakai lensa kontak.Yaitu yakinkan bahwa tidak ada kelainan yang merupakan kontra indikasi pemakaian lensa kontak. Pakailah lensa kontak sesuai dengan anjuran dokter mata Anda.</p>
<p>Jangan menggunakan lensa kontak melebihi batas waktu pemakaian seperti yang direkomendasikan oleh produsennya meskipun masih dirasakan nyaman. Apabila dijumpai gejala merah, rasa tidak nyaman, kering, pedih, silau sakit atau nyeri di mata, atau penglihatan buram segera lepas lensa kontak Anda dan segera cari pertolongan ke dokter mata.</p>
<p>&#8220;Periksakan mata Anda setiap 6 bulan, meskipun belum dirasakan ada keluhan, karena dokter mata bisa mendeteksi apabila sudah terjadi efek samping pemakaian lensa kontak di mata,walaupun belum menimbulkan keluhan,&#8221; pesannya.</p>
<p>Sumber: okezone.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jasaoptik.com/2009/07/lensa-kontak-bantu-penglihatan-percantik-penampilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->

